SRAGEN, Tribuncakranews – Kepolisian Resor (Polres) Sragen terus memperkuat pendekatan humanis dengan hadir langsung di tengah masyarakat. Melalui program SI RATIB (Polisi Sragen Tertib) JUMAT’AN, Satlantas Polres Sragen menyambangi Pondok Pesantren (Ponpes) An Nurul Mubin, Dukuh Kembangan, Desa Mojorejo, Kecamatan Karangmalang, Jumat (28/8/2026).
Kegiatan yang dikemas melalui silaturahmi bersama jamaah dan para santri tersebut tidak hanya diisi dengan edukasi keselamatan berlalu lintas, tetapi juga kepedulian sosial.
Satlantas Polres Sragen menyalurkan bantuan 50 sak semen untuk mendukung pembangunan Ponpes An Nurul Mubin.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari melalui Kasat Lantas AKP Kukuh Tirto Satria Leksono mengatakan, SI RATIB JUMAT’AN menjadi salah satu upaya kepolisian untuk membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat sekaligus menyampaikan pesan-pesan keselamatan berlalu lintas.
Dalam kesempatan itu, personel Satlantas mengingatkan jamaah dan santri mengenai pentingnya disiplin di jalan. Masyarakat diajak memastikan tiga hal sebelum berkendara, yakni siap fisik, siap kendaraan, dan siap menaati aturan lalu lintas.
“Pastikan kondisi tubuh sehat dan tidak mengantuk. Kendaraan juga harus diperiksa, mulai dari kondisi ban, rem hingga lampu. Yang tidak kalah penting, selalu patuhi rambu, marka, batas kecepatan serta mengedepankan etika dan keselamatan saat berkendara,” kata AKP Kukuh.
Pesan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas dan fatalitas korban di wilayah Kabupaten Sragen. Polisi berharap kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berkendara semakin tumbuh, terutama di kalangan generasi muda.
Selain edukasi lalu lintas, Satlantas juga memperkenalkan layanan Call Center Polisi 110 yang dapat dimanfaatkan masyarakat secara gratis selama 24 jam untuk melaporkan berbagai kejadian maupun gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Kami mengajak masyarakat tidak ragu melapor apabila mengetahui adanya balap liar, kecelakaan, bencana maupun gangguan kamtibmas lainnya. Layanan 110 dapat digunakan kapan saja,” ujarnya.
Di sisi lain, bantuan 50 sak semen menjadi wujud kepedulian Polri terhadap pembangunan fasilitas keagamaan sekaligus mempererat hubungan antara kepolisian dengan masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, Polres Sragen ingin memastikan kehadiran polisi tidak hanya terasa ketika terjadi persoalan keamanan, tetapi juga hadir dalam aktivitas sosial dan kehidupan masyarakat sehari-hari.
“Polri ingin terus membangun sinergitas dengan masyarakat. Keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab polisi, tetapi membutuhkan peran serta seluruh elemen masyarakat,” pungkasnya.
Kegiatan SI RATIB JUMAT’AN di Ponpes An Nurul Mubin berlangsung aman, tertib dan lancar. Program tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen Polres Sragen menghadirkan sosok Polisi Sang Penolong yang dekat dengan masyarakat.
Penulis : Khanza Haryati
Editor : Khanza Haryati
Sumber Berita: Humas Polres Sragen.














