Pendaki Gunung Merbabu Meninggal di Jalur Selo, Polisi Tidak Temukan Tanda Kekerasan

- Kontributor

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOYOLALI, Tribuncakranews.com – Seorang pendaki Gunung Merbabu asal Kabupaten Semarang meninggal dunia saat melakukan pendakian melalui jalur Selo, Kabupaten Boyolali, Rabu (10/6/2026).

Korban diketahui bernama Widodo (44), warga Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang. Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Sabana I Gunung Merbabu saat korban bersama rekannya melakukan perjalanan menuju puncak.

Berdasarkan keterangan saksi, korban dan rekannya memulai pendakian dari Basecamp Gancik pada Rabu dini hari. Setelah sempat beristirahat di kawasan Sabana II, korban melanjutkan perjalanan menuju puncak. Namun di tengah perjalanan korban tiba-tiba terjatuh dan tidak sadarkan diri.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mengetahui kejadian tersebut, rekan korban segera meminta bantuan kepada pendaki lain dan relawan yang bertugas di jalur pendakian. Tim relawan kemudian melakukan evakuasi dan membawa korban turun menuju basecamp sebelum dilarikan ke RS Pandan Arang Boyolali untuk mendapatkan penanganan medis.

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas medis, korban dinyatakan telah meninggal dunia. Berdasarkan informasi dari pihak rumah sakit, korban diperkirakan telah meninggal beberapa jam sebelum tiba di rumah sakit.

Baca Juga:  Resahkan Warga, Polsek Kembaran Banyumas Tertibkan Balap Liar Bersama Masyarakat, Puluhan Motor Ditindak

Kapolsek Selo AKP Kiryanta, S.H., mengatakan pihak kepolisian telah menerima laporan, mendatangi lokasi, meminta keterangan saksi, serta melakukan pendataan terkait peristiwa tersebut.

Kasi Humas Polres Boyolali membenarkan adanya kejadian tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban dan pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah

“Polisi telah melakukan pemeriksaan dan meminta keterangan para saksi. Berdasarkan pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Keluarga juga menerima kejadian ini sebagai musibah dan tidak menghendaki dilakukan tindakan lebih lanjut,” ujar AKP Winarsih.

Polres Boyolali mengimbau masyarakat yang akan melakukan pendakian agar mempersiapkan kondisi fisik dengan baik, memperhatikan faktor kesehatan, serta mematuhi prosedur keselamatan yang berlaku guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan selama aktivitas pendakian.

Selama proses penanganan dan evakuasi berlangsung, situasi berjalan aman, tertib, dan lancar.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DR. FACHRUL RAZI: PENYADAPAN PRESIDEN PRABOWO ADALAH MAKAR
PEMBANGUNAN RUKO DI ATAS LAHAN PSDA PROVINSI JAWA TENGAH DI DESA SEMAMPIR PATI DISOROT, SEMPAT DIHENTIKAN SATPOL PP, IZIN DIPERTANYAKAN!
Klarifikasi Amriana Kastury: Saya Fokus Berjualan, Kasus Sudah di Ranah Hukum — Minta Media Berimbang
Alami pecah ban belakang kanan, Bus Bandung Express terguling di Ambarawa.
Siswi SMK Hamil 7 Bulan Diduga Akibat Hubungan dengan Oknum ASN, Status WD Masih Beristri Jadi Sorotan
PENYADAPAN POLITIK: KETIKA ALAT KEKUASAAN MENGAWASI PRESIDEN, DEMOKRASI BERADA DALAM ANCAMAN
Perkuat Karakter Kebangsaan Mahasiswa, Danrem 072/Pamungkas Sambut Audiensi UNJAYA Yogyakarta
Perluas Kontribusi Global Atasi Krisis Lingkungan, UNDIP Gandeng Celvera Biosystems Singapura dalam Proyek Riset “Blue Java”
Berita ini 5 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 21:14 WIB

DR. FACHRUL RAZI: PENYADAPAN PRESIDEN PRABOWO ADALAH MAKAR

Jumat, 6 November 2026 - 17:26 WIB

PEMBANGUNAN RUKO DI ATAS LAHAN PSDA PROVINSI JAWA TENGAH DI DESA SEMAMPIR PATI DISOROT, SEMPAT DIHENTIKAN SATPOL PP, IZIN DIPERTANYAKAN!

Jumat, 6 November 2026 - 16:57 WIB

Klarifikasi Amriana Kastury: Saya Fokus Berjualan, Kasus Sudah di Ranah Hukum — Minta Media Berimbang

Jumat, 6 November 2026 - 16:43 WIB

Alami pecah ban belakang kanan, Bus Bandung Express terguling di Ambarawa.

Jumat, 6 November 2026 - 16:38 WIB

Siswi SMK Hamil 7 Bulan Diduga Akibat Hubungan dengan Oknum ASN, Status WD Masih Beristri Jadi Sorotan

Berita Terbaru