KENDAL, TRIBUNCAKRANEWS.COMB– Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, Pengurus Cabang (Pengcab) Kickboxing Indonesia Kabupaten Kendal bersama panitia menggelar ajang Sukorejo Fight Championship (SFC) di Sasana Desa Trimulyo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Kendal, Sabtu (22/8/2026).
Ajang tarung bebas tersebut tidak sekadar menjadi hiburan bagi masyarakat. SFC juga digelar sebagai wadah bagi para pegiat bela diri untuk menyalurkan kemampuan dan bakatnya melalui pertandingan yang kompetitif, terarah, serta tetap mengedepankan keselamatan dan sportivitas.
Ketua Pengcab Kickboxing Indonesia Kabupaten Kendal, Eri Wijayanto, mengatakan penyelenggaraan SFC diharapkan dapat semakin memperkenalkan olahraga kickboxing kepada masyarakat, khususnya di Kabupaten Kendal.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Eri, pertandingan yang digelar terbuka untuk kategori atlet maupun non-atlet. Peserta juga berasal dari berbagai kelompok usia, mulai dari junior, pelajar dan mahasiswa, hingga kategori senior.
«“Ajang Sukorejo Fight Championship ini kami gelar untuk memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, sekaligus sebagai upaya agar cabang olahraga kickboxing lebih dapat diterima masyarakat. Tentunya dalam pelaksanaannya tetap dengan pengawasan juri, wasit, serta standar keselamatan yang ketat,” ujar Eri, Rabu (19/8/2026).»
Ia menambahkan, konsep SFC sengaja dibuat dengan memadukan olahraga bela diri dengan unsur hiburan atau sportainment. Dengan konsep tersebut, masyarakat tidak hanya menyaksikan pertandingan, tetapi juga mendapatkan tontonan olahraga yang menarik sekaligus menjadi sarana pembinaan atlet.
“Monggo bagi warga masyarakat yang berminat bisa mendaftarkan diri dan mengikuti kejuaraan ini,” katanya.
Empat Kades Ikut Bertarung
Ada hal menarik dalam gelaran SFC kali ini. Sejumlah kepala desa di Kabupaten Kendal turut mendaftarkan diri dan menyatakan kesiapannya untuk naik ke atas ring.
Setidaknya terdapat empat kepala desa yang telah mendaftar, yakni Kepala Desa Harjodowo, Kecamatan Sukorejo, Z Abidin; Kepala Desa Sendangsikucing, Kecamatan Rowosari, Harsoyo Budi Utomo; Kepala Desa Kalipakis, Kecamatan Sukorejo, Anwar; serta Kepala Desa Blumah, Kecamatan Plantungan, Yazid Widakdo.
Keikutsertaan para kepala desa tersebut menambah warna tersendiri dalam penyelenggaraan SFC. Selain menjadi ajang adu kemampuan bela diri, mereka juga ingin menunjukkan bahwa olahraga dapat menjadi sarana positif untuk menjaga kebugaran sekaligus mempererat hubungan antarmasyarakat.
Salah satu peserta, Kepala Desa Harjodowo, Kecamatan Sukorejo, Z Abidin, mengaku antusias mengikuti pertandingan tersebut. Ia bahkan mengaku rutin berlatih di sela-sela kesibukannya sebagai kepala desa.
“Saya terus berlatih untuk ikut bertarung di ajang Sukorejo Fight Championship. Ayo para kades di Kabupaten Kendal dan di Jawa Tengah, siapa yang mau tanding dan berani tanding, saya tunggu di Sukorejo. Ayo datang, saya tunggu di ring,” ujar Abidin penuh semangat.
Eri berharap seluruh rangkaian pertandingan dapat berlangsung aman, lancar dan sukses. Menurutnya, kegiatan semacam ini juga dapat menjadi salah satu alternatif untuk mengarahkan minat masyarakat, khususnya generasi muda, agar menyalurkan kegemaran terhadap bela diri melalui kegiatan olahraga yang positif.
Salurkan Energi ke Olahraga
Ketua Event Organizer (EO) Sukorejo Fight Championship, Ivan Bayu Hendrawan, mengatakan SFC juga memiliki misi untuk memberikan ruang bagi masyarakat yang memiliki bakat di bidang bela diri.
Menurutnya, olahraga bela diri dapat menjadi media untuk menyalurkan energi fisik secara positif sekaligus mencegah munculnya aksi tawuran maupun kenakalan remaja.
“Selain untuk mewadahi bakat olahraga bela diri, kegiatan ini juga untuk menyalurkan energi fisik secara positif dan mencegah kenakalan remaja atau tawuran jalanan,” ungkap Ivan.
Ia berharap dari kegiatan tersebut nantinya dapat muncul bibit-bibit atlet baru yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Kendal melalui cabang olahraga kickboxing.
“Harapannya bisa melahirkan atlet berprestasi dari cabang olahraga bela diri kickboxing, sekaligus melestarikan tradisi budaya lokal yang menjunjung tinggi sportivitas. Semoga event ini berjalan lancar dan sukses,” pungkasnya.
Sukorejo Fight Championship dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 22 Agustus 2026, di Trimulyo, Sukorejo, Kendal. Kehadiran sejumlah kepala desa sebagai peserta diperkirakan menjadi salah satu daya tarik tersendiri dalam gelaran olahraga bela diri tersebut.(SY)














