Polres Garut Tanamkan Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas Sejak Dini 

- Kontributor

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut, Tribuncakranews. com – Upaya menanamkan kesadaran tertib berlalu lintas sejak usia dini terus dilakukan oleh Polres Garut. Kali ini, melalui Unit Kamsel Satlantas, Polres Garut menerima kunjungan edukatif dari siswa-siswi TK Ra Dhiyaul Haq dan TK Islam Al-Amin Al-Bantari. Rabu (06/05/2026)

Dalam kegiatan tersebut, anak-anak diperkenalkan dengan berbagai dasar keselamatan berlalu lintas, mulai dari pengenalan rambu-rambu lalu lintas, tata cara menyeberang jalan yang benar, hingga pentingnya menggunakan helm saat berkendara.

Petugas dari Unit Kamsel Satlantas Polres Garut menyampaikan materi dengan cara yang interaktif dan menyenangkan, sehingga mudah dipahami oleh anak-anak. Selain itu, para siswa juga diajak berkeliling untuk mengenal lebih dekat lingkungan kepolisian serta tugas-tugas anggota Polri di bidang lalu lintas dan fungsi kepolisan.

Kanit Kamsel Satlantas Polres Garut, Ipda Tujiran, mengungkapkan bahwa edukasi keselamatan berlalu lintas perlu diberikan sejak usia dini agar tertanam menjadi kebiasaan positif.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan pemahaman kepada anak-anak tentang pentingnya keselamatan di jalan. Harapannya, mereka dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di masa depan,” ungkapnya.

Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk karakter disiplin dan sadar hukum sejak dini, sekaligus menumbuhkan rasa kedekatan antara anak-anak dengan institusi kepolisian.

Polres Garut berharap melalui edukasi seperti ini, generasi muda dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di masa depan, serta mampu menerapkan perilaku tertib di jalan demi terciptanya keamanan dan keselamatan bersama.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Galian C Ilegal di Cepogo Boyolali Kian Terang-Terangan, Puluhan Dump Truck Antre Angkut Pasir, Legalitas Dipertanyakan
Diduga “Masuk Angin”, Kasus Pemalsuan Tanda Tangan Mandek 5 Tahun di Polda Sumut, Oknum Penyidik Dilaporkan ke Propam
Sejarah Terbentuknya Kota Lubuklinggau, Dr. Sambas Ungkap Perjuangan Pemekaran Tahun 2001
Selama 36 Hari, 37 Orang Bandit Jalanan Kena Tembak Polrestabes
Usai Hadiri Kelulusan SMA Taruna Nusantara, Panglima TNI Bertolak ke Jakarta
Danrem 072/Pamungkas Sambut kedatangan Panglima TNI di Lanud Adisutjipto
Pengelola Terkesan Kebal Hukum, Nelayan Kuala Tambangan Desak Audit Total SPBUN 68.708.003
Kasus Mafia BBM Subsidi Sapeken, Ditpolairud Polda Jatim Kumpulkan Pulbaket, Jerat Hukum Menanti Terlapor
Berita ini 3 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 11:46 WIB

Dugaan Galian C Ilegal di Cepogo Boyolali Kian Terang-Terangan, Puluhan Dump Truck Antre Angkut Pasir, Legalitas Dipertanyakan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 22:59 WIB

Diduga “Masuk Angin”, Kasus Pemalsuan Tanda Tangan Mandek 5 Tahun di Polda Sumut, Oknum Penyidik Dilaporkan ke Propam

Sabtu, 30 Mei 2026 - 22:53 WIB

Sejarah Terbentuknya Kota Lubuklinggau, Dr. Sambas Ungkap Perjuangan Pemekaran Tahun 2001

Sabtu, 30 Mei 2026 - 20:08 WIB

Selama 36 Hari, 37 Orang Bandit Jalanan Kena Tembak Polrestabes

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:44 WIB

Usai Hadiri Kelulusan SMA Taruna Nusantara, Panglima TNI Bertolak ke Jakarta

Berita Terbaru