Polres Purworejo Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi, Perkuat Akses Pertanian dan Ketahanan Pangan di Loano

- Kontributor

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PURWOREJO, Tribuncakranews.com –  Komitmen Polri dalam mendukung kesejahteraan masyarakat serta memperkuat ketahanan pangan nasional kembali diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur yang bermanfaat langsung bagi warga. Pada Kamis (4/6/2026), Kapolres Purworejo, Windy Syafutra, meresmikan Jembatan Merah Putih Presisi yang berlokasi di Dusun Sembuh, Desa Kebongunung, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo.

Peresmian jembatan tersebut turut dihadiri Wakapolres Purworejo Kompol Nana Edi Sugito, jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Purworejo, Kapolsek Loano IPTU Utomo, serta Kepala Desa Kebongunung Fatah Kusumo Handogo.

Jembatan sepanjang 18 meter dengan total konstruksi mencapai 23 meter dan lebar 1,5 meter tersebut menjadi sarana vital bagi masyarakat. Selain menghubungkan jalan utama menuju lahan pertanian warga, jembatan juga berfungsi sebagai akses penghubung antara Desa Kebongunung dan Desa Maron.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keberadaan Jembatan Merah Putih Presisi memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung aktivitas pertanian dan mobilitas warga. Infrastruktur tersebut diperkirakan akan memberikan manfaat bagi sekitar 60 kepala keluarga atau kurang lebih 150 jiwa. Selain itu, waktu tempuh masyarakat dapat dipangkas hingga 20–25 menit, sehingga akses antarwilayah kini menjadi lebih cepat dan efisien.

Dalam sambutannya, AKBP Windy Syafutra menegaskan bahwa pembangunan kembali jembatan yang sebelumnya hanyut akibat bencana merupakan hasil sinergi dan kolaborasi antara Polri, TNI, pemerintah desa, serta masyarakat setempat.

“Jembatan ini adalah simbol kerja sama dan persatuan kita. Melalui komunikasi yang baik dengan pemerintah desa, kita berhasil membangun kembali sarana yang sangat dibutuhkan ini secara gotong royong. Kami serahkan jembatan ini kepada Pemerintah Desa Kebongunung untuk dirawat dan dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi kemaslahatan warga,” ujarnya.

Baca Juga:  Perkuat Keimanan Anggota, Kapolres Sragen Hadirkan Ustadz H. Rizal Dj Kasim dalam Safari Dakwah di Mapolres

Ia juga menjelaskan bahwa pembangunan jembatan tersebut terintegrasi dengan Jalan Usaha Tani (JUT) guna mendukung produktivitas pertanian masyarakat dan memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Loano.

Sementara itu, Kepala Desa Kebongunung, Fatah Kusumo Handogo, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada jajaran Polres Purworejo atas kepedulian dan kontribusinya dalam membantu masyarakat.

“Kami sangat berterima kasih. Jembatan ini sangat bermanfaat bagi warga kami, khususnya di bidang pertanian dan sebagai akses penghubung ke Desa Maron. Semoga Polres Purworejo sukses selalu dalam mengayomi masyarakat,” tuturnya.

Prosesi peresmian ditandai dengan pemotongan tumpeng secara simbolis oleh Kapolres Purworejo bersama Kepala Desa dan perwakilan tokoh masyarakat, yang diawali dengan doa bersama sebagai bentuk harapan agar jembatan tersebut membawa manfaat dan keberkahan bagi seluruh warga.

Dengan mulai beroperasinya Jembatan Merah Putih Presisi, masyarakat Desa Kebongunung kini memiliki akses yang lebih aman dan efisien untuk menunjang aktivitas ekonomi dan pertanian. Kehadiran jembatan ini diharapkan semakin memperkuat ketahanan pangan daerah melalui kelancaran distribusi hasil pertanian serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Loano.

Editor : Khanza Haryati

Sumber Berita: Humas Polres Purworejo

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Beraksi di Sejumlah Lokasi, Pencuri Spesialis HP Dibekuk Tim URC Polres Sragen
Bapas Pati Dukung Peliputan ANTARA, Kenalkan Implementasi Pidana Kerja Sosial kepada Masyarakat
Sidang Gugatan Gardu Induk Memasuki Tahapan Bukti Awal Atau Profesi
Praktek “TENDER SEMU” dan Resiko Hukumnya. Ketua LSM Tamperak Jateng Menyapa.
Tokoh Forum Banyumas Eling Gelar Diskusi Kebijakan Parkir, Berharap Rencana Parkir Gratis di Alfamart Ditinjau Kembali
Polres Boyolali Ungkap Duel Sajam Pelajar, Senjata 1,8 Meter Diamankan
839 Prajurit TNI AD Resmi Dilantik, Pangdam IV/Diponegoro Tutup Dikmata Gelombang II 2026 
Polres Boyolali Ungkap Duel Sajam Pelajar, Senjata 1,8 Meter Diamankan
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 13:57 WIB

Beraksi di Sejumlah Lokasi, Pencuri Spesialis HP Dibekuk Tim URC Polres Sragen

Kamis, 10 September 2026 - 10:31 WIB

Bapas Pati Dukung Peliputan ANTARA, Kenalkan Implementasi Pidana Kerja Sosial kepada Masyarakat

Kamis, 10 September 2026 - 10:07 WIB

Sidang Gugatan Gardu Induk Memasuki Tahapan Bukti Awal Atau Profesi

Kamis, 10 September 2026 - 08:26 WIB

Praktek “TENDER SEMU” dan Resiko Hukumnya. Ketua LSM Tamperak Jateng Menyapa.

Rabu, 9 September 2026 - 21:43 WIB

Tokoh Forum Banyumas Eling Gelar Diskusi Kebijakan Parkir, Berharap Rencana Parkir Gratis di Alfamart Ditinjau Kembali

Berita Terbaru