Kab Semarang, Tribuncakranews.com || Polres Semarang_Polda Jateng. Arus lalu lintas dari arah Kota Semarang yang memasuki wilayah Kab. Semarang, baik jalur arteri maupun jalur tol yang terpantau padat pada hari ke Dua perayaan Idul Fitri 1447 H, Minggu 22 Maret 2026.
Ini berimbas pada meningkatnya jumlah pengunjung di beberapa obyek wisata, salah satunya wisata Dusun Semilir Bawen. Wahyudi (35 Th) salah satu pegawai pintu masuk obyek saat ditemui menyampaikan, hingga pukul 13.10 Wib pengunjung masih terus berdatangan.
“Pengunjung hingga sekarang sudah mencapai kurang lebih 1000 pengunjung, dan untuk kantong parkir masih bisa menampung para pengunjung hingga tempat parkir sisi sebelah Barat.” Ungkapnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Terpisah Kasat Lantas AKP Lingga Ramadhani STK. SIK. CPHR., dalam keterangannya menuturkan bahwa pihaknya telah menyiagakan tim urai Sat Lantas guna mengantisipasi kepadatan pengunjung.
Tim urai atau Tim Tibcar ini bertugas mengurai kepadatan arus Lalu lintas yang hendak masuk ke lokasi wisata, maupun mengarahkan dan menghalau kendaraan yang parkir di bahu jalan.
“Apabila kantong parkir sudah tidak memadai, kami lakukan pantauan serta menghalau agar masyarakat tidak parkir di bahu jalan. Hal ini akan berimbas kepada kelancaran jalur sekitar lokasi wisata.” Tuturnya.
Di akhir keterangannya, AKP Lingga menegaskan bahwa apabila situasi seputar lokasi wisata sudah sangat padat, maka akan dilakukan penebalan jumlah personel di lokasi tersebut.
“Akan dilakukan penebalan apabila situasi mengalami kenaikan eskalasi, namun hingga saat ini masih dapat dikelola dengan baik.” Tegasnya.
Beberapa obyek wisata di Kab. Semarang masih menjadi daya tarik pengunjung, selain Dusun Semilir Kec. Bawen juga terdapat Saloka di Kec. Tuntang yang tercatat lebih dari 1000 pengunjung mengunjungi Saloka. Selanjutnya lokasi wisata Celosia Kec. Bandungan, yang hingga siang tercatat sekitar 800 pengunjung mengunjungi lokasi tersebut.
Destinasi baru Benteng Willem I Kec. Ambarawa juga tidak lepas dari tujuan para pengunjung, siang siang tercatat 800 pengunjung telah masuk di lokasi bekas peninggalan kolonial Belanda ini. Red/Agus













