Hujan Lebat Picu Banjir dan Longsor di Sejumlah Titik di Bungbulang

- Kontributor

Rabu, 15 April 2026 - 17:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut, Tribuncakranews.com // Cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Bungbulang, Kabupaten Garut, berujung pada terjadinya bencana alam di beberapa titik, Rabu (15/4/2026) mulai dari pukul 12.00 WIB hingga sore hari.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, curah hujan yang lebat memicu terjadinya banjir luapan serta tanah longsor yang berdampak pada aktivitas warga, diantaranya di Kampung Cijengkol perbatasan Desa Bungbulang dan Desa Mekarjaya, di Kampung Cicatur RT 03 RW 02, Desa Bungbulang, di Kampung Rajawali, RT 04, RW 09, Desa Bungbulang, dan di titik Wilayah Kecamatan Bungbulang lainnya, Kabupaten Garut.

Kejadian hujan mulai turun dengan sangat deras sejak siang hari hingga sore, mengakibatkan debit air di beberapa saluran irigasi dan sungai kecil meluap. Kondisi tanah yang labil di wilayah pemukiman dekat bibir sungai juga tidak mampu menahan resapan air, sehingga memicu pergerakan tanah. Selain itu area persawahan dilaporkan terendam air akibat sistem drainase yang tidak mampu menampung debit hujan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Terdapat laporan mengenai material longsor yang menutupi sebagian akses jalan, dan luapan air menutup jalan raya, sehingga mengganggu lalu lintas kendaraan.

Warga diimbau untuk berhati-hati saat melintasi jalur yang rawan pergerakan tanah.

Hingga berita ini diturunkan, warga bersama unsur kewilayahan mulai bergotong-royong untuk membersihkan sisa-sisa material lumpur dan sampah yang terbawa arus air.

Pihak terkait terus melakukan pendataan untuk memastikan tidak ada korban jiwa dan menghitung kerugian materil yang dialami warga.

Himbauan keamanan kepada ​masyarakat Kecamatan Bungbulang, diharapkan tetap waspada, terutama bagi mereka yang tinggal di dekat lereng tebing atau bantaran sungai. Mengingat prakiraan cuaca masih potensi hujan, koordinasi antar warga sangat diperlukan untuk antisipasi dini jika terjadi bencana serupa.

Warga Kampung Cicatur, Ade Yusup beraharap longsoran tersebut segera diperbaiki, hal senada diungkapkan Ketua RT 04 Kampung Rajawali, Oti, bahwa luapan air dan longsor di lokasi itu termasuk langganan, dan sekarang mengancam rumah warga di dekatnya.

(Enjang)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gerak Cepat Polsek Ampel, Kebakaran Kandang Sapi di Ngargosari Berhasil Dikendalikan
Kapolres Sragen Pimpin TFG Jelang May Day, Ini Alasan Krusial di Baliknya
Dugaan Penataan Lahan dan Pengeluaran Tanah dari Lokasi di Gunungpati Jadi Sorotan, Legalitas Dipertanyakan
Pererat Silaturahmi, Danrem 072/Pamungkas Terima Audensi General Manager Khas Malioboro dan Tugu Hotel Yogyakarta
Danrem 072/Pamungkas Hadiri Puncak Acara Peringatan Hari Kartini Tahun 2026 DIY
Dana Desa Bone Subur Jadi “Tumbal”? Rp151 Juta Mengalir ke BUMDes Ilegal
Wakasat Reskrim Polrestabes Semarang Dipertanyakan, Komitmen Pemberantasan Kejahatan Jadi Sorotan
Dugaan Korupsi Proyek Mini Zoo ‘Garong’ Berkeliaran, Hukum Tumpul Keatas
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 20:00 WIB

Gerak Cepat Polsek Ampel, Kebakaran Kandang Sapi di Ngargosari Berhasil Dikendalikan

Selasa, 21 April 2026 - 19:40 WIB

Kapolres Sragen Pimpin TFG Jelang May Day, Ini Alasan Krusial di Baliknya

Selasa, 21 April 2026 - 18:46 WIB

Dugaan Penataan Lahan dan Pengeluaran Tanah dari Lokasi di Gunungpati Jadi Sorotan, Legalitas Dipertanyakan

Selasa, 21 April 2026 - 18:09 WIB

Pererat Silaturahmi, Danrem 072/Pamungkas Terima Audensi General Manager Khas Malioboro dan Tugu Hotel Yogyakarta

Selasa, 21 April 2026 - 18:05 WIB

Danrem 072/Pamungkas Hadiri Puncak Acara Peringatan Hari Kartini Tahun 2026 DIY

Berita Terbaru