Kecelakaan Karambol di Turunan Silayur Kembali Terjadi, Truk Kontainer Rem Blong Picu Kepanikan

- Kontributor

Jumat, 10 April 2026 - 20:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang, Tribuncakranews.com — Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalur rawan turunan Silayur, tepatnya di Jalan Prof. Dr. Hamka, wilayah Kelurahan Tambakaji, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, Jumat (10/4/2026) pagi. Insiden kali ini melibatkan sebuah truk kontainer yang mengalami rem blong hingga memicu tabrakan beruntun (karambol) dengan sejumlah kendaraan di depannya.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.30 WIB, di dekat kawasan Perumahan Wahyu Utomo. Berdasarkan informasi awal dari pihak kepolisian, truk kontainer dengan nomor polisi B 9517 FG yang dikemudikan oleh sopir berinisial R.S. (34), diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman saat melintasi turunan panjang Silayur.

Kasi Humas Polrestabes Semarang, Kompol Agung Setiyo Budi, menyampaikan bahwa kecelakaan bermula ketika kendaraan berat tersebut melaju dari arah Cangkiran, Boja menuju Ngaliyan. Saat memasuki turunan Silayur, tepatnya di sekitar depan RS Permata Medika, rem kendaraan diduga tidak berfungsi optimal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pengemudi berupaya mengendalikan laju kendaraan dengan mengarahkan truk ke sisi kanan jalan guna meminimalisir dampak yang lebih fatal,” ungkapnya.

Namun, upaya tersebut belum sepenuhnya berhasil. Setibanya di lokasi kejadian, truk kehilangan kendali dan menabrak sejumlah kendaraan di depannya sebelum akhirnya terguling dan menutup sebagian badan jalan.

Adapun kendaraan yang terdampak dalam kecelakaan tersebut antara lain satu unit mobil Toyota Yaris bernopol AA 1949 VZ yang dikemudikan T.W. (26), satu sepeda motor Honda Vario bernopol B 4624 BPJ yang dikendarai A.D.S. (24), serta satu unit mobil pikap bernopol K 8640 CT milik S. (47) yang saat itu dalam kondisi terparkir.

Akibat kejadian tersebut, sejumlah korban mengalami luka-luka. Pengemudi mobil Yaris dilaporkan mengalami cedera pada jari tangan dan masih menjalani pemeriksaan medis. Sementara pengendara sepeda motor mengalami luka cukup serius pada bagian belikat serta lecet di kaki. Sopir truk sendiri mengalami luka ringan di bagian telinga. Seluruh korban saat ini mendapatkan perawatan di RS Permata Medika.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun demikian, kerugian materiil masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.

Kecelakaan di jalur turunan Silayur ini kembali menjadi perhatian serius, mengingat lokasi tersebut kerap terjadi insiden serupa, khususnya yang melibatkan kendaraan berat. Faktor teknis kendaraan, terutama sistem pengereman, serta kondisi geografis jalan yang menurun tajam, diduga menjadi pemicu utama.

Saat ini, Unit Laka Lantas Polsek Ngaliyan bersama Satlantas Polrestabes Semarang masih melakukan penanganan di lokasi serta pendalaman lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan.

“Data yang kami sampaikan masih bersifat sementara dan akan terus dikembangkan seiring proses penyelidikan,” tambah Kompol Agung.

Pihak kepolisian juga mengimbau kepada para pengemudi, khususnya kendaraan besar, untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan laik jalan sebelum melintas di jalur-jalur rawan seperti turunan Silayur, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Red/Bambang

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SPOILER HASUT: Rere Tak Pernah Kerasukan, Penonton Memang Dibuat Ikut Terhasut
Usai OTT Klaten, Akankah KPK Bergerak ke Daerah Lain di Jawa Tengah? Sorotan Mengarah pada Proyek dan Audit Keuangan
Panen Rutin Kangkung, Lapas Pati Dorong Produktivitas dan Kemandirian Warga Binaan
Siti Keluhkan Surat Pengalaman Kerja, PT Glory Demak Bantah Menahan, Dugaan Keterlibatan MAA Perlu Diklarifikasi
Wujudkan Polisi Bersama Masyarakat, Polda DIY Perkuat Sinergi dan Kolaborasi dengan Kejati DIY
Diduga Ada Aktivitas Ilegal Menggunakan Alat Berat di Jahawei, Seberang Desa Dahian Tunggal
159 Warga Binaan Lapas Purworejo Jalani Tes Urine, Seluruh Hasil Dinyatakan Negatif
Mie Ayam Tono 11 Buka Outlet di Purworejo, Tempe Kemul Khas Wonosobo Jadi Daya Tarik
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:12 WIB

SPOILER HASUT: Rere Tak Pernah Kerasukan, Penonton Memang Dibuat Ikut Terhasut

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:58 WIB

Usai OTT Klaten, Akankah KPK Bergerak ke Daerah Lain di Jawa Tengah? Sorotan Mengarah pada Proyek dan Audit Keuangan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:34 WIB

Panen Rutin Kangkung, Lapas Pati Dorong Produktivitas dan Kemandirian Warga Binaan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:21 WIB

Siti Keluhkan Surat Pengalaman Kerja, PT Glory Demak Bantah Menahan, Dugaan Keterlibatan MAA Perlu Diklarifikasi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:05 WIB

Wujudkan Polisi Bersama Masyarakat, Polda DIY Perkuat Sinergi dan Kolaborasi dengan Kejati DIY

Berita Terbaru