Batik Rinakit Menembus Pasar Digital, UMKM Unggulan Sidoharjo Tepus Perkuat Merek Khas Daun Ketela

- Kontributor

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sidoharjo, Tribuncakranews. com Suasana Aula Balai Kalurahan Sidoharjo, Tepus, Jumat (22/5/2026), tampak berbeda dari biasanya. Sebanyak 20 peserta dari kelompok Batik Rinakit mengikuti pelatihan digital marketing dengan penuh antusias. Kegiatan yang menghadirkan narasumber dari UPN Veteran Yogyakarta itu menjadi langkah baru bagi UMKM unggulan Kalurahan Sidoharjo untuk semakin dikenal luas di era digital.

Di tengah perkembangan teknologi dan perubahan pola pemasaran, Batik Rinakit tidak ingin hanya bertahan sebagai produk lokal. Para pengrajin kini mulai belajar bagaimana memasarkan karya mereka melalui media sosial, marketplace, hingga strategi branding digital agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas.

Pelatihan ini juga menjadi bagian penting dalam upaya perlindungan merek Batik Rinakit. Sebab, batik khas Sidoharjo tersebut memiliki identitas yang kuat dan berbeda dibanding batik dari daerah lain. Motif daun ketela yang menjadi ciri khas utama lahir dari kedekatan masyarakat dengan kehidupan pertanian di wilayah Tepus. Dari daun sederhana itulah muncul karya budaya yang kini mulai dikenal hingga luar kalurahan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Batik Rinakit sendiri mulai berdiri sejak tahun 2021 dan dikoordinasikan langsung oleh Pemerintah Kalurahan Sidoharjo. Pengembangannya dipusatkan di satu wilayah, yakni Padukuhan Pule Kulon, sebagai sentra produksi dan pemberdayaan masyarakat.

Baca Juga:  Pemilihan Ketua RT di Tanjung Raya Berakhir Imbang, Pemenang Ditentukan Lewat Suit

Dalam lima tahun terakhir, perkembangan Batik Rinakit menunjukkan tren yang menggembirakan. Tidak hanya digunakan oleh masyarakat setempat, batik ini kini mulai dipesan dari luar kalurahan. Bahkan, pamong kalurahan dan berbagai lembaga di Sidoharjo diwajibkan mengenakan Batik Rinakit sebagai bentuk dukungan terhadap produk lokal sekaligus penguatan identitas budaya daerah.

Keunikan motif, semangat pemberdayaan warga, serta dukungan pemerintah kalurahan menjadi kekuatan utama Batik Rinakit untuk terus tumbuh. Pelatihan digital marketing ini diharapkan mampu membuka peluang baru agar produk batik khas Tepus semakin dikenal di tingkat yang lebih luas, sekaligus meningkatkan kesejahteraan para pengrajin.

Kini, Batik Rinakit juga telah dibuka untuk penjualan umum. Masyarakat yang ingin memesan dapat menghubungi Bu Sri Purwaningsih di Padukuhan Pule Kulon atau melalui Pemerintah Kalurahan Sidoharjo Tepus.

Dari sebuah padukuhan kecil di Tepus, motif daun ketela perlahan menjelma menjadi simbol kreativitas, kemandirian, dan kebanggaan warga Sidoharjo.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Danrem 072/Pamungkas Hadiri Penutupan Pendidikan 839 Prajurit Muda Infanteri
Lima Jurnalis Dikabarkan Hilang Kontak saat Meliput Erupsi Gunung Anak Krakatau, Ketua PWMOI Pekanbaru Aprianto Berharap Segera Ditemukan dan Selamat
Pelapor Buta Huruf Disuruh Tanda Tangan, Tersangka WNA Penganiayaan Dilepas — Keluarga Akan Lapor Propam Polda Banten!
Sugiyono Menghadap Ditres Siber Polda Jateng, Dua Saksi Disiapkan untuk Perkuat Keterangan
HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Ditlantas Polda Kalbar Salurkan 15 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan dan Karhutla
Peringati HAORNAS 2026, Korem 072/Pamungkas Gelar Upacara Bendera: Tegaskan Olahraga Adalah Investasi Bangsa
BIKIN HEBOH! Nostalgia Putih Biru Meledak di Ciamis: Ratusan Alumni SMPN 1 Cikoneng Mengguncang Almamater Setelah Puluhan Tahun Terpisah!
Haornas 2026 Menuju Masyarakat Aktif dan Bugar
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 15:30 WIB

Danrem 072/Pamungkas Hadiri Penutupan Pendidikan 839 Prajurit Muda Infanteri

Rabu, 9 September 2026 - 15:27 WIB

Lima Jurnalis Dikabarkan Hilang Kontak saat Meliput Erupsi Gunung Anak Krakatau, Ketua PWMOI Pekanbaru Aprianto Berharap Segera Ditemukan dan Selamat

Rabu, 9 September 2026 - 15:25 WIB

Pelapor Buta Huruf Disuruh Tanda Tangan, Tersangka WNA Penganiayaan Dilepas — Keluarga Akan Lapor Propam Polda Banten!

Rabu, 9 September 2026 - 15:20 WIB

Sugiyono Menghadap Ditres Siber Polda Jateng, Dua Saksi Disiapkan untuk Perkuat Keterangan

Rabu, 9 September 2026 - 15:17 WIB

HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Ditlantas Polda Kalbar Salurkan 15 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan dan Karhutla

Berita Terbaru