Akibat Tak Segera Dibangun Permanen, Ahirnya Tanggul Kali Bodri Desa Pidodokulon Jebol

- Kontributor

Sabtu, 16 Mei 2026 - 17:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kendal, Tribuncakranews. com – Apa yang dikhawatirkan warga Desa Pidodokulon Kecamatan Patebon Kabupaten Kendal akhirnya terjadi. Tanggul sungai yang dibuat seadanya dengan karung pasir tak kuat membendung luapan Sungai Bodri, Sabtu dinihari (16/5/2026).

Meski tak sampai menggenangi permukiman, namun luapan membuat puluhan hektare lahan tambak ikan bandeng dan udang milik warga dilaporkan rusak.

“Ada laporan dari tujuh pemilik tambak yang rusak. Bedah sungai Bodri kali ini tidak begitu besar, tidak seperti tahun-tahun kemarin. Kalau yang lalu kan debit di Bendungan Juwero kan sampai dua meter lebih itu merusak tambak ratusan hektare,” ujar Didik Prasetiawan, Kepala Desa Pidodokulon kepada awak media.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyebut, untuk kerugian kerusakan tambak yang dilaporkan warga kali ini diperkirakan mencapai Rp 25 juta – Rp 30 juta.

“Kalau debit air di Bendungan Juwero itu mencapak dua meter lebih, kerusakan sawah dan tambak bisa ratusan hektare, dengan kerugian mencapai ratusan juta rupiah. Belum lagi, ratusan rumah warga juga akan terkena dampak,” jelas Didik

Pihaknya dan warga berharap pemerintah daerah atau pihak terkait dapat segera memperbaiki tanggul Sungai Bodri di Desa Pidodokulon secara permanen, agar luapan sungai tidak masuk ke permukiman dan tidak merusak tambak warga.

Didik menegaskan, jika tanggul tersebut jebol, ada kurang lebih 350 jiwa yang akan kena dampaknya.

Untuk itu pihaknya bersama warga terus berusaha melaksanakan gotong-royong menanggul sungai, untuk pencegahan awal, sambil menunggu tidak lanjut dari pemerintah daerah atau dinas terkait.

“Kami sudah beberapa mengirim surat kepada Dinas PUPR, PSDA Jawa Tengah dan instansi terkait lainnya, namun dari laporan tersebut, hanya ditindaklanjuti dengan mengirim karung untuk membuat tanggul darurat,” tandas Didik.

 

 

Surya

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Korem 072/Pamungkas Salurkan 13 Ribu Liter Air Bersih Untuk Warga Lereng Merapi Yang Terdampak Kekeringan
Polisi Amankan Empat Remaja Pembawa Sajam yang Diduga Hendak Tawuran di Kudus
Perdana Bersilaturahmi sebagai Kapolres Wonogiri, AKBP Haris Munandar Hasyim Perkuat Sinergitas dengan Pemkab dan DPRD Wonogiri
Kapolres Kendal Berganti, AKBP Ratna Siap Lanjutkan Program dan Perkuat Sinergi
Pendampingan Pidana Kerja Sosial di SMA Negeri 1 Blora, Bapas Pati Berikan Pembimbingan dan Edukasi Hukum
Polres Sragen Bongkar Aksi Residivis, Pengembangan Kasus Ungkap Jejak Pencurian di Tiga TKP
Sragen Siaga Karhutla, Kapolres Perintahkan Jajaran Perkuat Mitigasi dan Cegah Pembakaran Lahan
Siaga Karhutla, APAR hingga Water Cannon Disiapkan Hadapi Musim Kemarau, Kapolres Kudus: Jangan Bakar Lahan dengan Alasan Apa Pun
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 16:16 WIB

Korem 072/Pamungkas Salurkan 13 Ribu Liter Air Bersih Untuk Warga Lereng Merapi Yang Terdampak Kekeringan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:36 WIB

Polisi Amankan Empat Remaja Pembawa Sajam yang Diduga Hendak Tawuran di Kudus

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:26 WIB

Perdana Bersilaturahmi sebagai Kapolres Wonogiri, AKBP Haris Munandar Hasyim Perkuat Sinergitas dengan Pemkab dan DPRD Wonogiri

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:18 WIB

Kapolres Kendal Berganti, AKBP Ratna Siap Lanjutkan Program dan Perkuat Sinergi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:15 WIB

Pendampingan Pidana Kerja Sosial di SMA Negeri 1 Blora, Bapas Pati Berikan Pembimbingan dan Edukasi Hukum

Berita Terbaru