Sehari Dua Pelajar di Lubuklinggau Selatan Menjadi Korban Begal, Modus Pelaku Minta Antar ke ATM

- Kontributor

Selasa, 28 April 2026 - 11:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LUBUKLINGGAU, TRIBUNCAKRANEWS.COM // Dua pelajar di Kota Lubuklinggau Sumsel menjadi korban aksi begal.

Keduanya,Rahmat dan Ilham warga Taba Rejo, Kelurahan Rahma, Kecamatan Lubuklinggau Selatan I.

Peristiwa aksi begal itu terjadi diwilayah Kelurahan Air Temam dan Kelurahan Lubuk Binjai pada Minggu (26/4/2026) kemarin.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akibat peristiwa itu keduanya harus kehilangan motor kesayangannya yakni motor Honda Beat warna putih dan Honda Vario.

Agustina kerabat korban mengatakan kejadian bermula saat korban Rahmat tengah melintas mengendarai motor Honda Beat, tiba-tiba di stop oleh pelaku orang tak dikenal (OTD).

Saat distop pelaku pura-pura mengenal orang orang tua Rahmat dan diminta untuk mengantarnya ke rumah diwilayah Lubuk Binjai.

“Awalnya mereka mau ke rumah bapaknya Rahmat itu, karena berhubung tidak ada pelaku minta antar ke arah Binjai, disana ditodongnya,” ungkap Agustina pada wartawan, Senin (26/4/2026).

Sementara yang Ilham itu, kejadiannya sepulang habis mengantar kakaknya bekerja di mie ramen.

Ilham mengendarai motor Honda Vario, setibanya diwilayah dekat Masjid Taba Rejo tiba-tiba korban distop OTD.

“Kemudian pelaku langsung disuruh ngantar pelaku ke ATM, sampai diwilayah Temam korban Ilham langsung ditodong pelaku,” ujarnya.

Menurut Agustina bila kedua pelaku diduga merupakan komplotan, karena ada warga yang melihat para pelaku ini turun dari mobil pick up.

(Andi lrawan)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Proyek Hanggar Pengolahan Sampah Di Bawuran mangkrak, timbulkan pertanyaan mengenai legalitas
PT Azwari Berlian Traaz dan IKAPTRI Tandatangani MoU, Dorong Sinergi Pembangunan Ekosistem Pariwisata Ramah Muslim
Judi Sabung Ayam Diduga Masih Berdenyut di Kranggan, Publik Menanti Ketegasan Polres Kediri
_Kades Luwuk Dinilai Abai, Biarkan Truk Pakan 9 Ton Lewati Jalan Desa 2,5 Meter – Laskar NKRI Desak APH Turun_
Penetapan Dingbiao Cui Sebagai Tersangka Dianulir Hakim Prapid, Ruri Jumar Saef: Jangan Kotori Keadilan Buat Korban
Peduli Warga Terdampak Kekeringan, Pemkot Salatiga Bersama LSM YAKUZA, APRI, PKL dan Komunitas Jeep Salurkan Air Bersih di Jelarem
Polsek Jenar Tangani Dampak Cuaca Ekstrem, Rumah Roboh hingga Tiang Listrik Tumbang Bersama Tim Terpadu 
Tak Sekadar Sosialisasi, Satgas Operasi Patuh Candi 2026 Sapa Warga dengan Edukasi Humanis di CFD Kota Semarang
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 20:57 WIB

Proyek Hanggar Pengolahan Sampah Di Bawuran mangkrak, timbulkan pertanyaan mengenai legalitas

Minggu, 1 November 2026 - 18:13 WIB

PT Azwari Berlian Traaz dan IKAPTRI Tandatangani MoU, Dorong Sinergi Pembangunan Ekosistem Pariwisata Ramah Muslim

Minggu, 1 November 2026 - 18:09 WIB

Judi Sabung Ayam Diduga Masih Berdenyut di Kranggan, Publik Menanti Ketegasan Polres Kediri

Minggu, 1 November 2026 - 16:52 WIB

_Kades Luwuk Dinilai Abai, Biarkan Truk Pakan 9 Ton Lewati Jalan Desa 2,5 Meter – Laskar NKRI Desak APH Turun_

Minggu, 1 November 2026 - 15:00 WIB

Penetapan Dingbiao Cui Sebagai Tersangka Dianulir Hakim Prapid, Ruri Jumar Saef: Jangan Kotori Keadilan Buat Korban

Berita Terbaru