GEGER! Jago Merah “Menyerbu” Dapur MBG Tanjungjaya Pakenjeng, Aksi Kilat Damkar Berhasil Cegah Ledakan Besar

- Kontributor

Kamis, 14 Mei 2026 - 16:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut, Tribuncakranews. com 

Warga Desa Tanjungjaya, Kecamatan Pakenjeng, mendadak geger pada dini hari tadi, sekira pukul 01.40 WIB. Kamis (14/5/2026).

Suasana tenang berubah menjadi mencekam saat kepulan asap hitam pekat tiba-tiba membumbung tinggi dari area dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Kejadian yang berlangsung cepat ini sempat memicu kepanikan luar biasa, mengingat lokasi dapur yang berdekatan dengan pemukiman lain, di Kampung Citugu, RT 002 RW 012, Desa Tanjungjaya, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut.

​Kejadian tersebut. Detik-detik api mengamuk,

​saksi mata di lokasi kejadian, RT, RW dan Scurity disana melihat api sudah menyala di atas bangunan yang sudah membesar.

Dalam hitungan menit, hawa panas mulai menyengat dan suara kayu terbakar terdengar berderak keras.

​”Awalnya cuma asap kecil, tapi tiba-tiba angin kencang bertiup dan api langsung membesar. Kami semua panik karena di dalam banyak tabung gas untuk keperluan memasak,” ujarnya yang saat itu berada di lokasi.

​Warga sempat berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya, namun kobaran si jago merah justru semakin menjadi-jadi, mengancam akan merembet ke bangunan utama.

​Penyelamatan sangat dramatis. Namun beruntung respon kilat tim Damkarmat unit wilayah Bungbulang

​di tengah situasi yang hampir tak terkendali, deru sirine armada Pemadam Kebakaran (Damkar) membelah keramaian.

Beruntung, laporan warga direspon dengan sangat cepat oleh petugas.

​Begitu tiba di lokasi, tim Damkar langsung melakukan “Serangan Jantung”—istilah pemadaman titik pusat api—untuk melokalisir pergerakan api agar tidak menyentuh tabung gas dan instalasi listrik utama.

Aksi heroik di lapangan,

​menit awal petugas berhasil menjinakkan api di area plafon.

​Menit selanjutnya melakukan pendinginan secara menyeluruh untuk memastikan tidak ada bara tersembunyi.

Hasilnya bangunan utama berhasil diselamatkan, dan yang paling penting, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.

Penyebab dan kerugian

​dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting arus pendek di area exhaust fan dapur yang terus bekerja ekstra. Meski dapur MBG mengalami kerusakan cukup serius di bagian belakang, kesiapsiagaan petugas Damkar mendapat apresiasi tinggi dari masyarakat.

​”Kalau Damkar telat beberapa menit saja, ceritanya pasti beda. Kami sangat berterima kasih atas respon cepat mereka,” ungkap tokoh masyarakat setempat.

​Saat ini, lokasi berada dalam pengaman untuk penyelidikan lebih lanjut, sementara aktivitas dapur dihentikan sementara guna pembersihan puing-puing sisa kebakaran.

Pakenjeng kini kembali kondusif, namun kewaspadaan terhadap instalasi listrik di area dapur kini menjadi sorotan utama warga.

Kepala Damkar UPT Wilayah 2 Bungbulang, Yaumal Asri, S.E. memberikan himbauan tegas terkait standar keselamatan kerja di lingkungan dapur, khususnya bagi seluruh unit Dapur MBG SPPG dalam upaya meminimalisir risiko kebakaran, pihak Damkar menekankan dua poin utama yaitu agar menyediakan alat pemadam api ringan (apar), Setiap titik Dapur MBG SPPG diwajibkan memiliki unit APAR yang berfungsi dengan baik dan diletakan di lokasi yang mudah dijangkau. Hali ini merupakan langkah preventif pertama jika terjadi percikan api atau konseling.

Selain ketersediaan alat, diharapkan seluruh karyawan mendapatkan sosialisasi dan edukasi langsung dari tim Damkar. Pelatihan ini bertujuan agar para pekerja memahami prosedur pemadaman dini dan tidak panik saat menghadapi situasi darurat.

“Keamanan dapur adalah prioritas utama. Dengan adanya alat pemadam yang memadai dan karyawan yang terlatih, kita bisa mencegah potensi bencana besar sejak dini, ‘ ujar Yaumal Asri, S.E.

Pihak yang membantu dalam pemadaman Babinsa, Bhabinkamtibmas, Redkar, Unusr Desa dan Warga Setempat.

Kerugian dalam peristiwa tersebut dikisarkan kurang lebih 500.000.000. dan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka.

 

(Enjang)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

839 Prajurit TNI AD Resmi Dilantik, Pangdam IV/Diponegoro Tutup Dikmata Gelombang II 2026 
Polres Boyolali Ungkap Duel Sajam Pelajar, Senjata 1,8 Meter Diamankan
Sugiyono Penuhi Klarifikasi Ditressiber Polda Jateng, Bawa Dua Saksi Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik via Facebook
Danrem 072/Pamungkas Hadiri Penutupan Pendidikan 839 Prajurit Muda Infanteri
Lima Jurnalis Dikabarkan Hilang Kontak saat Meliput Erupsi Gunung Anak Krakatau, Ketua PWMOI Pekanbaru Aprianto Berharap Segera Ditemukan dan Selamat
Pelapor Buta Huruf Disuruh Tanda Tangan, Tersangka WNA Penganiayaan Dilepas — Keluarga Akan Lapor Propam Polda Banten!
Sugiyono Menghadap Ditres Siber Polda Jateng, Dua Saksi Disiapkan untuk Perkuat Keterangan
HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Ditlantas Polda Kalbar Salurkan 15 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan dan Karhutla
Berita ini 61 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 19:23 WIB

839 Prajurit TNI AD Resmi Dilantik, Pangdam IV/Diponegoro Tutup Dikmata Gelombang II 2026 

Rabu, 9 September 2026 - 19:18 WIB

Polres Boyolali Ungkap Duel Sajam Pelajar, Senjata 1,8 Meter Diamankan

Rabu, 9 September 2026 - 17:26 WIB

Sugiyono Penuhi Klarifikasi Ditressiber Polda Jateng, Bawa Dua Saksi Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik via Facebook

Rabu, 9 September 2026 - 15:30 WIB

Danrem 072/Pamungkas Hadiri Penutupan Pendidikan 839 Prajurit Muda Infanteri

Rabu, 9 September 2026 - 15:27 WIB

Lima Jurnalis Dikabarkan Hilang Kontak saat Meliput Erupsi Gunung Anak Krakatau, Ketua PWMOI Pekanbaru Aprianto Berharap Segera Ditemukan dan Selamat

Berita Terbaru