Lansia Ditemukan Meninggal di Tengah Sawah, Respons Cepat Pamapta dan Inafis Polres Sragen Lakukan Evakuasi serta Olah TKP

- Kontributor

Rabu, 29 April 2026 - 11:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sragen-Jateng, Tribuncakranews.com  – Seorang perempuan lanjut usia ditemukan meninggal dunia di area persawahan wilayah Nguwer RT 17 RW 04, Desa Duyungan, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Sragen, Selasa (28/4/2026) sore.

Korban diketahui bernama Painem (80), warga Dukuh Jasem, Desa Duyungan, Kecamatan Sidoharjo. Korban ditemukan dalam kondisi terlentang di area persawahan oleh warga sekitar setelah sebelumnya sempat terlihat duduk sendirian sejak pagi hari.

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari melalui Pj Kapolsek Sidoharjo AKP Mulyono menjelaskan bahwa setelah menerima laporan dari masyarakat, personel Polsek Sidoharjo bersama Tim Pamapta Polres Sragen, piket fungsi, dan Tim Inafis Satreskrim Polres Sragen langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan, pengamanan TKP, hingga proses evakuasi korban.

“Begitu menerima laporan masyarakat adanya seorang perempuan meninggal dunia di area persawahan, personel gabungan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP, pemeriksaan awal, serta membantu proses evakuasi jenazah bersama tim kesehatan,” terang AKP Mulyono.

Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Tim kesehatan Puskesmas Sidoharjo bersama Inafis Polres Sragen memperkirakan korban telah meninggal dunia sekitar empat jam sebelum ditemukan.

Korban diduga meninggal akibat kelelahan dan dehidrasi setelah berada cukup lama di area persawahan dengan kondisi cuaca panas.

Baca Juga:  Pelayanan Samsat Karanganyar Berjalan Lancar, Satlantas Hadirkan Layanan Cek Fisik dan Ganti Pelat Kendaraan yang Cepat dan Humanis

Pada tubuh korban ditemukan beberapa kondisi fisik akibat sengatan matahari, seperti kulit mengelupas di bagian wajah dan kaki kanan.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh seorang petani bernama Parno yang sejak pagi melihat korban duduk di area sawah. Saat siang hari, korban sempat memberi isyarat meminta minum kepada saksi. Namun karena mengira korban mengalami gangguan kejiwaan, saksi tidak menaruh curiga.

Sekitar pukul 15.00 WIB, saat kembali ke sawah, saksi mendapati korban sudah dalam posisi terlentang dan tidak bergerak. Saksi kemudian memanggil warga lain sebelum melaporkan kejadian itu kepada Ketua RT dan diteruskan ke pihak kepolisian.

Dalam penanganan kejadian tersebut, personel Pamapta Polres Sragen turut melakukan pengamanan lokasi, membantu proses identifikasi, mengatur situasi di sekitar TKP agar tetap kondusif, serta mendampingi proses evakuasi jenazah menggunakan ambulans PMI Kabupaten Sragen menuju rumah duka.

Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak menghendaki dilakukan autopsi. Diketahui sebelumnya korban meninggalkan rumah sejak pukul 05.00 WIB tanpa pamit kepada keluarga.

“Situasi selama proses penanganan berjalan aman dan kondusif. Kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi warga sekitar, khususnya lansia yang membutuhkan bantuan,” pungkas AKP Mulyono.

Penulis : Khanza Haryati

Editor : Khanza Haryati

Sumber Berita: Humas Polres Sragen, Polda Jateng di

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sukono Warga Kelurahan Mersi Purwokerto Timur Jadi Korban Penusukan dirumahnya Sendiri
Tim URC Polres Sragen Bongkar Jejak Curanmor di Sumberlawang, Pelaku Pembobol Rumah Dibekuk Bersama Motor Curian
Kapolda DIY Imbau Masyarakat Tidak Terprovokasi dan Bijak Menyikapi Informasi di Media Sosial
Jogja Aman dan Kondusif, Kapolda DIY Apresiasi Masyarakat yang Jaga Situasi Tetap Damai
Kronologi Penggerebekan di Pondok Pesantren Hamalatul Qur’an Sukoharjo Dinilai Penuh Kontroversi, Aparat Diduga Lakukan Intimidasi pada Santriwati dan Ustadzah
PLN Demak Tagih PT Jianhua Precast Semarang Rp50,4 Juta, Bukti Penggantian Trafo Dipertanyakan
Darurat Rangkap Jabatan ,MAKI dan ICW Soroti Dugaan Transaksi Jabatan Dorong KPK Tindak Tegas
AKTIVITAS USAHA DI JATIROGO TUBAN DISOROT! BAHAN BAKU DIDUGA DARI GALIAN PASIR KUARSA ILEGAL, SOLAR SUBSIDI DAN IZIN DIPERTANYAKAN
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Sukono Warga Kelurahan Mersi Purwokerto Timur Jadi Korban Penusukan dirumahnya Sendiri

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:04 WIB

Tim URC Polres Sragen Bongkar Jejak Curanmor di Sumberlawang, Pelaku Pembobol Rumah Dibekuk Bersama Motor Curian

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:35 WIB

Kapolda DIY Imbau Masyarakat Tidak Terprovokasi dan Bijak Menyikapi Informasi di Media Sosial

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Jogja Aman dan Kondusif, Kapolda DIY Apresiasi Masyarakat yang Jaga Situasi Tetap Damai

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Kronologi Penggerebekan di Pondok Pesantren Hamalatul Qur’an Sukoharjo Dinilai Penuh Kontroversi, Aparat Diduga Lakukan Intimidasi pada Santriwati dan Ustadzah

Berita Terbaru