Kabupaten Serang, Tribuncakranews. com – Proyek betonisasi jalan lingkungan yang saat ini masih dalam tahap pengerjaan di Kampung Kemuning, RT 04 RW 02, Desa Kemuning, Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang, menjadi sorotan sejumlah pihak. Pasalnya, proyek yang diduga bernilai ratusan juta rupiah tersebut tidak dilengkapi dengan Papan Informasi Publik (PIP) di lokasi pekerjaan.
Ketiadaan papan informasi proyek memunculkan pertanyaan dari masyarakat dan kalangan aktivis terkait transparansi pelaksanaan kegiatan yang bersumber dari anggaran pemerintah.
Saat dikonfirmasi di lokasi pekerjaan pada Sabtu (30/5/2026), Arif yang mengaku sebagai pengawas lapangan menjelaskan bahwa pekerjaan tersebut merupakan kegiatan pemeliharaan jalan sehingga tidak memasang papan informasi proyek.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ini pekerjaan pemeliharaan, makanya tidak ada papan informasi proyek. Arahan terkait kegiatan ini bisa langsung ditanyakan ke Dinas PUPR Kabupaten Serang,” ujar Arif.
Ia juga menyebut bahwa pihak yang bertanggung jawab terhadap kegiatan tersebut berada di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Serang.
Sementara itu, berdasarkan pantauan awak media di lokasi, muncul dugaan terkait kualitas hasil pengecoran beton yang dinilai belum optimal. Beberapa pihak menilai warna beton terlihat lebih pucat dan berdebu, sehingga memunculkan kekhawatiran mengenai mutu material yang digunakan. Namun demikian, dugaan tersebut masih memerlukan pemeriksaan teknis lebih lanjut oleh pihak yang berwenang untuk memastikan kesesuaiannya dengan spesifikasi pekerjaan dan standar yang berlaku.
Hingga berita ini diturunkan, Kepala Bidang terkait di Dinas PUPR Kabupaten Serang yang dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp belum memberikan penjelasan secara rinci mengenai pelaksanaan proyek tersebut.
Menanggapi hal tersebut, Maman, salah seorang aktivis di Kabupaten Serang, menyatakan akan meminta klarifikasi kepada instansi terkait serta menyampaikan surat kepada pihak berwenang agar dilakukan pengecekan ulang terhadap mutu dan kualitas pekerjaan betonisasi jalan tersebut.
“Kami berharap ada evaluasi dan pemeriksaan teknis agar masyarakat memperoleh kepastian bahwa pekerjaan yang menggunakan anggaran negara benar-benar sesuai spesifikasi dan memberikan manfaat jangka panjang,” ujar Maman.
Masyarakat berharap Dinas PUPR Kabupaten Serang dapat memberikan penjelasan secara terbuka terkait status proyek, sumber anggaran, serta standar kualitas pekerjaan guna menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan pembangunan infrastruktur daerah.
Bojjes/Mugi













