Irdam IV/Diponegoro Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tegaskan Pancasila sebagai Fondasi Perdamaian Dunia

- Kontributor

Senin, 1 Juni 2026 - 17:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang – tribuncakranews.com

Irdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Denny Marantika, M.Han., memimpin langsung jalannya Upacara Bendera Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 diikuti para prajurit dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lapangan Makodam pada Senin (1/6/2026).

Dalam amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia (BPIP) Prof. Drs. K.H. Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D. yang dibacakan oleh Inspektur Upacara disampaikan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan belaka. Momen ini harus dijadikan sebagai waktu untuk merefleksikan diri guna memastikan api Pancasila tetap menyala di dalam jiwa setiap insan Indonesia. Pancasila dinilai sebagai “Bintang Penuntun” yang tangguh sekaligus menjadi “jangkar moral” bagi bangsa dalam menghadapi berbagai turbulensi global, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik dunia yang penuh ketidakpastian.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 ini mengusung tema yaitu “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”. Tema tersebut menjadi sebuah pernyataan tegas bahwa nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila tidak hanya relevan untuk menjaga kedaulatan dan keutuhan internal bangsa Indonesia semata. Lebih dari itu, falsafah Pancasila juga dipandang mampu menjadi jawaban konkret dan fondasi utama demi terciptanya perdamaian dunia yang abadi dan berkeadilan.

Melalui amanat tersebut, ditegaskan pula bahwa Indonesia bukan sekadar menjadi penonton dalam kancah internasional. Sesuai dengan amanat Pembukaan UUD 1945, Indonesia memiliki tanggung jawab konstitusional untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia. Nilai musyawarah dan mufakat yang bersumber dari Pancasila menjadi instrumen diplomasi yang sangat dibutuhkan oleh dunia saat ini dalam menjembatani perbedaan, meredam ketegangan, serta menghentikan berbagai konflik antabangsa.

Baca Juga:  Korem 072/Pamungkas Gelar Paparan TMMD, Wujudkan Pemerataan Pembangunan dan Perkuat Ketahanan Nasional

Kepemimpinan nyata Indonesia di panggung global diwujudkan melalui kontribusi aktif yang mencerminkan Sila Kedua, yaitu Kemanusiaan yang Adil dan Beradab. Hal ini dibuktikan secara konsisten melalui pengiriman pasukan perdamaian Indonesia di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), peran aktif dalam mediasi konflik regional, serta kelantangan dalam menyuarakan keadilan bagi bangsa-bangsa terjajah. Melalui tindakan nyata tersebut, Indonesia ingin menunjukkan kepada dunia bahwa perdamaian sejati hanya bisa hadir jika keadilan bagi seluruh umat manusia telah terpenuhi.

Pada bagian akhir amanat, Kepala BPIP mengajak seluruh elemen bangsa, terutama generasi muda, untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup atau living ideology yang diterapkan dalam keseharian, bukan sekadar hiasan dinding. Para menteri dan kepala daerah juga diimbau untuk memastikan setiap kebijakan publik yang dilahirkan selalu berlandaskan pada keadilan sosial dan menjamin hak-hak masyarakat terkecil. Dengan semangat persatuan yang kuat, seluruh jajaran Kodam IV/Diponegoro diajak untuk terus melawan segala bentuk intoleransi dan radikalisme demi menjaga harmonisasi kebangsaan.

 

(TCN – Pungki – Pendam IV/Diponegoro)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Malam Tirakatan Sedekah Dusun Dukuh Ngargotirto Dikemas Sederhana dan Meriah
Tidak Ada Kepastian, Orang Tua Korban Dugaan Tabrak Lari di Perempatan Terong Dlingo Akan Tempuh Jalur Hukum
Temu Pelajar Katolik dan Kristen di Slogohimo Berlangsung Kondusif, Polres Wonogiri Pastikan Keamanan dan Perkuat Toleransi
Wakapolda Jateng Pimpin Pembukaan Diktukba Polri TA 2026, 231 Calon Bintara Resmi Awali Pendidikan di SPN Polda Jateng
Kualitas Material, Transparansi, dan Progres Proyek Revitalisasi Tujuh SD di Purbalingga Dipertanyakan, Dinas Pendidikan Akui Kewenangannya Terbatas
Klaten Fair 2026 Tampilkan Ratusan Produk Unggulan UMKM-IKM Lokal
GEGER! JAGO MERAH AMUK KAKI GUNUNG PUTRI, RANCABANGO NYARIS DILAHAP SI JAGO MERAH!
Kolaborasi Polda DIY dan Komunitas Jogja Menyapa Salurkan Bantuan Sembako, Wujud Nyata Kepedulian Melalui Dunia Digital
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:28 WIB

Malam Tirakatan Sedekah Dusun Dukuh Ngargotirto Dikemas Sederhana dan Meriah

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:57 WIB

Tidak Ada Kepastian, Orang Tua Korban Dugaan Tabrak Lari di Perempatan Terong Dlingo Akan Tempuh Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:52 WIB

Temu Pelajar Katolik dan Kristen di Slogohimo Berlangsung Kondusif, Polres Wonogiri Pastikan Keamanan dan Perkuat Toleransi

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:48 WIB

Wakapolda Jateng Pimpin Pembukaan Diktukba Polri TA 2026, 231 Calon Bintara Resmi Awali Pendidikan di SPN Polda Jateng

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:30 WIB

Kualitas Material, Transparansi, dan Progres Proyek Revitalisasi Tujuh SD di Purbalingga Dipertanyakan, Dinas Pendidikan Akui Kewenangannya Terbatas

Berita Terbaru