Longsor Talut Perumahan di Pudakpayung Banyumanik Timpa Rumah Warga, Satu Keluarga Selamat

- Kontributor

Senin, 16 Februari 2026 - 08:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang, Tribuncakranews.com – Peristiwa tanah longsor terjadi pada Senin dini hari, 15 Februari 2026, sekitar pukul 00.30 WIB, di kawasan Perumahan Grand Panorama, Jalan Kalipepe I RT 13 RW 01, Kelurahan Pudakpayung, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, Jawa Tengah.

Longsor berasal dari talut perumahan yang ambruk akibat kondisi tanah yang labil setelah diguyur hujan dengan intensitas tinggi. Material longsoran berupa tanah dan puing bangunan menimpa satu unit rumah warga yang berada di bawah kawasan Perumahan Grand Panorama, tepatnya di wilayah RT 04 RW 01, Kelurahan Pudakpayung.

Rumah tersebut diketahui milik Febri Bayu Permana (Febri). Akibat kejadian ini, bangunan rumah mengalami kerusakan cukup parah pada bagian dinding dan struktur bangunan. Beruntung, seluruh anggota keluarga yang berada di dalam rumah berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pasca-kejadian, keluarga korban terpaksa mengungsi sementara ke rumah tetangga terdekat guna menghindari potensi longsor susulan. Warga sekitar turut bergotong royong membantu proses evakuasi serta menyelamatkan barang-barang milik korban yang masih dapat digunakan.

Warga berharap pemerintah setempat dan instansi terkait segera melakukan peninjauan lokasi serta mengambil langkah penanganan lanjutan. Pasalnya, kondisi talut di kawasan perumahan tersebut dinilai rawan dan berpotensi membahayakan keselamatan warga, khususnya yang bermukim di wilayah bawah perumahan di Kecamatan Banyumanik. Red/Alfa (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Balik Tuduhan ‘Pemerasan’, Dugaan Cedera Saraf Pasien Jadi Fokus Gugatan: Kuasa Hukum Sebut Ini Soal Keselamatan, Bukan Uang
Gotong Royong TNI dan Warga Bangun Jembatan Garuda, Akses Vital Penghubung Simo–Sambi Mulai Terwujud
Di Balik Tuduhan ‘Pemerasan’, Dugaan Cedera Saraf Pasien Jadi Fokus Gugatan: Kuasa Hukum Sebut Ini Soal Keselamatan, Bukan Uang
Hujan Lebat Picu Banjir dan Longsor di Sejumlah Titik di Bungbulang
DPP KOMPI Dukung Laporan Dugaan Korupsi Kepala Sekolah SMK Negeri 3 di Kejaksaan Simalungun: Minta Penegakan Hukum Tegas
Danrem 072/Pamungkas Bersama Forkopimda Hadiri Pamitan Jamaah Haji DIY
Diduga Mengantuk, Toyota Hiace Tabrak Truk di Jalur Tol
Polres Garut Serap 17,75 Ton Jagung Petani, Perkuat Ketahanan Pangan Daerah
Berita ini 68 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 21:58 WIB

Di Balik Tuduhan ‘Pemerasan’, Dugaan Cedera Saraf Pasien Jadi Fokus Gugatan: Kuasa Hukum Sebut Ini Soal Keselamatan, Bukan Uang

Rabu, 15 April 2026 - 20:57 WIB

Gotong Royong TNI dan Warga Bangun Jembatan Garuda, Akses Vital Penghubung Simo–Sambi Mulai Terwujud

Rabu, 15 April 2026 - 20:04 WIB

Di Balik Tuduhan ‘Pemerasan’, Dugaan Cedera Saraf Pasien Jadi Fokus Gugatan: Kuasa Hukum Sebut Ini Soal Keselamatan, Bukan Uang

Rabu, 15 April 2026 - 17:29 WIB

Hujan Lebat Picu Banjir dan Longsor di Sejumlah Titik di Bungbulang

Rabu, 15 April 2026 - 16:14 WIB

DPP KOMPI Dukung Laporan Dugaan Korupsi Kepala Sekolah SMK Negeri 3 di Kejaksaan Simalungun: Minta Penegakan Hukum Tegas

Berita Terbaru