Polisi Gagalkan Pengiriman Sajam Melalui Paket Online, Ungkap Dugaan Keterlibatan Kelompok Remaja di Kudus

- Kontributor

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kudus, Tribuncakranews.com – Kepolisian Sektor (Polsek) Kudus berhasil menggagalkan pengiriman senjata tajam yang dipesan melalui platform daring. Pengungkapan tersebut berawal dari kecurigaan karyawan jasa ekspedisi terhadap sebuah paket kiriman dan berkembang menjadi pengungkapan dugaan aktivitas kelompok remaja yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo melalui Kapolsek Kudus AKP Subkhan menjelaskan, peristiwa itu bermula pada Rabu (3/6/2026) sekitar pukul 14.00 WIB saat personel patroli melaksanakan pemantauan rutin di salah satu jasa pengiriman barang di wilayah Kudus.

Dalam kegiatan tersebut, karyawan ekspedisi mencermati sebuah paket yang diduga berisi senjata tajam. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada Polsek Kudus. Setelah dilakukan pendalaman, ditemukan adanya ketidaksesuaian antara identitas pemesan dengan alamat tujuan pengiriman sehingga menimbulkan kecurigaan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menindaklanjuti informasi tersebut, petugas berkoordinasi dengan pihak jasa pengiriman untuk melakukan pengawasan terhadap proses penyerahan paket kepada penerima.

Paket diketahui dipesan oleh seorang pemuda berinisial MNA (21), warga Kecamatan Jekulo. Saat paket diterima di sebuah rumah kos di wilayah Kelurahan Purwosari, Kecamatan Kota Kudus, petugas langsung melakukan pemeriksaan dan mengamankan barang bukti berupa satu bilah senjata tajam jenis corbek.

 

Berawal dari Pemeriksaan Barang Bukti

Dalam pemeriksaan awal, MNA menyampaikan bahwa senjata tajam tersebut dibeli melalui platform daring dan akan digunakan sebagai koleksi pribadi.

Namun demikian, petugas tetap melakukan pendalaman guna memastikan tujuan kepemilikan barang tersebut. Dari hasil pemeriksaan telepon seluler milik yang bersangkutan, ditemukan sejumlah informasi dan dokumentasi yang mengarah pada dugaan keterlibatan dalam aktivitas kelompok remaja yang pernah terlibat perselisihan antarkelompok di wilayah Kabupaten Kudus.

Hasil pemeriksaan mengungkap adanya dugaan keterlibatan sejumlah pemuda dalam peristiwa keributan yang terjadi pada Januari 2026. Dari temuan tersebut, penyidik kemudian melakukan serangkaian pengembangan untuk mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat.

 

Empat Pemuda Diamankan

Dari hasil pengembangan penyelidikan, petugas kemudian mengamankan seorang pemuda berinisial MNA (24), warga Kecamatan Kota Kudus. Dari keterangan yang diperoleh, polisi berhasil menemukan dan mengamankan satu bilah senjata tajam jenis samurai yang disembunyikan di wilayah Kecamatan Dawe.

Baca Juga:  Pererat Sinergitas, Forkopimcam Selogiri Anjangsana ke Polsek Selogiri Beri Ucapan HUT Bhayangkara ke-80

Tidak berhenti sampai di situ, petugas juga mengamankan dua pemuda lainnya berinisial AR dan AY yang diduga memiliki peran berbeda dalam kelompok tersebut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, MNA diketahui sebagai pemesan senjata tajam jenis corbek yang dipesan melalui platform daring. Sementara MNA diduga sebagai pemilik senjata tajam jenis samurai yang diamankan petugas dalam pengembangan kasus.

Sedangkan AR diduga berperan mengajak dan menggerakkan sejumlah remaja untuk terlibat dalam aksi tawuran. Adapun AY diduga berperan sebagai koordinator lapangan sekaligus merekrut remaja yang akan mengikuti aksi tersebut.

Saat ini keempat pemuda tersebut masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna mendalami peran masing-masing serta mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain.

 

Polisi Ajak Masyarakat Tingkatkan Kepedulian

AKP Subkhan menegaskan bahwa kepolisian berkomitmen menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif, khususnya dari potensi kenakalan remaja yang dapat berkembang menjadi tindak pelanggaran hukum.

“Kami akan terus melakukan pendalaman dan pengembangan untuk memastikan seluruh fakta dapat terungkap secara utuh. Langkah ini merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Kudus,” ujarnya.

Menurutnya, pengungkapan kasus ini menjadi bukti pentingnya sinergi antara masyarakat, pelaku usaha jasa pengiriman, dan kepolisian dalam mencegah masuknya barang-barang berbahaya yang berpotensi digunakan untuk tindakan melanggar hukum.

Pihak kepolisian juga mengajak orang tua, lingkungan masyarakat, serta penyedia jasa pengiriman untuk meningkatkan kepedulian dan kewaspadaan terhadap aktivitas yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas.

“Kami berharap seluruh elemen masyarakat dapat berperan aktif dalam pengawasan dan pembinaan generasi muda. Apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan, segera laporkan kepada kepolisian agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat dan tepat,” pungkasnya.

Penulis : Khanza Haryati

Editor : Khanza Haryati

Sumber Berita: Humas Polres Wonogiri

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sugiyono Penuhi Klarifikasi Ditressiber Polda Jateng, Bawa Dua Saksi Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik via Facebook
Danrem 072/Pamungkas Hadiri Penutupan Pendidikan 839 Prajurit Muda Infanteri
Lima Jurnalis Dikabarkan Hilang Kontak saat Meliput Erupsi Gunung Anak Krakatau, Ketua PWMOI Pekanbaru Aprianto Berharap Segera Ditemukan dan Selamat
Pelapor Buta Huruf Disuruh Tanda Tangan, Tersangka WNA Penganiayaan Dilepas — Keluarga Akan Lapor Propam Polda Banten!
Sugiyono Menghadap Ditres Siber Polda Jateng, Dua Saksi Disiapkan untuk Perkuat Keterangan
HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Ditlantas Polda Kalbar Salurkan 15 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan dan Karhutla
Peringati HAORNAS 2026, Korem 072/Pamungkas Gelar Upacara Bendera: Tegaskan Olahraga Adalah Investasi Bangsa
BIKIN HEBOH! Nostalgia Putih Biru Meledak di Ciamis: Ratusan Alumni SMPN 1 Cikoneng Mengguncang Almamater Setelah Puluhan Tahun Terpisah!
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 17:26 WIB

Sugiyono Penuhi Klarifikasi Ditressiber Polda Jateng, Bawa Dua Saksi Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik via Facebook

Rabu, 9 September 2026 - 15:30 WIB

Danrem 072/Pamungkas Hadiri Penutupan Pendidikan 839 Prajurit Muda Infanteri

Rabu, 9 September 2026 - 15:27 WIB

Lima Jurnalis Dikabarkan Hilang Kontak saat Meliput Erupsi Gunung Anak Krakatau, Ketua PWMOI Pekanbaru Aprianto Berharap Segera Ditemukan dan Selamat

Rabu, 9 September 2026 - 15:25 WIB

Pelapor Buta Huruf Disuruh Tanda Tangan, Tersangka WNA Penganiayaan Dilepas — Keluarga Akan Lapor Propam Polda Banten!

Rabu, 9 September 2026 - 15:20 WIB

Sugiyono Menghadap Ditres Siber Polda Jateng, Dua Saksi Disiapkan untuk Perkuat Keterangan

Berita Terbaru