Dana Bantuan Korban Banjir Pantura Dipertanyakan

- Kontributor

Rabu, 11 Februari 2026 - 13:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subang, Tribuncakranews.com – Beberapa waktu lalu, Kabupaten Subang dilanda bencana banjir yang merendam sembilan kecamatan di wilayah Pantura. Akibatnya, ratusan warga terpaksa mengungsi ke berbagai lokasi, sebagian bertahan di bawah flyover Jalan Pamanukan dan sebagian lainnya mengungsi di aula kantor desa setempat.

Meski saat ini banjir telah surut, dampak yang ditinggalkan masih dirasakan masyarakat. Infrastruktur umum dan rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah akibat terjangan air.

Ke Mana Dana Bantuan Banjir?

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Subang, Udin, saat ditemui awak media pada 11 Februari 2026, menjelaskan bahwa dana yang masuk ke BPBD berjumlah Rp24 juta. Dana tersebut, menurutnya, telah digunakan untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak banjir.

“Dana yang masuk ke kami sebesar Rp24 juta sudah digunakan untuk kebutuhan warga terdampak. Selain uang, ada juga bantuan sembako dari para donatur yang ditampung dan disimpan di posko banjir. Setiap hari kami memasak sekitar 13.000 nasi bungkus untuk dibagikan kepada warga di pengungsian,” ujar Udin.

Ia juga menyebutkan adanya bantuan dari sejumlah donatur, salah satunya dari Rafi Ahmad yang menyumbangkan dana sebesar Rp500 juta saat menghadiri sebuah festival di Subang. Namun, Udin menegaskan bahwa dana bantuan dari para donatur tersebut dikelola oleh Dinas Sosial.

“Untuk dana dari donatur, termasuk dari Bapak Rafi Ahmad sebesar Rp500 juta, itu dikelola oleh Dinas Sosial. Silakan ditanyakan langsung ke Dinas Sosial,” tambahnya.

Arus Bawah Soroti Transparansi Dinsos

Ketua Arus Bawah, Andi L Hakim, mempertanyakan transparansi pengelolaan dana bantuan korban banjir yang berada di bawah kewenangan Dinas Sosial. Menurutnya, hingga saat ini belum ada penjelasan resmi kepada publik terkait total dana yang terkumpul, jumlah yang telah direalisasikan, maupun sisa anggaran yang masih tersedia.

“Sampai saat ini Dinas Sosial belum menyampaikan kepada publik berapa total dana bantuan yang terkumpul dari para donatur, berapa yang sudah direalisasikan, dan berapa sisa anggaran yang dikelola,” tegas Andi.

Ia menilai keterbukaan informasi sangat penting agar tidak menimbulkan kecurigaan di tengah masyarakat. Arus Bawah, lanjutnya, berencana mengambil langkah tegas dengan menggelar aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Kabupaten Subang dalam waktu dekat.

“Kami berharap anggota DPRD dapat memanggil pihak BPBD dan Dinas Sosial untuk duduk bersama dengan Arus Bawah. Ini semua kami lakukan karena kepedulian terhadap warga yang terdampak banjir,” pungkasnya. Red/Nopian

 

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Puluhan Tahun Dinilai Tanpa Ganti Rugi, Warga Senama Nenek Desak PTPN IV Regional III Hentikan Aktivitas di Lahan Sengketa
H-2 Pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026, tni Dan Warga Laksanakan Pra TMMD
Dandim Kulon Progo Turut Mangayubagyo Jamaah Haji Tahun 2026
Turunkan Mesin Pompa Penyedot Air, Lancarkan Pra TMMD Sengkuyung Tahap III TA. 2026
Ketua Umum LSM AMATIR Diduga Minta Hentikan Kritik, LHI Riau Tetap Laporkan Dugaan Korupsi UIN Suska ke Polda
SMAN 2 Medan Sambut 432 Siswa Baru, Orang Tua Diajak Berkolaborasi Wujudkan Prestasi
Polisi Tindak Penjual Ciu di Masaran, Lima Botol Miras Disita dalam Operasi Cipta Kondisi
Gugatan Sosial dari Rakyat: Menakar Ulang Kontrak Sosial Indonesia di Tengah Badai Korupsi
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 16:40 WIB

Puluhan Tahun Dinilai Tanpa Ganti Rugi, Warga Senama Nenek Desak PTPN IV Regional III Hentikan Aktivitas di Lahan Sengketa

Senin, 13 Juli 2026 - 16:35 WIB

H-2 Pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026, tni Dan Warga Laksanakan Pra TMMD

Senin, 13 Juli 2026 - 14:38 WIB

Dandim Kulon Progo Turut Mangayubagyo Jamaah Haji Tahun 2026

Senin, 13 Juli 2026 - 12:30 WIB

Turunkan Mesin Pompa Penyedot Air, Lancarkan Pra TMMD Sengkuyung Tahap III TA. 2026

Senin, 13 Juli 2026 - 12:27 WIB

Ketua Umum LSM AMATIR Diduga Minta Hentikan Kritik, LHI Riau Tetap Laporkan Dugaan Korupsi UIN Suska ke Polda

Berita Terbaru