Debt Collector di Pekanbaru Kembali Brutal, Korban Dikeroyok Hingga Bersimbah Darah, Masyarakat Desak Kapolda Riau Menangkap Seluruh Pelaku 

- Kontributor

Minggu, 26 April 2026 - 07:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru, Tribuncakranews.com – Aksi yang diduga premanisme berkedok debt collector kembali menggemparkan warga Kota Pekanbaru. Seorang pria yang bernama Sayuti Malik Penai menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok orang saat berada di sebuah kedai kopi di Jalan Belimbing, Sabtu 25 April 2026.

Peristiwa tersebut diduga terjadi saat kelompok yang mengatasnamakan penagih kendaraan melakukan upaya penarikan satu unit mobil milik korban. Namun, proses penarikan yang seharusnya mengikuti aturan justru berujung pada tindakan kekerasan.

Dari informasi yang dihimpun, korban dikeroyok oleh beberapa orang hingga mengalami luka serius di bagian kepala dan tubuh. Dalam dokumentasi yang beredar, korban terlihat dengan kepala diperban serta pakaian yang dipenuhi bercak darah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Awalnya hanya penarikan kendaraan, tapi tiba-tiba terjadi keributan dan korban langsung dikeroyok,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Yang menjadi perhatian, dalam video yang beredar luas di masyarakat, muncul dugaan adanya keterlibatan seorang oknum aparat aktif. Namun hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai kebenaran informasi tersebut.

Kejadian ini memicu kecaman dari masyarakat. Praktik penarikan kendaraan oleh debt collector yang disertai kekerasan dinilai semakin meresahkan dan melanggar hukum.

Warga mendesak aparat penegak hukum untuk segera turun tangan dan mengusut tuntas kasus ini, termasuk menelusuri dugaan keterlibatan pihak-pihak lain.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian belum memberikan pernyataan resmi terkait kronologi lengkap maupun pihak yang telah diamankan.

Bersambung….

(Tim/Red)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sugiyono Penuhi Klarifikasi Ditressiber Polda Jateng, Bawa Dua Saksi Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik via Facebook
Danrem 072/Pamungkas Hadiri Penutupan Pendidikan 839 Prajurit Muda Infanteri
Lima Jurnalis Dikabarkan Hilang Kontak saat Meliput Erupsi Gunung Anak Krakatau, Ketua PWMOI Pekanbaru Aprianto Berharap Segera Ditemukan dan Selamat
Pelapor Buta Huruf Disuruh Tanda Tangan, Tersangka WNA Penganiayaan Dilepas — Keluarga Akan Lapor Propam Polda Banten!
Sugiyono Menghadap Ditres Siber Polda Jateng, Dua Saksi Disiapkan untuk Perkuat Keterangan
HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Ditlantas Polda Kalbar Salurkan 15 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan dan Karhutla
Peringati HAORNAS 2026, Korem 072/Pamungkas Gelar Upacara Bendera: Tegaskan Olahraga Adalah Investasi Bangsa
BIKIN HEBOH! Nostalgia Putih Biru Meledak di Ciamis: Ratusan Alumni SMPN 1 Cikoneng Mengguncang Almamater Setelah Puluhan Tahun Terpisah!
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 17:26 WIB

Sugiyono Penuhi Klarifikasi Ditressiber Polda Jateng, Bawa Dua Saksi Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik via Facebook

Rabu, 9 September 2026 - 15:30 WIB

Danrem 072/Pamungkas Hadiri Penutupan Pendidikan 839 Prajurit Muda Infanteri

Rabu, 9 September 2026 - 15:27 WIB

Lima Jurnalis Dikabarkan Hilang Kontak saat Meliput Erupsi Gunung Anak Krakatau, Ketua PWMOI Pekanbaru Aprianto Berharap Segera Ditemukan dan Selamat

Rabu, 9 September 2026 - 15:25 WIB

Pelapor Buta Huruf Disuruh Tanda Tangan, Tersangka WNA Penganiayaan Dilepas — Keluarga Akan Lapor Propam Polda Banten!

Rabu, 9 September 2026 - 15:20 WIB

Sugiyono Menghadap Ditres Siber Polda Jateng, Dua Saksi Disiapkan untuk Perkuat Keterangan

Berita Terbaru