Lahan Area Makam di Ambarawa Terbakar, Petugas Gabungan Lakukan Pemadaman

- Kontributor

Jumat, 11 September 2026 - 08:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab Semarang, Tribuncakranews.com // Polres Semarang_Polda Jateng. Kebakaran lahan terjadi di area dekat Makam Dangkel Lingkungan Ngampon Kel. Panjang Kec. Ambarawa Kabupaten Semarang, Kamis 10 September 2026 malam. Api yang membakar lahan seluas kurang lebih 300 meter persegi tersebut berhasil dipadamkan petugas gabungan sebelum meluas.

Kebakaran diketahui sekitar pukul 18.45 WIB oleh warga sekitar. Informasi tersebut selanjutnya diteruskan kepada Bhabinkamtibmas Kelurahan Panjang yang langsung menghubungi piket Polsek Ambarawa dan petugas pemadam kebakaran pos Ambarawa.

Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Ambarawa segera mendatangi lokasi. Petugas Damkar Ambarawa dengan 1 unit Kendaraan Damkar dan Babinsa Kelurahan Panjang juga tiba di lokasi untuk bersama-sama melakukan upaya pemadaman.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolres Semarang AKBP Heru Dwi Purnomo, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Ambarawa AKP Wiwid Wijayanti, S.H., M.H., membenarkan kejadian tersebut.
“Begitu menerima informasi adanya kebakaran, anggota langsung kami arahkan ke lokasi untuk melakukan pengamanan sekaligus berkoordinasi dengan Damkar. Sekitar pukul 19.00 WIB petugas sudah berada di TKP dan bersama Damkar serta Babinsa melakukan pemadaman,” jelas AKP Wiwid.

Menurutnya, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 19.30 WIB. Namun, petugas tidak langsung meninggalkan lokasi dan melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara yang kembali memicu kobaran api.

“Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melakukan pendinginan hingga sekitar pukul 20.00 WIB dengan menyemprot kembali area bekas terbakar. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada bara yang masih tersisa dan berpotensi menimbulkan api kembali,” ujarnya.

Terkait penyebab kebakaran, Kapolsek AKP Wiwid menjelaskan masih dalam penyelidikan pihaknya. Tidak ada korban jiwa maupun kerugian material yang dilaporkan dalam kejadian tersebut. Situasi di lokasi setelah proses pemadaman dan pendinginan berlangsung aman dan kondusif.

Guna mengantisipasi kejadian serupa, AKP Wiwid mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah maupun daun kering secara sembarangan, terlebih saat kondisi lingkungan mudah terbakar.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak meninggalkan api atau bara setelah melakukan pembakaran daun maupun sampah. Pastikan benar-benar padam sebelum meninggalkan lokasi, karena kondisi rumput dan daun yang kering dapat membuat api dengan cepat merambat,” imbaunya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan kepada kepolisian atau Layanan aduan Polisi 110 apabila melihat adanya titik api yang berpotensi meluas.

Riska/Jk_Zed.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Peduli pendidikan, Kapolres Semarang sambangi SD Negeri 01 Susukan
Ketua Umum DPP. Aliansi Cyber Pers Aktivis Indonesia Beserta Humas Tegaskan : Jangan Jadikan Stempel “ Wartawan Bodrex ” sebagai Alat Mendiskreditkan Marwah Profesi Pers Indonesia
Hari Santri Nasional 2026 di Kalsel: 5.000 Santri dan Ulama Doakan Banua Terhindar dari Karhutla
Dukung Pengembangan Ekonomi Kerakyatan dan Potensi Produk Lokal, Wapres Dorong Penguatan Pendampingan UMKM Cilacap
Kembangkan Tangan Bionik dan Alat Rehabilitasi, UNDIP Raih Penghargaan Menteri Pertahanan RI
Polisi Gelar Ekshumasi Makam Ibu Rumah Tangga di Bangsri Jepara
Perkuat Strategi Pembinaan Napiter, Lapas Pati Ikuti Rakornas Pendalaman Akar Radikalisme dan Motif Terorisme
Tindak Lanjuti Keluhan Nelayan, Wapres Tinjau Langsung Pendangkalan Sungai di Cilacap
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 01:32 WIB

Polisi Peduli pendidikan, Kapolres Semarang sambangi SD Negeri 01 Susukan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 01:05 WIB

Ketua Umum DPP. Aliansi Cyber Pers Aktivis Indonesia Beserta Humas Tegaskan : Jangan Jadikan Stempel “ Wartawan Bodrex ” sebagai Alat Mendiskreditkan Marwah Profesi Pers Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:52 WIB

Hari Santri Nasional 2026 di Kalsel: 5.000 Santri dan Ulama Doakan Banua Terhindar dari Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Dukung Pengembangan Ekonomi Kerakyatan dan Potensi Produk Lokal, Wapres Dorong Penguatan Pendampingan UMKM Cilacap

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:23 WIB

Kembangkan Tangan Bionik dan Alat Rehabilitasi, UNDIP Raih Penghargaan Menteri Pertahanan RI

Berita Terbaru