Makanan Program MBG Diduga Basi dan ada Belatung di SDN 1 Semanding, Orang Tua Murid Protes

- Kontributor

Jumat, 23 Januari 2026 - 19:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gombong, Kebumen – Tribuncakranews.com — Jum’at, 23/1/2026. Program makanan bergizi yang didistribusikan melalui MBG Badan Gizi Nasional kembali menjadi sorotan setelah ditemukannya makanan diduga basi di salah satu sekolah dasar di Kecamatan Gombong.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis, 22 Januari 2026, di SD Negeri 1 Semanding, Desa Karang Mojo, Semanding, Kecamatan Gombong, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah (54414).

Sejumlah siswa serta orang tua murid mengeluhkan kondisi makanan yang seharusnya diberikan sebagai menu bergizi. Makanan tersebut dilaporkan mengeluarkan bau tidak sedap dan dianggap tidak layak konsumsi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam dokumentasi video berdurasi 23 detik yang diterima redaksi, terlihat dengan jelas adanya belatung pada makanan yang disajikan, sehingga memperkuat dugaan bahwa makanan tersebut sudah dalam kondisi rusak dan berbahaya bila dikonsumsi.

Warga sekitar juga menyoroti kantor MBG Badan Gizi Nasional yang berada sekitar 500 meter dari SD Negeri 1 Semanding.

Mereka mempertanyakan pengawasan, standar kebersihan, serta kualitas makanan sebelum dikirimkan ke sekolah-sekolah.

Hingga berita ini diturunkan, pihak MBG Badan Gizi Nasional maupun instansi terkait di Kabupaten Kebumen belum memberikan keterangan resmi.

Orang tua murid mendesak evaluasi menyeluruh terhadap penyedia makanan program gizi di wilayah Gombong agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

Dari data yang dihimpun, MBG tersebut disebut-sebut milik Risnawati Purwaningsih, mantan Wakil Bupati Kebumen.

Kepala Desa Semanding yang dikonfirmasi melalui panggilan WhatsApp menyampaikan bahwa saat awal pendirian MBG, pihak desa tidak pernah menerima laporan atau izin tertulis terkait operasionalnya.

(Agus SN – TCN / Redaksi)

Penulis : Red/Tim

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Tim Investigasi

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jari Membengkak Akibat Cincin, Evakuasi ODGJ di Cikelet Garut Berlangsung Dramatis
Tim Mabes TNI AD Kunjungi Korem 072/Pamungkas, Tinjau dan Pastikan Kesiapan Pembentukan Kodam DIY
Polres Purworejo Gelar Donor Darah Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Wujud Kepedulian Untuk Sesama
Bukan Sulap, Bukan Sihir! Tak Disangka Lapas Pati Ubah “Rumah Lapuk” Jadi Kokoh di Program Bedah Rumah
Polresta Pati: Pria 47 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Kos, Diduga Akibat Riwayat Penyakit Jantung
Semarak HUT Bhayangkara ke-80, Polsek Pati Gelar Esport Competition dan Jaring Talenta Muda
Polda Jateng Tegaskan Rekrutmen Akpol 2026 Berjalan Transparan dan Berintegritas dengan Prinsip BETAH untuk Mencetak Calon Perwira Polri Berkualitas
Gelombang Kekecewaan Muncul, FMP3 Soroti Sikap DPRD Garut Yang Dinilai Lamban
Berita ini 55 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:39 WIB

Jari Membengkak Akibat Cincin, Evakuasi ODGJ di Cikelet Garut Berlangsung Dramatis

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:34 WIB

Tim Mabes TNI AD Kunjungi Korem 072/Pamungkas, Tinjau dan Pastikan Kesiapan Pembentukan Kodam DIY

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:30 WIB

Polres Purworejo Gelar Donor Darah Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Wujud Kepedulian Untuk Sesama

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:14 WIB

Bukan Sulap, Bukan Sihir! Tak Disangka Lapas Pati Ubah “Rumah Lapuk” Jadi Kokoh di Program Bedah Rumah

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:28 WIB

Polresta Pati: Pria 47 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Kos, Diduga Akibat Riwayat Penyakit Jantung

Berita Terbaru