Ketum DPP Bara Hati Indonesia Rikkot Damanik SH:Desak Walikota Pematangsiantar Evaluasi Kadis Perdagangan Herbet Aruan ‘Sidak Minyak Kita Dinilai Gagal

- Kontributor

Selasa, 28 April 2026 - 19:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pematangsiantar, Tribuncakranews. com 28 April 2026— Barisan Rakyat Hancurkan Tindakan Ilegal Indonesia (BARA HATI Indonesia) menyampaikan pernyataan tegas dan keras terkait lemahnya pengawasan harga minyak goreng subsidi Minyakita di Kota Pematangsiantar.

Setelah Pemerintah Kota Pematangsiantar bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada Senin, 27 April 2026, pemerintah menyampaikan bahwa harga Minyakita di Pasar Horas dan Pasar Dwikora telah sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp15.700 per liter.

Namun fakta di lapangan pada Selasa, 28 April 2026, menunjukkan hal yang sangat berbeda. Berdasarkan investigasi langsung dan pengakuan masyarakat, salah seorang warga yakni Ibu Sipayung yang setiap hari membeli Minyakita untuk kebutuhan usahanya, masih harus membeli dengan harga mencapai Rp20.000 per liter di Gedung Tiga Pasar Horas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Umum BARA HATI Indonesia, Rikkot Damanik, menilai kondisi ini merupakan bukti nyata bahwa sidak yang dilakukan hanya sebatas formalitas dan pencitraan publik, tanpa dampak nyata terhadap kondisi masyarakat.

“Ini bukan lagi soal sidak gagal, tetapi soal lemahnya kepemimpinan dan buruknya pengawasan di Dinas Perdagangan. Jika sehari setelah sidak harga masih Rp20 ribu, maka Kadis Perdagangan harus bertanggung jawab penuh. Jangan rakyat terus dijadikan korban sementara pejabat sibuk membuat pencitraan,” tegas Rikkot Damanik.

BARA HATI secara resmi mendesak Wali Kota Pematangsiantar untuk segera mengevaluasi secara serius bahkan mencopot Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan Kota Pematangsiantar, Herbet Aruan, S.Pd., M.H, karena dinilai gagal menjalankan fungsi pengawasan dan pengendalian distribusi barang subsidi pemerintah.

Menurut BARA HATI, jabatan publik bukan ruang aman bagi pejabat yang tidak mampu bekerja secara maksimal. Jika harga kebutuhan pokok rakyat saja tidak mampu dikendalikan, maka patut dipertanyakan efektivitas kepemimpinannya.

“Wali Kota harus tegas. Jangan membiarkan pembiaran ini terus terjadi. Jika pengawasan gagal, evaluasi harus dilakukan. Jika terbukti tidak becus bekerja, copot. Jangan lindungi pejabat yang gagal melindungi rakyat,” lanjut Rikkot Damanik.

BARA HATI juga meminta Inspektorat, aparat penegak hukum, serta Bulog untuk menelusuri seluruh rantai distribusi Minyakita, termasuk dugaan permainan harga, penimbunan, dan praktik distribusi yang tidak sehat.

Selain itu, publik harus diberikan akses terhadap data distribusi agar masyarakat dapat ikut mengawasi penyaluran subsidi pemerintah.

“Subsidi negara harus sampai kepada rakyat, bukan menjadi bancakan oknum. Jika pemerintah hanya sibuk sidak tanpa hasil nyata, maka itu adalah bentuk kegagalan birokrasi yang tidak bisa ditoleransi,” tutup Rikkot Damanik.

(S.Hadi Purba)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pererat Kebersamaan, Anggota Kodim 0730/Gunungkidul Nobar Piala Dunia 2026 Bersama Warga di Angkringan Pak Zam.
Sebanyak 2.599 Petugas Sensus Ekonomi 2026 dilepas, Bupati Garut Ingatkan Masyarakat Isi Data Secara Jujur dan Akurat
Polres Grobogan Luncurkan Safe House 110, Bhabinkamtibmas Jadi Ujung Tombak
Kapolres Hadiri Pembukaan Kejuaraan Karate Pelajar FORKI Piala Bupati Wonogiri 2026, Dukung Pembinaan Generasi Muda Berprestasi
Jelang Kapolda Jateng Cup 2026, Tim Plonca Polres Wonogiri Gelar Latihan Intensif
Kapolres Wonogiri Pimpin Apel Siaga, Pastikan Kesiapan Personel Hadapi Dinamika Kamtibmas dan Pengamanan Agenda Silat
Sat Resnarkoba Polres Wonogiri Ungkap Peredaran Obat Keras Ilegal, Seorang Pemuda Diamankan
Danrem 072/Pamungkas Hadiri Indonesia Horse Racing King’s Cup Series Piala Paku Alam
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 14:16 WIB

Pererat Kebersamaan, Anggota Kodim 0730/Gunungkidul Nobar Piala Dunia 2026 Bersama Warga di Angkringan Pak Zam.

Senin, 15 Juni 2026 - 14:12 WIB

Sebanyak 2.599 Petugas Sensus Ekonomi 2026 dilepas, Bupati Garut Ingatkan Masyarakat Isi Data Secara Jujur dan Akurat

Senin, 15 Juni 2026 - 13:34 WIB

Polres Grobogan Luncurkan Safe House 110, Bhabinkamtibmas Jadi Ujung Tombak

Senin, 15 Juni 2026 - 12:22 WIB

Kapolres Hadiri Pembukaan Kejuaraan Karate Pelajar FORKI Piala Bupati Wonogiri 2026, Dukung Pembinaan Generasi Muda Berprestasi

Senin, 15 Juni 2026 - 12:17 WIB

Jelang Kapolda Jateng Cup 2026, Tim Plonca Polres Wonogiri Gelar Latihan Intensif

Berita Terbaru