Bedah Buku Anggota DPRD DIY bersama Dinas Perpustakaan DIY, Purwanto: Judi Online, Menang Sekejap Lost Forever

- Kontributor

Rabu, 11 Maret 2026 - 08:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gunungkidul (DIY), Tribuncakranews.com | Judi online masih menjadi permasalahan serius bagi pemerintah dan masyarakat di Indonesia.

‎Penyakit masyarakat (Pekat) ini juga sama merusaknya dengan korupsi. Judi online selain merusak mental juga merusak ekonomi keluarga.

‎Anggota DPRD Provinsi Yogyakarta dari Fraksi Gerindra Purwanto ST mengungkapkan hal tersebut saat pelaksanaan kegiatan bedah buku bersama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Yogyakarta di Balai Padukuhan Pengkol 2, Kalurahan Jati ayu, Kapanewon Karangmojo. Selasa, (10/3/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari data yang dimilikinya Purwanto menyebut pada pertengahan tahun 2024 volume transaksi judi online di Indonesia mencapai 600 triliun.

‎”Dari data PPATK Indonesia adalah negara dengan jumlah penjudi online terbanyak di dunia yang jumlahnya mencapai 4 juta orang, dan diantaranya itu ada di Provinsi Yogyakarta termasuk Gunungkidul,” kata Purwanto ST kepada reporter INANEWS.id, di Balai Padukuhan Pengkol 2, Jatiayu, Karangmojo.

lebih lanjut Purwanto menegaskan dari empat juta pemain judi online 80.000 diantaranya adalah anak-anak dibawah usia 10 tahun.

‎Anggota DPRD Provinsi Yogyakarta selama tiga periode ini juga menyebut penjudi online di Indonesia juga dilakukan oleh berbagai macam latar belakang dan status sosial, yang lebih mengejutkan 80 persen penjudi online ini adalah masyarakat dengan penghasilan menengah ke bawah.

“Ini kan celaka dua belas namanya sudah susah cari penghasilan karena ingin atau tergiur cepat kaya maka mereka mempertaruhkan rejekinya untuk main judi online, sangat miris kan, jadi sudah miskin keluarga morat-marit, anak juga tidak terurus, bagaimana masyarakat kita mau maju bila mentalitas nya seperti ini,” ujar Purwanto.

‎Purwanto mengimbau kepada masyarakat di Kabupaten Gunungkidul lebih luasnya Yogyakarta yang masyarakatnya menjunjung tinggi budaya dan nilai-nilai luhur keistimewaan untuk tidak melakukan hal bodoh dengan bermain judi baik judi online maupun judi konvensional, selain telah dilarang oleh agama manapun, judi juga merusak tatanan ekonomi dan keharmonisan rumah tangga. Pur (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jari Membengkak Akibat Cincin, Evakuasi ODGJ di Cikelet Garut Berlangsung Dramatis
Tim Mabes TNI AD Kunjungi Korem 072/Pamungkas, Tinjau dan Pastikan Kesiapan Pembentukan Kodam DIY
Polres Purworejo Gelar Donor Darah Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Wujud Kepedulian Untuk Sesama
Bukan Sulap, Bukan Sihir! Tak Disangka Lapas Pati Ubah “Rumah Lapuk” Jadi Kokoh di Program Bedah Rumah
Polresta Pati: Pria 47 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Kos, Diduga Akibat Riwayat Penyakit Jantung
Semarak HUT Bhayangkara ke-80, Polsek Pati Gelar Esport Competition dan Jaring Talenta Muda
Polda Jateng Tegaskan Rekrutmen Akpol 2026 Berjalan Transparan dan Berintegritas dengan Prinsip BETAH untuk Mencetak Calon Perwira Polri Berkualitas
Gelombang Kekecewaan Muncul, FMP3 Soroti Sikap DPRD Garut Yang Dinilai Lamban
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:39 WIB

Jari Membengkak Akibat Cincin, Evakuasi ODGJ di Cikelet Garut Berlangsung Dramatis

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:34 WIB

Tim Mabes TNI AD Kunjungi Korem 072/Pamungkas, Tinjau dan Pastikan Kesiapan Pembentukan Kodam DIY

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:30 WIB

Polres Purworejo Gelar Donor Darah Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Wujud Kepedulian Untuk Sesama

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:14 WIB

Bukan Sulap, Bukan Sihir! Tak Disangka Lapas Pati Ubah “Rumah Lapuk” Jadi Kokoh di Program Bedah Rumah

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:28 WIB

Polresta Pati: Pria 47 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Kos, Diduga Akibat Riwayat Penyakit Jantung

Berita Terbaru