Detik-Detik Damkar Bungbulang Keluarkan Cincin di Jari Anak Yang Bengkak dari Mekarbakti

- Kontributor

Rabu, 4 Maret 2026 - 10:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut, Tribuncakranews.com // Seorang anak di Kampung Tipar Burung, RT 003 RW 004, Desa Mekarbakti terpaksa harus dilarikan ke kantor dinas kebakaran wilayah 2 Bungbulang karena cincin di jari sang anak mengakibatkan jarinya bengkak.Selasa (3/3/2026) pukul 07.30 WIB.

Personil damkar pun mengeluarkan cincin di jari anak yang mulai bengkak dengan alat khusus.

Sudah lama cincin di

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

jari seorang anak tersebut tidak bisa keluar di jarinya. selama itu jarinya mulai membengkak dan sang anak mulai merasa kesakitan saat melepasnya sendiri, lalu langsung bilang sama ibunya, dan orang tua sang anak membawa anaknya ke kantor dinas pemadam kebakaran wilayah 2 Bungbulang, Jalan Rajawali, Kampung Cikalong, Desa Bungbulang, Kecamatan Bungbulang, Kabupaten Garut.

Dalam proses mengeluarkan cincin di jari anak. personil pemadam kebakaran menggunakan peralatan yang sudah disiapkan. setelah berjibaku selama 7 menit layaknya seperti mau di operasi. akhirnya personil damkar berhasil mengeluarkan cincin di jari sang anak.

Yaumal Asri, S.E

menghimbau masyarakat yang kejadian serupa agar

jangan panik dan jangan paksakan. Jika cincin terasa sesak, segera berhenti mencoba melepasnya dengan paksa, karena tindakan ini dapat membuat jari semakin bengkak dan terluka.

Segera Minta Bantuan Profesional: Jangan menunda untuk meminta bantuan ke Pos Damkar terdekat jika upaya mandiri gagal.

“Petugas Damkar memiliki peralatan khusus untuk memotong cincin dengan aman tanpa melukai jari, maka dari itu hindari penggunaan alat tajam sendiri, jangan mencoba memotong cincin sendiri dengan alat yang tidak sesuai, karena berisiko melukai jari yang sudah bengkak,” tegasnya.

Lalu menghimbau untuk melakukan pertolongan pertama yang sipatnya sementara dengan

merendam jari dalam air dingin atau es tujuannya untuk mengurangi pembengkakan.

Gunakan pelicin seperti sabun, sampo, lotion, atau baby oil untuk membantu melicinkan cincin saat ditarik dengan perlahan.

Gunakan teknik lilitan benang untuk membantu mendorong cincin keluar dan terakhir hubungi saja Call Center jika cincin tidak bisa dilepas segera hubungi nomor darurat 112 atau pos Damkar setempat.

Red/Enjang

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DUGAAN KEKERASAN ANAK DI DAYCARE YOGYA PANIKAN MASYARAKAT – KOMUNITAS SERU POLISI SELIDIKI TUNTAS DAN ORANG TUA WASPADAI
Penyalahgunaan BBM Subsidi di Kendal Dibongkar Tim Gabungan Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri
Anak di Bawah Umur Diduga Diadili di Balai Desa, Dugaan Tekanan dan Pelanggaran Perlindungan Anak Mencuat di Bener
Sat Narkoba Polres Simalungun Amankan Dua Pengedar Sabu, Barang Bukti Capai 21,85 Gram
Polres Sragen Ungkap Modus Penipuan “Kencan Online”, Pelaku Berulang Kali Incar Korban Perempuan
Polres Sragen Ungkap Pencurian Perangkat Ujian di SDN Sine 1, Dua Pelaku Dibekuk Kurang dari 24 Jam
Polres Wonogiri Siagakan Personel Amankan UKT PSHT Bulukerto, Tekankan Disiplin dan Antisipasi Gangguan
Semarak Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-62, Lapas Pati Apresiasi WBP Berprestasi
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 17:51 WIB

DUGAAN KEKERASAN ANAK DI DAYCARE YOGYA PANIKAN MASYARAKAT – KOMUNITAS SERU POLISI SELIDIKI TUNTAS DAN ORANG TUA WASPADAI

Minggu, 26 April 2026 - 17:25 WIB

Penyalahgunaan BBM Subsidi di Kendal Dibongkar Tim Gabungan Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri

Minggu, 26 April 2026 - 14:48 WIB

Anak di Bawah Umur Diduga Diadili di Balai Desa, Dugaan Tekanan dan Pelanggaran Perlindungan Anak Mencuat di Bener

Minggu, 26 April 2026 - 14:35 WIB

Sat Narkoba Polres Simalungun Amankan Dua Pengedar Sabu, Barang Bukti Capai 21,85 Gram

Minggu, 26 April 2026 - 13:43 WIB

Polres Sragen Ungkap Modus Penipuan “Kencan Online”, Pelaku Berulang Kali Incar Korban Perempuan

Berita Terbaru