Kelulusan Online Berujung Polemik, Orang Tua Siswa Soroti Dugaan “Syarat Terselubung” di SMK Ma’arif NU 1 Bener

- Kontributor

Selasa, 5 Mei 2026 - 16:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Purworejo, Tribuncakranews.com —selasa 05 Mei 2026 Momentum pengumuman kelulusan yang semestinya menjadi hari bahagia justru berubah menjadi kekecewaan bagi sejumlah orang tua dan siswa di SMK NU 1 Ma’arif Bener, Kabupaten Purworejo. Kebijakan pengumuman kelulusan secara daring pada Senin, 4 Mei 2026, memicu polemik serius terkait dugaan keterkaitan akses informasi kelulusan dengan kewajiban administrasi sekolah.

Sejumlah orang tua siswa yang enggan disebutkan namanya mengeluhkan bahwa saat mengakses link pengumuman kelulusan yang dibagikan pihak sekolah, mereka tidak mendapatkan keterangan lulus atau tidak lulus. Sebaliknya, yang muncul justru notifikasi bertuliskan: “Anda dinyatakan belum memenuhi administrasi, silakan hubungi pihak sekolah untuk informasi lebih lanjut.”

Kondisi ini sontak memicu kecurigaan dan kekecewaan. Para orang tua menilai ada “sinyal kuat” bahwa akses terhadap informasi kelulusan seolah-olah dikaitkan dengan pelunasan tunggakan administrasi. Bahkan, mereka mengaku menerima informasi bahwa untuk memperoleh akses penuh terhadap pengumuman kelulusan, siswa diwajibkan melunasi minimal Rp1 juta dari total tunggakan biaya sekolah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini sangat membebani kami. Biaya di sekolah sudah banyak, harus bayar ini-itu, sekarang untuk sekadar melihat kelulusan pun seperti dipersulit,” ungkap salah satu wali murid dengan nada kecewa.

Keluhan tersebut diperkuat dengan beredarnya selebaran yang disebut-sebut berasal dari pihak sekolah pada 15 April 2026, yang memuat informasi terkait batas minimal pembayaran administrasi menjelang pengumuman kelulusan. Maksimal tunggakan biaya administrasi sekolah senilai Rp 1000.000 ( satu juta rupiah ).

Namun, pihak sekolah dengan tegas membantah tudingan tersebut. Kepala SMK Ma’arif NU 1 Bener, M. Churdaini, S.Pd., M.Pd., saat dikonfirmasi menyatakan bahwa seluruh siswa dinyatakan lulus dan proses pengumuman berjalan lancar tanpa hambatan.

Baca Juga:  Teguran Diakui, Proses Tak Terbukti” — Kuasa Hukum Nilai Dinas Pendidikan Semarang Berpotensi Lakukan Pembiaran dan Cacat Administrasi

“Link pengumuman sudah kami berikan dan bisa diakses. Tidak benar jika dikatakan harus membayar Rp1 juta untuk membuka link. Itu pemahaman yang keliru. Sejak awal kami sudah menjelaskan kepada wali murid bahwa tagihan administrasi tidak ada kaitannya dengan akses pengumuman kelulusan,” tegas Churdaini.

Ia juga menambahkan bahwa informasi yang beredar di masyarakat kemungkinan merupakan salah tafsir terhadap surat edaran dan hasil pertemuan dengan wali murid sebelumnya.

Meski demikian, persoalan lain turut mencuat ke permukaan, yakni terkait penahanan ijazah siswa. Pihak sekolah tidak menampik bahwa masih terdapat ijazah yang belum diambil sejak tahun 2010.

“Iya, benar. Ada ijazah yang belum diambil, sebagian karena siswa sudah bekerja atau berada di luar negeri. Namun ada juga yang belum diambil karena administrasi belum diselesaikan,” ungkap salah satu perwakilan sekolah, Fadil.

Kepala sekolah menegaskan bahwa ijazah dapat diambil kapan saja oleh siswa, dengan catatan seluruh kewajiban administrasi telah diselesaikan.

Menyoroti permasalahan tersebut Sumakmun Ketua LSM Tamperak DPW Jawatengah Buka Suara

Menilai kondisi ini sebagai persolan serius yang berpotensi melanggar hak dasar siswa.

“Kalo benar ada penahanan ijazah hanya karena administrasi, ini harus jadi perhatian serius. Pendidikan adalah hak dasar, dan dokumen kelulusantidak boleh dijadikan alat tekanan. Ini perlu evaluasi menyeluruh oleh pihak berwenang,”tegasnya.

Penulis : Surjono

Editor : Khanza Haryati

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

“The Dragon” FERADI WPI yang Tegas Namun Berhati Lembut Revan Pratama Wijaya SH
Revan Pratama Wijaya SH, Sosok Tegas & Pemberani berhati lembut, tangannya senantiasa terulur bagi Pencari keadilan yang kurang mampu
*Forum Babysister Indonesia – Emasipaai Para Ayah Di Hari Kemerdekaan HUT RI*
Irham Taufik Hasibuan, Dari Aktivitas Kepemudaan hingga Pengabdian: Dedikasi yang Berbuah Penghargaan Tokoh Pemuda Inspiratif
122 Siswa SMK Negeri 3 Lubuk Linggau Terima Program Indonesia Pintar diserahkan oleh Anggota DPR RI, H Fauzi Amro
Siapkan Generasi Cerdas Digital, Polres Semarang Gelar Pelatihan Artificial Intelligence untuk 188 Siswa SMK H. Moenadi.
Insan Pers dan APH Bersatu, SMSI Jateng Dorong Sinergi Kuat Polri, TNI dan Pemerintah
Simpan Shabu di Kantong Celana, 2 Warga Sergai Ditangkap Sat Narkoba Polresta Deli Serdang
Berita ini 203 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:27 WIB

“The Dragon” FERADI WPI yang Tegas Namun Berhati Lembut Revan Pratama Wijaya SH

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:15 WIB

Revan Pratama Wijaya SH, Sosok Tegas & Pemberani berhati lembut, tangannya senantiasa terulur bagi Pencari keadilan yang kurang mampu

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:07 WIB

*Forum Babysister Indonesia – Emasipaai Para Ayah Di Hari Kemerdekaan HUT RI*

Rabu, 12 Agustus 2026 - 06:30 WIB

Irham Taufik Hasibuan, Dari Aktivitas Kepemudaan hingga Pengabdian: Dedikasi yang Berbuah Penghargaan Tokoh Pemuda Inspiratif

Rabu, 12 Agustus 2026 - 06:25 WIB

122 Siswa SMK Negeri 3 Lubuk Linggau Terima Program Indonesia Pintar diserahkan oleh Anggota DPR RI, H Fauzi Amro

Berita Terbaru