Pamapta dan Tim Inafis Satreskrim Polres Sragen Bergerak Cepat Evakuasi Ibu dan Anak Tenggelam di Embung Sigit Tangen

- Kontributor

Senin, 11 Mei 2026 - 08:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sragen-Jateng, Tribuncakranews.com  – Duka mendalam menyelimuti peristiwa tragis yang terjadi di Embung Sigit, Desa Sigit, Kecamatan Tangen, Kabupaten Sragen, Minggu (10/5/2026) sore. Seorang ibu muda bersama anak perempuannya ditemukan meninggal dunia akibat tenggelam di lokasi embung tersebut.

Peristiwa memilukan itu sontak menggegerkan warga sekitar setelah terdengar teriakan minta tolong dari area embung sekitar pukul 14.30 WIB. Informasi yang diterima Polsek Tangen langsung ditindaklanjuti dengan cepat oleh personel kepolisian bersama tim gabungan.

Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari melalui Kasat Reskrim Polres Sragen AKP Catur Agus Yudo Praseno menjelaskan, sesaat setelah laporan diterima, personel Pamapta, Polsek Tangen dan Tim Inafis Satreskrim Polres Sragen langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan cepat di tempat kejadian perkara (TKP).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Begitu menerima laporan dari masyarakat, personel langsung menuju lokasi bersama tim Inafis dan relawan BPBD Ganefo Tangen untuk melakukan pencarian serta evakuasi korban,” terang AKP Catur Agus Yudo Praseno.

Korban diketahui bernama Yasma Egi Okta Saputri (27), warga Desa Sroyo, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar dan anaknya Debia Anita Arabela (6). Keduanya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di dasar embung.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, awalnya seorang warga yang sedang mencari rumput mendengar suara teriakan meminta tolong dari arah embung. Saat didatangi, saksi melihat seorang anak perempuan berada di dalam air bersama seorang laki-laki yang berusaha memberikan pertolongan.

Saksi sempat berupaya membantu menggunakan bambu dan tali, namun kondisi embung yang cukup dalam membuat proses penyelamatan tidak mudah. Saksi kemudian berinisiatif mencari bantuan ke desa dengan membawa pelampung dan ban bersama warga sekitar.

Baca Juga:  Propam Mabes Polri Sidak Posyan Rest Area 519 A Sragen, Pastikan Personel Siap Amankan Arus Mudik

Namun nahas, saat kembali ke lokasi, ibu korban yang sebelumnya berada di sekitar embung sudah tidak terlihat. Tim gabungan bersama warga kemudian melakukan pencarian intensif hingga akhirnya kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Di tengah situasi penuh kepanikan warga, kehadiran personel Pamapta dan Tim Inafis Satreskrim Polres Sragen menjadi garda terdepan dalam pengamanan lokasi, proses evakuasi hingga identifikasi korban.

Aparat juga melakukan olah TKP secara menyeluruh untuk memastikan penyebab kejadian.

“Tim Inafis bersama tenaga kesehatan dari Puskesmas Tangen melakukan pemeriksaan tubuh luar terhadap kedua korban. Hasilnya tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Korban dinyatakan meninggal dunia murni akibat tenggelam atau laka air,” jelas AKP Catur.

Selain melakukan olah TKP, petugas juga mengamankan barang bukti berupa pakaian milik korban, meminta keterangan para saksi serta membantu proses penyerahan jenazah kepada pihak keluarga.

Peristiwa ini menjadi perhatian serius jajaran Polres Sragen mengingat lokasi embung kerap menjadi area aktivitas masyarakat.

Kepolisian mengimbau warga agar meningkatkan kewaspadaan terutama saat berada di kawasan perairan maupun embung terbuka.

“Kami turut berduka cita atas musibah ini. Kami mengimbau masyarakat agar selalu mengawasi anak-anak dan lebih berhati-hati saat berada di area perairan,” pungkasnya.

Penulis : Khanza Haryati

Editor : Khanza Haryati

Sumber Berita: Humas Polres Sragen

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Dugaan Penipuan Mandek di Polres Metro Depok, Pelapor Keluhkan Penyidik Bungkam: “Sudah 2 Tahun, Tidak Ada Kepastian Hukum!”
Kasat Lantas Polres Sragen Raih Penghargaan Kapolda Jateng atas Dedikasi dalam Edukasi AI untuk Pelajar
Satlantas Polres Serang Olah TKP Lakalantas di Cikeusal, Korban Dilarikan ke RSUD Serang
Terkuak Kongkalikong Oknum Kejari Pasbar Bersama Oknum KUD Rantau Pasaman
15 PAC PKB Pekanbaru Dukung Muflihun Pimpin DPC PKB
Grand Launching MBG, SPPG Pracimantoro Siap Dukung Pemenuhan Gizi Masyarakat
Bangun Rumah Tanpa Was-was, Aas Hebel Jadi Pilihan Utama Masyarakat Selama Puluhan Tahun
Ratusan Warga Geruduk Balai Desa, Tuntut Kades Banjaranyar Kecamatan Pekuncen Banyumas untuk Mundur
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 20:17 WIB

Kasus Dugaan Penipuan Mandek di Polres Metro Depok, Pelapor Keluhkan Penyidik Bungkam: “Sudah 2 Tahun, Tidak Ada Kepastian Hukum!”

Senin, 11 Mei 2026 - 20:08 WIB

Kasat Lantas Polres Sragen Raih Penghargaan Kapolda Jateng atas Dedikasi dalam Edukasi AI untuk Pelajar

Senin, 11 Mei 2026 - 19:28 WIB

Satlantas Polres Serang Olah TKP Lakalantas di Cikeusal, Korban Dilarikan ke RSUD Serang

Senin, 11 Mei 2026 - 17:26 WIB

Terkuak Kongkalikong Oknum Kejari Pasbar Bersama Oknum KUD Rantau Pasaman

Senin, 11 Mei 2026 - 17:21 WIB

15 PAC PKB Pekanbaru Dukung Muflihun Pimpin DPC PKB

Berita Terbaru

Berita

15 PAC PKB Pekanbaru Dukung Muflihun Pimpin DPC PKB

Senin, 11 Mei 2026 - 17:21 WIB