KENDAL, Tribuncakranews.com – Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Kelurahan Langenharjo, Kecamatan Kendal, Kabupaten Kendal, terus menunjukkan perkembangan positif. Meski hingga kini masih beroperasi di rumah warga dan belum memiliki gedung sendiri, dukungan masyarakat terhadap keberadaan koperasi tersebut terus menguat
Koperasi Merah Putih Langenharjo kini mulai menjadi salah satu tempat layanan ekonomi masyarakat. Kehadirannya dinilai mampu membantu kebutuhan warga sekaligus mendukung program pemberdayaan ekonomi kerakyatan di tingkat kelurahan
Keberadaan koperasi tersebut juga menjadi contoh sinergi antara pemerintah, koperasi, dan pihak swasta dalam mendukung kebijakan Presiden Republik Indonesia untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Operasional koperasi saat ini dijalankan oleh pengurus Koperasi Merah Putih Kelurahan Langenharjo dengan dukungan langsung dari Pemerintah Kelurahan Langenharjo dan sejumlah mitra usaha
Beberapa bentuk kerja sama yang telah dilakukan di antaranya penyediaan materai melalui PT Pos Indonesia serta suplai gas LPG bersama perusahaan penyedia gas untuk memenuhi kebutuhan masyarakat
Ketua Koperasi Merah Putih Langenharjo, Didik Junaidi, mengatakan perkembangan koperasi saat ini cukup menggembirakan. Menurutnya, minat masyarakat untuk bergabung terus meningkat dari waktu ke waktu.
“Harapan kami tentu ada dukungan, baik dalam bentuk kebijakan maupun dukungan finansial. Karena keberlangsungan koperasi ini sangat dinantikan masyarakat,” ujar Didik, Kamis (21/5/26).
Didik menjelaskan, jumlah anggota koperasi saat ini sudah mencapai puluhan orang dan masih terus bertambah. Kondisi tersebut menjadi bukti bahwa keberadaan koperasi mulai mendapat kepercayaan dari masyarakat sekitar.
Pengurus juga terus berupaya mengembangkan usahanya, agar koperasi bisa semakin mandiri dan memberikan manfaat lebih luas.
Selain melayani distribusi gas LPG, KDMP Kelurahan Langenharjo juga telah menjalin nota kesepahaman (MoU) dengan sejumlah SPPG di Kabupaten Kendal sebagai penyalur gas LPG non subsidi ukuran 50 kilogram.
“Untuk LPG 3 kilogram, koperasi menjual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), yakni Rp18 ribu per tabung,” jelas Didik.
Tidak hanya itu, koperasi juga mulai menghadirkan layanan pembayaran elektronik seperti listrik, air, BPJS, dan berbagai pembayaran digital lainnya. Kehadiran layanan tersebut diharapkan semakin memudahkan masyarakat sekaligus memperkuat peran koperasi sebagai penggerak ekonomi UMKM dan kerakyatan di Kabupaten Kendal.
Surya













