Polisi Jadi Pembina Upacara di SDN 2 Kepatihan, Edukasi Lalu Lintas hingga Cegah Bullying Sejak Dini

- Kontributor

Senin, 20 April 2026 - 14:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WONOGIRI, Tribuncakranews.com – Jajaran Polsek Selogiri melaksanakan program Police Go to School dengan menjadi pembina upacara sekaligus memberikan edukasi kepada siswa di SDN 2 Kepatihan, Senin (20/4/2026) pagi.

Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut dipimpin langsung Kapolsek Selogiri AKP Setiyono bersama Kanit Binmas Aipda Hariyanto dan Bhabinkamtibmas Brigpol Aini. Sebanyak 43 siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 mengikuti kegiatan dengan antusias.

Kapolsek Selogiri AKP Setiyono dalam amanatnya menyampaikan pentingnya disiplin sejak usia dini, khususnya dalam menaati aturan berlalu lintas serta menjaga sikap saling menghargai di lingkungan sekolah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Anak-anak diharapkan memahami aturan dasar berlalu lintas, seperti memakai helm saat dibonceng dan tertib di jalan. Selain itu, kami juga menekankan bahaya bullying yang dapat berdampak pada psikologis korban,” ujarnya.

Selain menjadi pembina upacara, petugas juga memberikan sosialisasi interaktif kepada para siswa. Materi yang disampaikan meliputi tata tertib berlalu lintas yang aman serta upaya pencegahan perundungan di lingkungan sekolah.

Baca Juga:  208 Bhabinkamtibmas Polres Sragen Jalani Cek Kesehatan Gratis, Siap Jadi Garda Terdepan Eliminasi TBC

Kasi Humas Polres Wonogiri, AKP Anom Prabowo, S.H., M.H., mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, S.H., S.I.K., M.P.M., mengatakan bahwa kegiatan Police Go to School merupakan bagian dari upaya Polri dalam membangun kedekatan dengan masyarakat, khususnya kalangan pelajar.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan kesadaran hukum sejak dini kepada anak-anak, baik terkait keselamatan berlalu lintas maupun pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari bullying,” jelasnya.

Ia menambahkan, pendekatan edukatif seperti ini diharapkan mampu membentuk karakter generasi muda yang disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

Kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan mendapat respons positif dari pihak sekolah maupun para siswa. Program ini akan terus digencarkan sebagai bentuk komitmen Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui pendekatan preventif dan humanis.

 

Editor : Khanza Haryati

Sumber Berita: Humas Polres Wonogiri, PoldaJateng

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jari Membengkak Akibat Cincin, Evakuasi ODGJ di Cikelet Garut Berlangsung Dramatis
Tim Mabes TNI AD Kunjungi Korem 072/Pamungkas, Tinjau dan Pastikan Kesiapan Pembentukan Kodam DIY
Polres Purworejo Gelar Donor Darah Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Wujud Kepedulian Untuk Sesama
Bukan Sulap, Bukan Sihir! Tak Disangka Lapas Pati Ubah “Rumah Lapuk” Jadi Kokoh di Program Bedah Rumah
Polresta Pati: Pria 47 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Kos, Diduga Akibat Riwayat Penyakit Jantung
Semarak HUT Bhayangkara ke-80, Polsek Pati Gelar Esport Competition dan Jaring Talenta Muda
Polda Jateng Tegaskan Rekrutmen Akpol 2026 Berjalan Transparan dan Berintegritas dengan Prinsip BETAH untuk Mencetak Calon Perwira Polri Berkualitas
Gelombang Kekecewaan Muncul, FMP3 Soroti Sikap DPRD Garut Yang Dinilai Lamban
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:39 WIB

Jari Membengkak Akibat Cincin, Evakuasi ODGJ di Cikelet Garut Berlangsung Dramatis

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:34 WIB

Tim Mabes TNI AD Kunjungi Korem 072/Pamungkas, Tinjau dan Pastikan Kesiapan Pembentukan Kodam DIY

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:30 WIB

Polres Purworejo Gelar Donor Darah Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Wujud Kepedulian Untuk Sesama

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:14 WIB

Bukan Sulap, Bukan Sihir! Tak Disangka Lapas Pati Ubah “Rumah Lapuk” Jadi Kokoh di Program Bedah Rumah

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:28 WIB

Polresta Pati: Pria 47 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Kos, Diduga Akibat Riwayat Penyakit Jantung

Berita Terbaru