FMP Jabar Laporkan Gudang Lini lll Binong ke Kejari Subang

- Kontributor

Sabtu, 25 April 2026 - 17:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subang, Tribuncakranews. com Asep Sumarna Toha atau yang akrab disapa Abah betmen Selaku Ketua Forum Masyarakat Peduli Jawa Barat (FMP JABAR)Resmi Melaporkan Dugaan Raibnya 406 Ton Pupuk Bersubsidi di Gudang Lini lll Binong.ke kejaksaan Negeri Subang kamis 23-4-2026

Dalam Laporan nya FMP Jabar memgungkap adanya dugaan Praktik pembobolan Pupuk Bersubsidi Dilakukan Secara Bertahap Selama Lebih Dari Satu Tahun,modus yang digunakan dengan Cara Mendiatribusikan Pupuk dari gudang ke Sekitar 21 kios dengan dalih Kelebihan Stok dari kios lain tanpa disertai Delivery Order(DO) resmi ucap asep betmen kepada awak media

Kasus ini mulai terungkap setelah dilakukan Audit terakhir pada tahun 2025 oleh tim Audit, termasuk dari PT Pupuk Indonesia,berdasarkan hasil audit tersebut pihak PT pupuk indonesia meminta pertanggung jawaban kepada Sejumlah pihak yang terlibat diantaranya kepala gudang berinisial M dari pihak PT BGR Logistik Indonesia,Sopir truk,Serta 21 Pemilik kios pupuk diwilayah kab subang

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lanjut Asep dalam Skema pertanggung jawaban yang beredar,disebutkan bahwa sebanyak 206 ton Pupuk ditanggung oleh pihak gudang dan pihak terkait lainnya,sementara sisanya 200 ton dibebankan kepada 21 pemilik kios pupuk

FMP jabar juga memaparkan bahwa harga pupuk bersubsidi tahun Anggaran 2025 Sebesar Rp 1.800 /kilo,sedangkan harga pupuk Non Subsidi Mencapai Rp 27.000/kilo dengan total pupuk yang hilang mencapai 406.000/kilo jika dihitung menggunakan harga Non Subsidi maka potensi Kerugian Negara Diperkirakan Mencapai Rp 4.872.000.000( empat milyar delapan ratus tujuh puluh dua rupiah )

Lanjut Asep bahwa laporan ini bentuk keseriusan Masyarakat dalam mengawal distribusi pupuk bersubsidi agar tepat sasaran,

Asep betmen menantang pihak kejaksaan negeri Subang untuk mengusut tuntas kasus tersebut hingga ke akarnya ,termasuk jika ada oknum BUMN,kami Men-Chalenge kejari subang jangan hanya mengungkap kasus kasus kecil.ini saya berikan kasus besar yang diduga ada keterlibatan oknum BUMN,khususnya disubang terkait pupuk bersubsidi,

Hingga berita ini diturunkan,pihak kejaksaan negeri Subang belum ada yang memberikan keterangan resmi terkait laporan FMP Jabar

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPN BAKUMDU Dapot Hasiholan Purba ,SH Soroti Anggaran HUT Kota Siantar Ke 155 dan Iklan Rokok Lapangan Adam Malik
Tak Kenal Lelah Menuntut Ilmu, Ketua BPPH MPC Pemuda Pancasila Kab. Batang Raih Gelar Magister Hukum Konstruksi di UNIKAL
Tambang Winong Kendal Disebut Sudah 3 Kali Diperingatkan, Tapi Tetap Beroperasi
KOTI MPC PP KOTA PEKANBARU GELAR RAPAT INTERNAL, PERKUAT STRUKTUR DAN SINERGI ANGGOTA
Tak Terurus, GOR Desa Gunungsari Subang Disebut Warga Mirip “Sarang Hantu”
Tiga Siswi SD Negeri Jolodoro Tampil Memukau di FLS3N 2026 Tingkat Kabupaten
Pemindahan Aktivis Jekson Sihombing ke Nusakambangan: Potret Buram Penegakan Hukum dan Pelanggaran HAM
Kriminalisasi Wartawan Amir Asnawi: Pembajakan UU Pers dan Ancaman terhadap Kebebasan Pers
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 21:38 WIB

DPN BAKUMDU Dapot Hasiholan Purba ,SH Soroti Anggaran HUT Kota Siantar Ke 155 dan Iklan Rokok Lapangan Adam Malik

Sabtu, 25 April 2026 - 21:36 WIB

Tak Kenal Lelah Menuntut Ilmu, Ketua BPPH MPC Pemuda Pancasila Kab. Batang Raih Gelar Magister Hukum Konstruksi di UNIKAL

Sabtu, 25 April 2026 - 20:11 WIB

Tambang Winong Kendal Disebut Sudah 3 Kali Diperingatkan, Tapi Tetap Beroperasi

Sabtu, 25 April 2026 - 19:06 WIB

KOTI MPC PP KOTA PEKANBARU GELAR RAPAT INTERNAL, PERKUAT STRUKTUR DAN SINERGI ANGGOTA

Sabtu, 25 April 2026 - 17:50 WIB

Tak Terurus, GOR Desa Gunungsari Subang Disebut Warga Mirip “Sarang Hantu”

Berita Terbaru