Polda Jateng Matangkan Kesiapan Unit Negosiator Hadapi Situasi Kontijensi melalui Pendekatan Humanis

- Kontributor

Kamis, 23 April 2026 - 20:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polda Jateng-Kota Semarang, Tribuncakranews. com | Di tengah dinamika penyampaian aspirasi masyarakat yang kian berkembang, Polda Jawa Tengah terus memperkuat pendekatan humanis dalam menjaga stabilitas kamtibmas. Salah satunya melalui Latihan Unit Negosiator yang digelar di halaman apel Mapolda Jateng, Kamis (23/4/2026) sore.

Latihan yang dipimpin Karo Ops Polda Jateng Kombes Pol Basya Radyananda ini melibatkan ratusan personel gabungan dari berbagai satuan, mulai dari Kompi Polwan Unit Negosiator, Raimas, Dalmas awal dan lanjut, hingga PHH Satbrimob. Sejumlah unsur pendukung seperti Unit K9, lalu lintas, serta tim kesehatan dari BidDokkes juga turut disiagakan.

Tak hanya internal Polri, sinergi lintas sektor juga terlihat melalui kehadiran personel TNI dari Babinsa Kodim Kota Semarang, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, hingga Damkar. Seluruh unsur ini disatukan dalam satu skenario terpadu untuk menggambarkan penanganan situasi kontijensi secara komprehensif.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selama latihan, simulasi dirancang menyerupai kondisi nyata di lapangan. Skenario latihan dimulai dari situasi hijau, saat massa datang dan menyampaikan aspirasi secara tertib. Pada fase ini, Kompi Polwan Unit Negosiator tampil sebagai garda terdepan, membuka ruang dialog, membangun komunikasi, dan menjembatani aspirasi agar tetap tersampaikan tanpa memicu gesekan.

Dalam salah satu adegan, barisan polwan negosiator tampak berdiri di hadapan massa, menyampaikan imbauan dengan tenang meski menghadapi tekanan suara dan emosi massa seiring eskalasi meningkat ke situasi kuning hingga merah. Di titik inilah kemampuan negosiator benar-benar diuji, bukan hanya teknik menyampaikan imbauan, tetapi juga kemampuan meredam ketegangan melalui komunikasi yang terukur, empatik, dan persuasif.

Di sisi lain, pergerakan pasukan Dalmas hingga PHH Brimob diperagakan secara taktis dan terukur sebagai bagian dari prosedur pengendalian massa. Seluruh tindakan tetap berada dalam koridor hukum dengan dukungan fungsi penegakan hukum dari fungsi Reskrim serta pengawasan internal dari fungsi Propam.

Menariknya, latihan ini juga menonjolkan sisi kemanusiaan melalui keterlibatan Tim Trauma Healing dari Bag Psikologi Biro SDM serta unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA). Kehadiran mereka sebagai antisipasi apabila dalam situasi massa terdapat kelompok rentan yang membutuhkan penanganan khusus, baik secara fisik maupun psikologis.

Secara keseluruhan, latihan berlangsung lancar dengan seluruh skenario dapat terlaksana dan dikendalikan dengan baik. Tidak hanya mengasah kesiapan teknis, kegiatan ini juga menitikberatkan pada pengendalian emosi personel, komunikasi efektif unit negosiator, serta kemampuan petugas di lapangan dalam membaca situasi secara cepat dan tepat.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Artanto yang memantau langsung jalannya kegiatan menegaskan bahwa pendekatan dialog yang dilatihkan terhadap Unit Negosiator menjadi kunci utama dalam setiap penanganan situasi di lapangan.

“Melalui latihan ini, kami ingin memastikan bahwa setiap personel mengedepankan negosiasi sebagai langkah awal. Polri hadir bukan untuk membatasi, tetapi untuk mengawal dan mengamankan hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat agar tetap berlangsung aman, tertib, dan kondusif,” ungkapnya.

Ia menambahkan, keterlibatan berbagai unsur, termasuk Tim Trauma Healing dan unit PPA merupakan wujud komitmen Polri dalam menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.

“Harapannya, setiap potensi gangguan kamtibmas dapat dikelola dengan cepat, tepat, dan humanis, tanpa mengesampingkan ketegasan sesuai prosedur,” pungkasnya.

Pendekatan humanis yang dilatihkan hari itu menjadi penegas bahwa di balik kesiapsiagaan pengendalian massa, Polri tetap menempatkan dialog sebagai jalan utama dalam menjaga stabilitas dan kepercayaan publik.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Enam Bulan Tanpa Kejelasan, HUDA Peudada Desak Bupati Ganti Camat yang Dinilai Pasif
IGIC 2026 di Jakarta Targetkan 500 Peserta, “Jakarta Understanding” Disiapkan sebagai Rekomendasi Bersama
Perkuat Penanganan dan Tracing TB Paru, Kapolda Jateng Tinjau Pelaksanaan Program TOSS TB di Tegal
Hari Tani Nasional ke-63, Petani Bangunsari Suarakan Irigasi, Jalan Usaha Tani, dan Pupuk Subsidi
Kapolres Wonogiri Rangkul Perguruan Silat, Jaga Kamtibmas Jelang Parapatan Luhur
Jelang Perapatan Luhur di Madiun, Polres Wonogiri Perketat Patroli di Wilayah Perbatasan
Diduga Keracunan Usai Santap MBG, 22 Siswa SMA Negeri 1 Sampang Cilacap Dilarikan ke Fasilitas Kesehatan
Hari Tani Nasional 2026, Sejumlah Kelompok Tani di Jateng Siapkan Kegiatan dan Penyampaian Aspirasi; Polda Jateng siapkan Pelayanan
Berita ini 2 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 10:30 WIB

Enam Bulan Tanpa Kejelasan, HUDA Peudada Desak Bupati Ganti Camat yang Dinilai Pasif

Kamis, 24 September 2026 - 10:26 WIB

IGIC 2026 di Jakarta Targetkan 500 Peserta, “Jakarta Understanding” Disiapkan sebagai Rekomendasi Bersama

Kamis, 24 September 2026 - 07:31 WIB

Perkuat Penanganan dan Tracing TB Paru, Kapolda Jateng Tinjau Pelaksanaan Program TOSS TB di Tegal

Kamis, 24 September 2026 - 04:37 WIB

Hari Tani Nasional ke-63, Petani Bangunsari Suarakan Irigasi, Jalan Usaha Tani, dan Pupuk Subsidi

Rabu, 23 September 2026 - 20:18 WIB

Kapolres Wonogiri Rangkul Perguruan Silat, Jaga Kamtibmas Jelang Parapatan Luhur

Berita Terbaru