Jurnalis Bongkar “Misteri Angka 33”, Penanganan Kasus oleh Unit 2 Polres Kudus Dipertanyakan

- Kontributor

Kamis, 23 April 2026 - 13:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUDUS, TRIBUNCAKRANEWS.COM – Penanganan kasus dugaan pemalsuan dokumen dan penggelapan hak milik di Kabupaten Kudus menuai sorotan publik. Seorang jurnalis senior, Mohamad Sofii, Kepala Biro Kudus Media Cakrawala Merdeka TV, mengungkap sejumlah kejanggalan dalam proses penyelidikan yang dinilai tidak profesional. Kamis, 23/4/2026.

Kasus tersebut bermula dari hilangnya hak milik tanah seluas 295 meter persegi di Grobogan dengan nilai sekitar Rp1,5 miliar. Tanah itu diduga berpindah tangan melalui Akta Jual Beli (AJB) Nomor 861 Tahun 2008 yang dibuat di hadapan notaris.

Misteri Angka “33”

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam penelusurannya, Sofii menemukan perbedaan mencolok pada data identitas yang tercantum dalam dokumen AJB. Nomor Induk Kependudukan (NIK) dalam akta disebut berawalan angka 11 yang merujuk wilayah Aceh, sedangkan NIK asli korban berawalan angka 33 sebagai kode wilayah Jawa Tengah.

“Ini fakta yang sangat jelas. Bagaimana mungkin perbedaan mendasar seperti ini justru tidak menjadi perhatian penyidik? Padahal ini bisa menjadi petunjuk kuat adanya dugaan pemalsuan identitas,” ujar Sofii.

Kinerja Penyidik Dipertanyakan

Sofii juga menyoroti penanganan perkara oleh penyidik Unit 2 Polres Kudus. Menurutnya, proses pemeriksaan belum menunjukkan langkah hukum yang tegas dan mendalam terhadap bukti-bukti yang ada.

“Kami berharap penyidik benar-benar memeriksa seluruh dokumen, membuka warkah di notaris maupun di BPN, lalu menguji keabsahan data secara objektif,” katanya.

Baca Juga:  Ground Breaking Jembatan Perintis ,Pangdam I/BB : Dari 320 Jembatan Yang Akan Dibangun,144 Telah Tuntas Dikerjakan

Ia menambahkan, fokus pemeriksaan seharusnya diarahkan pada substansi perkara, termasuk dugaan perbedaan identitas, kehadiran para pihak saat penandatanganan akta, serta legalitas peralihan hak atas tanah tersebut.

Dugaan Pelanggaran Hukum

Menurut pandangan hukum yang disampaikan Chambali SH., MH., perkara tersebut berpotensi masuk dalam sejumlah ketentuan pidana, antara lain:

Pasal 263 KUHP tentang Pemalsuan Surat.

Pasal 372 KUHP tentang Penggelapan.

Pasal 266 KUHP jo Pasal 55 KUHP terkait pemberian keterangan palsu dalam akta otentik dan turut serta.

Pasal 378 KUHP tentang Penipuan (jika terbukti adanya tipu muslihat untuk menguasai hak orang lain).

Namun, penerapan pasal tetap bergantung pada hasil penyidikan dan pembuktian di persidangan.

Sorotan atas Upaya Mediasi

Selain itu, muncul pertanyaan terkait adanya tawaran penyelesaian melalui mediasi. Sejumlah pihak menilai, apabila unsur pidana terpenuhi, maka proses hukum harus tetap berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Harapan kepada Pimpinan

Melalui pemberitaan ini, Sofii berharap pimpinan Polres Kudus turun tangan memastikan penanganan perkara berjalan profesional, transparan, dan akuntabel.

“Masyarakat ingin melihat penegakan hukum yang objektif. Jika ada bukti, maka harus diuji secara terbuka dan diproses sesuai aturan,” pungkasnya.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gegap Gempita di Pakenjeng, Jutaan Umat Tumpah Ruah Sambut Ust Nana Gerhana di Tabligh Akbar Memperingati Tahun Baru Islam 1448 H
Kapolres Wonogiri Lepas 36 Siswa Tk Kemala Bhayangkari 72, Tegaskan Komitmen Polri Dalam Pembentukan Karakter Generasi Bangsa
Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Wonogiri Gelar Bakti Religi di Tempat Ibadah Kawasan Waduk Gajah Mungkur, Perkuat Toleransi dan Kepedulian Sosial
Peduli Kesehatan Masyarakat, Bhabinkamtibmas Polsek Purwantoro Dampingi Cek Kesehatan dan Tracing TBC
Polda Jateng Gelar Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80, Hadirkan Layanan Operasi Katarak, Celah Bibir dan Lelangit Hingga Khitanan Gratis
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Wonogiri Tebar Kepedulian Melalui Bakti Sosial untuk Lansia dan Pekerja Sektor Informal
Danrem 072/PMK Berikan Pengarahan Kepada Prajurit, PNS dan Persit Kodim 0730/Gunungkidul.
Danrem 072/Pamungkas Berikan Pengarahan kepada Prajurit, PNS dan Persit Kodim 0730/Gunungkidul
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:40 WIB

Gegap Gempita di Pakenjeng, Jutaan Umat Tumpah Ruah Sambut Ust Nana Gerhana di Tabligh Akbar Memperingati Tahun Baru Islam 1448 H

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:48 WIB

Kapolres Wonogiri Lepas 36 Siswa Tk Kemala Bhayangkari 72, Tegaskan Komitmen Polri Dalam Pembentukan Karakter Generasi Bangsa

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:44 WIB

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Wonogiri Gelar Bakti Religi di Tempat Ibadah Kawasan Waduk Gajah Mungkur, Perkuat Toleransi dan Kepedulian Sosial

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:40 WIB

Peduli Kesehatan Masyarakat, Bhabinkamtibmas Polsek Purwantoro Dampingi Cek Kesehatan dan Tracing TBC

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:36 WIB

Polda Jateng Gelar Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80, Hadirkan Layanan Operasi Katarak, Celah Bibir dan Lelangit Hingga Khitanan Gratis

Berita Terbaru