Biaya Bangun Gedung KDMP Rp 1,6 Milyar, Gerindra Gunungkidul : Tidak Hanya Pembangunan Fisik

- Kontributor

Senin, 16 Maret 2026 - 16:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GUNUNGKIDUL, Tribuncakranews. com DIY Transparansi pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) pembangunan Gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP)menuai sorotan publik. Polemik itu mencuat setelah pelaksanaan rapat kerja komisi VI DPR RI, Kementerian Koperasi Republik Indonesia, dan PT Agrinas Pangan Nusantara.

Berdasarkan laporan sejumlah media nasional, jika dalam forum resmi yang dilaksanakan di di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (11/3/2026), salah satunya menyoroti tentang pembangunan gedung KDMP. Yang mana rencana anggaran awal ditetapkan Rp 1,6 Miliar per gedung, namun rumornya realisasi di lapangan yang diterima atau diwujudkan disebut hanya Rp 800 juta.

Menanggapi rumor tersebut, Ketua DPC Partai Gerindra Gunungkidul, Purwanto mengatakan jika pemahaman anggaran sebesar RP 800 juta itu hanya diucapkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyakini jika pelaksanaan pembangunan gedung KDMP di Gunungkidul sudah sesuai dengan regulasi yang ada.

” Pagu anggaranya Rp 1,6 Milyar. Tidak hanya bangun fisik gedungnya saja, tapi juga fasilitas-fasilitas didalamnya.” jelasnya, Minggu (15/03/2026) sore.

Selain gerai, juga akan disediakan satu mobil truk, satu mobil pickup 4×4 serta dua motor roda 3 untuk operasional Kopdes Merah Putih.

Meski demikian, Purwanto menyebut jika pemasangan papan nama proyek wajib dilakukan untuk transparansi publik pada setiap proyek yang didanai negara (APBN/APBD). Berdasarkan UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

“Papan ini harus memuat nama proyek, anggaran, kontraktor, dan waktu pelaksanaan. Tujuannya adalah mencegah korupsi dan memudahkan pengawasan masyarakat.” jelasnya.

Purwanto yang juga anggota DPRD DIY itu berencana akan memberikan teguran kepada pelaksana pembangunan gedung KDMP di Gunungkidul untuk memasang papan nama proyek.

“Jika belum ada, maka kami akan melakukan terguran, supaya kita sebagai masyarakat bisa ikut mengawasi.” Imbuhnya.

 

( red. Pur / P. Wiji )

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bukan Sekadar Kejuaraan, Turnamen E-Sport Kapolda Jateng Cup 2026 Suguhkan Cosplay, Meet & Greet, Food Festival hingga Pelayanan Kesehatan Gratis
Kapolda Cup 2026 Siap Digelar, Tim Pemenang Wilayah Adu Skill di Arena E-Sport
ISMAHI Jabar Soroti Dana Hibah Rp6,23 Triliun, Efisiensi APBD Dinilai Tebang Pilih
Diduga Lakukan Pemerasan, “Aktivis Abal-abal” Inisial LY Dikabarkan Jadi Tersangka
Tim Hukum Feradi WPI Advokat dan Paralegal DPC Kota Semarang Dampingi Mas Yusron Resmob Polda Jateng 
Kombes Pol Dr. H. Joseph Ananta Pinora, Bukti Nyata Bhayangkara Sejati yang Tak Kenal Lelah
Negara Anugerahkan Penghargaan Tertinggi Kepolisian kepada Kombes Pol Dr. H. Joseph Ananta Pinora
PENTAS SENI DAN KENAIKAN KELAS 3C SD N 01 NGALIYAN SEMARANG
Berita ini 43 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:42 WIB

Bukan Sekadar Kejuaraan, Turnamen E-Sport Kapolda Jateng Cup 2026 Suguhkan Cosplay, Meet & Greet, Food Festival hingga Pelayanan Kesehatan Gratis

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:21 WIB

Kapolda Cup 2026 Siap Digelar, Tim Pemenang Wilayah Adu Skill di Arena E-Sport

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:06 WIB

ISMAHI Jabar Soroti Dana Hibah Rp6,23 Triliun, Efisiensi APBD Dinilai Tebang Pilih

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:25 WIB

Diduga Lakukan Pemerasan, “Aktivis Abal-abal” Inisial LY Dikabarkan Jadi Tersangka

Selasa, 16 Juni 2026 - 15:54 WIB

Tim Hukum Feradi WPI Advokat dan Paralegal DPC Kota Semarang Dampingi Mas Yusron Resmob Polda Jateng 

Berita Terbaru