Kapolres Jombang Ajak Pelajar Siapkan Diri Menuju Indonesia Emas 2045 dan Hindari Kenakalan Remaja

- Kontributor

Minggu, 8 Maret 2026 - 08:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jombang, Tribuncakranews.com // Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan, S.H., S.I.K., CPHR menjadi narasumber dalam kegiatan penguatan karakter bagi 500 siswa-siswi SMA, SMK, dan SLB negeri maupun swasta se-Kabupaten Jombang. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula SMA Darul Ulum 2 Unggulan BPPT, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Umum Majelis Pimpinan Pondok Pesantren Darul Ulum KH. Cholil Dahlan, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Jombang Eko Redjo Sunaryanto, Pejabat Utama Polres Jombang, serta Kapolsek Peterongan AKP Budi Sholikin.

Dalam arahannya, AKBP Ardi Kurniawan mengajak para pelajar untuk mempersiapkan diri menyongsong visi Indonesia Emas 2045. Pemerintah, kata dia, telah mencanangkan visi Indonesia Emas 2045 dengan fokus pada pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan, penguatan ekonomi, serta peningkatan daya saing global.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Apakah adik-adik siap? Yang menentukan keberhasilan Indonesia Emas adalah adik-adik semua yang hari ini berada di depan saya. Apabila memiliki disiplin yang baik, akhlak yang baik, dan prestasi, maka Indonesia Emas 2045 bisa terwujud karena kalianlah yang akan menjadi pemimpin di masa depan,” tegasnya di hadapan para siswa.

Kapolres juga menyoroti bahwa pelajar saat ini merupakan generasi Z yang sejak lahir telah akrab dengan perkembangan teknologi. Namun demikian, ia mengingatkan adanya dampak negatif apabila teknologi tidak dimanfaatkan secara bijak, seperti praktik judi online, pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba, hingga seks bebas.

Mengutip sebuah pepatah, ia menyampaikan, “Jika ingin mengubah dunia, mulailah dengan merapikan tempat tidur.” Ia menjelaskan bahwa perubahan besar harus dimulai dari hal-hal kecil dalam diri sendiri, seperti membiasakan disiplin, belajar dengan sungguh-sungguh, serta selektif dalam memilih pergaulan.

Terkait kondisi di wilayah Kabupaten Jombang, Kapolres mengungkapkan sejumlah bentuk kenakalan remaja yang kerap terjadi, di antaranya geng motor, patroli motor tanpa tujuan jelas, serta balap liar. Ia menegaskan bahwa perilaku tersebut harus dihindari karena berpotensi membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Sebagai solusi, Polres Jombang telah memfasilitasi wadah drag race resmi dan berencana meresmikan latihan bersama drag usai Hari Raya Idulfitri, guna menyalurkan minat dan bakat otomotif para remaja secara positif dan terarah.

Dalam sesi tanya jawab, seorang siswa menanyakan cara melaporkan aksi balap liar apabila merasa takut identitasnya diketahui. Menanggapi hal tersebut, Kapolres menjelaskan bahwa masyarakat dapat memanfaatkan program “WA Lapor Pak Kapolres” maupun layanan 110.

“Semua masyarakat bisa melapor tanpa khawatir identitasnya dibocorkan. Kami menjamin respons cepat, maksimal 10 menit anggota sudah tiba di lokasi,” jelasnya.

Sementara itu, KH. Cholil Dahlan menekankan bahwa pembentukan karakter sejatinya berawal dari diri sendiri. Menurutnya, dalam pandangan pondok pesantren, yang utama bukan sekadar tutur kata, melainkan sikap dan perilaku sehari-hari.

“Karakter itu terbentuk karena diri sendiri. Di pesantren, yang utama bukan hanya apa yang diucapkan, tetapi bagaimana sikap dan perilaku sehari-hari. Pembentukan karakter adalah proses pembiasaan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa nilai-nilai pembentukan karakter bersumber dari ajaran Al-Qur’an. Mengutip salah satu ayat, ia menyampaikan, “Kalau kamu mengerjakan menuju jalan-Ku terus dengan istiqomah, akan Aku beri kamu air minum yang segar.” Air minum segar tersebut dimaknai sebagai rahmat dan ridho dari Allah SWT bagi hamba-Nya yang konsisten berada di jalan kebaikan. Red/Ferry

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

3 Pelaku Pembobol Minimarket Diamankan Polres Garut Setelah 19 kali Beraksi
Rapat Persiapan Pelantikan PWI LS Jawa Tengah Berjalan Lancar & Kondusif, Gus Miftah Targetkan Hadirkan Presiden Prabowo serta Raja dan Sultan Se-Nuswantoro
Rekanan Mitra PT. Agrinas Palma Nusantara Berikan Penjelasan Regulasi SOP Pelaksana Agar Masyarakat Paham dan Tidak Diadu Domba 
Janda Lansia dan Dua Anak Tinggal di Rumah Nyaris Ambruk, DPP LAI & Aktivis Pers Desak Pemprov Banten dan Pemkab Pandeglang Turun Tangan
Personel Polsek Ngoro Dampingi Petani Meninjau Tanaman Jagung Dukung Program Ketahanan Pangan
Kodim 0703/Cilacap Berbagi melalui Kegiatan Ladang Sedekah
Polrestabes Semarang Ungkap Dugaan Pencabulan Anak, Korban Sempat Dibawa ke Tiga Daerah
Resmob Polrestabes Semarang Ungkap Penipuan Minyak Jelantah Rp3,29 Miliar, Satu Pelaku Ditangkap di Sukoharjo
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 10:21 WIB

3 Pelaku Pembobol Minimarket Diamankan Polres Garut Setelah 19 kali Beraksi

Sabtu, 12 September 2026 - 10:18 WIB

Rapat Persiapan Pelantikan PWI LS Jawa Tengah Berjalan Lancar & Kondusif, Gus Miftah Targetkan Hadirkan Presiden Prabowo serta Raja dan Sultan Se-Nuswantoro

Sabtu, 12 September 2026 - 09:30 WIB

Rekanan Mitra PT. Agrinas Palma Nusantara Berikan Penjelasan Regulasi SOP Pelaksana Agar Masyarakat Paham dan Tidak Diadu Domba 

Sabtu, 12 September 2026 - 07:13 WIB

Janda Lansia dan Dua Anak Tinggal di Rumah Nyaris Ambruk, DPP LAI & Aktivis Pers Desak Pemprov Banten dan Pemkab Pandeglang Turun Tangan

Jumat, 11 September 2026 - 22:48 WIB

Personel Polsek Ngoro Dampingi Petani Meninjau Tanaman Jagung Dukung Program Ketahanan Pangan

Berita Terbaru