Panen Jagung 1,4 Ton di Sambirejo, Polres Sragen Kawal Ketahanan Pangan dari Tingkat Desa

- Kontributor

Selasa, 2 Juni 2026 - 22:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sragen-Jateng, Tribuncakranews.com – Upaya mewujudkan swasembada pangan nasional terus diperkuat hingga ke tingkat desa. Di tengah semangat pemerintah meningkatkan produksi pertanian, jajaran Polres Sragen melalui Polsek Sambirejo turut melakukan pendampingan dan pemantauan langsung terhadap sektor pertanian yang menjadi tulang punggung ketahanan pangan masyarakat.

Pada Selasa (1/6/2026), Bhabinkamtibmas Desa Jambeyan, Kecamatan Sambirejo, Kabupaten Sragen, melaksanakan pengecekan panen tanaman jagung di lahan milik warga setempat. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan Polri terhadap program swasembada pangan yang saat ini digencarkan secara nasional.

Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari, melalui Kapolsek Sambirejo AKP Santosa, menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bentuk dukungan nyata terhadap upaya menjaga ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Panen dilakukan di lahan seluas 1.500 meter persegi milik Sri Candra, warga Dukuh Bayanan RT 013, Desa Jambeyan, Kecamatan Sambirejo. Dari lahan tersebut, petani berhasil memanen jagung sebanyak 1,4 ton dengan kondisi tanaman yang dinilai sangat baik hingga masa panen.

“Hasil panen ini menunjukkan bahwa pengelolaan pertanian yang baik, didukung ketersediaan air dan pupuk yang memadai, mampu menghasilkan produktivitas yang optimal. Polri akan terus hadir mendampingi masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional,” ujar AKP Santosa mewakili Kapolres Sragen.

Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, tanaman jagung tumbuh subur dengan tinggi rata-rata mencapai 190 sentimeter.

Selama masa tanam yang berlangsung selama 78 hari, tidak ditemukan adanya serangan hama maupun penyakit yang berpotensi mengganggu produktivitas tanaman.

Baca Juga:  Kasus Sentia Sari: Ayah Kandung Desak Keadilan, Aprijal Dibebaskan dari Tahanan

Kondisi tersebut didukung oleh ketersediaan air irigasi yang mencukupi sepanjang masa pertumbuhan. Selain itu, petani juga telah melakukan pemupukan sebanyak tiga kali secara teratur sehingga kebutuhan nutrisi tanaman dapat terpenuhi dengan baik.

Distribusi pupuk yang lancar dan mudah diperoleh menjadi faktor penting dalam keberhasilan budidaya jagung tersebut.

Keberhasilan panen di Desa Jambeyan menjadi gambaran positif bahwa sektor pertanian di wilayah Sambirejo memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan.

Dengan sinergi antara petani, pemerintah, dan aparat kepolisian, produktivitas pertanian diharapkan semakin meningkat sehingga mampu mendukung target swasembada pangan nasional.

AKP Santosa menambahkan, kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah aktivitas pertanian tidak hanya bertujuan melakukan pemantauan, tetapi juga membangun komunikasi dan memberikan motivasi kepada para petani agar tetap semangat dalam mengelola lahan produktif mereka.

“Pertanian adalah fondasi ketahanan bangsa. Ketika petani berhasil meningkatkan hasil panennya, maka ketahanan pangan daerah maupun nasional akan semakin kuat. Karena itu kami akan terus mendukung dan mengawal berbagai program pertanian yang dijalankan masyarakat,” tegasnya.

Kegiatan pengecekan panen berlangsung aman, tertib, dan mendapat sambutan positif dari masyarakat. Keberhasilan panen jagung dengan produksi mencapai 1,4 ton dari lahan 1.500 meter persegi tersebut menjadi bukti bahwa optimalisasi lahan pertanian dan pendampingan yang berkelanjutan mampu memberikan hasil nyata bagi peningkatan kesejahteraan petani serta penguatan ketahanan pangan di Kabupaten Sragen.

Penulis : Khanza Haryati

Editor : Khanza Haryati

Sumber Berita: Humas Polres Sragen

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Wonogiri Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Skrining TBC, 30 Warga Ikuti Pemeriksaan di Klinik Polres
Polresta Surakarta Gandeng Dinkes Perkuat Peran Bhabinkamtibmas dalam Tracing Tuberkulosis Paru
Polresta Surakarta Rilis Kasus Curanmor, Pelaku Akui Jual Motor Hasil Curian Lewat Facebook
Polresta Surakarta Rilis Kasus Curanmor, Pelaku Akui Jual Motor Hasil Curian Lewat Facebook
Diduga Minta Uang dan Sebarkan Konten Merugikan, Pemilik Akun TikTok @Detakfakta Dilaporkan ke Polresta Pekanbaru
Polres Wonogiri Bersinergi dengan Dinkes Siapkan Cek Kesehatan Bhabinkamtibmas melalui X-Ray Portabel
KEMENAG Pati salurkan AL-QURAN melalui program QURMA di Lapas Kelas IIB Pati
Siswa SMP PGRI Caringin Diajak “Akrab” dengan Api, Damkar Bungbulang Beri Edukasi Pencegahan Kebakaran
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 22:59 WIB

Polres Wonogiri Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Skrining TBC, 30 Warga Ikuti Pemeriksaan di Klinik Polres

Selasa, 2 Juni 2026 - 22:53 WIB

Panen Jagung 1,4 Ton di Sambirejo, Polres Sragen Kawal Ketahanan Pangan dari Tingkat Desa

Selasa, 2 Juni 2026 - 22:49 WIB

Polresta Surakarta Gandeng Dinkes Perkuat Peran Bhabinkamtibmas dalam Tracing Tuberkulosis Paru

Selasa, 2 Juni 2026 - 22:44 WIB

Polresta Surakarta Rilis Kasus Curanmor, Pelaku Akui Jual Motor Hasil Curian Lewat Facebook

Selasa, 2 Juni 2026 - 22:39 WIB

Polresta Surakarta Rilis Kasus Curanmor, Pelaku Akui Jual Motor Hasil Curian Lewat Facebook

Berita Terbaru