Sleman Day ber-AKSARA Hanya di FKY 2026 JOGJA BANGET!!

- Kontributor

Senin, 14 September 2026 - 20:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yogyakarta, Tribuncakranews.com Festifal Kebudayaan Yogyakarta (FKY) 2026 dibuka pada Hari Minggu Pon, Tanggal 13 September 2026. Festival yang Jogja banget kita dikenal dengan FKY 2026. Event yang hanya ada di Yogyakarta digelar dan dipusatkan di Lapangan Beran Sleman. Berkenan Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, membuka FKY 2026. Event ini digelar dari Tanggal 13 — 19 September 2026. ·Tema FKY 2026 adalah AKSARA. Pergerakan Aksara di Sleman selama 7 hari, menghadirkan seluruh kabupaten dan Kota di DIY, yaitu: Sleman, Yogyakarta, Bantul, Gunungkidul, dan Kulon Progo.

Seluruh kegiatan dipusatkan di Lapangan Beran Sleman. Seluruh Kabupaten dan kota di DIY dijadwalkan menampilkan karya seni budayanya masing-masing dalam sehari penuh. Kegiatan telah diatur oleh Panitia FKY 2026.

“Hari ini FKY hari kedua penampil berasal dari tuan rumah yaitu Kabupaten Sleman yang dikenal dengan Sleman Day.” Kata personil sekretariat dan informasi ketika ditemui awak media.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Agenda Acara Hari Ini Sleman Day

14 September 2026:

– Pada pukul 15.00 WIB: Pertunjukan Srandul: Dadung Awuk oleh Paguyuban Budaya Sedya Rukun dari Prambanan.

– Pada pukul 15.30 WIB: Kesenian Badui oleh Paguyuban Badui Siswo Laras Mudo.

– Pukul 16.30 WIB: Reog Jathilan Kudho Wiromo dari Tampungsn, Berbah

– Pada pukul 17.45 WIB: Drama Musikal Sisi Lain Rara Jonggrang oleh Sanggar Seni Ranjana.

Masih menurut sekretariat pembukaan kemarin di liput oleh 30 media lebih berasal dari Jogja dan luar Jogja sambil menunjukan daftar peliput FKY 2026.

Maksud tema Festival Kebudayaan Yogyakarta (FKY) 2026 dengan tajuk “Aksara” dalam payung besar tema “Bahasa” adalah sebagai pintu masuk untuk membaca kembali kebudayaan, identitas, nilai, sejarah, serta perubahan yang hidup di tengah masyarakat Yogyakarta.

Baca Juga:  Awali Pekan dengan Rapat Koordinasi, Kalurahan Sidoharjo Tepus Perkuat Sinergi dari Padukuhan hingga Pemerintah Kalurahan

Tujuan utama Festival Kebudayaan Yogyakarta (FKY) 2026 adalah menjadi pintu masuk dan medium bagi masyarakatt untuk membaca kembali identitas, sejarah, nilai, pengetahuan, serta perubahan sosial yang tumbuh di Yogyakarta melalui lensa “Bahasa” dan tajuk “AKSARA”.

Penyelenggaraan festival ini memiliki beberapa tujuan dan esensi, yaitu:

– Ruang Aktivasi Ekosistem: Mengembangkan festival bukan sekadar sebagai tontonan pertunjukan seni, melainkan ruang perjumpaan, dialog, dan aktivasi ekosistem kebudayaan yang melibatkan masyarakat, komunitas, serta pelaku budaya.

– Mendorong Partisipasi Publik: Menempatkan masyarakat sebagai bagian penting sekaligus pemilik kebudayaan yang turut menghidupkan praktik budaya sehari-hari.

– Memaknai Ulang Aksara: Mengajak publik melihat aksara bukan sekadar sistem penulisan atau bentuk visual, melainkan sebagai simbol abadi untuk membaca lanskap kehidupan dan menjaga memori peradaban agar tidak punah.

– Pengembangan Wisata & Ekonomi Lokal: Menjadi wadah kolaborasi yang mengenalkan kebudayaan Sleman lebih luas serta mendongkrak pariwisata dan ekonomi kreatif warga sekitar.

– FKY 2026 ini sendiri merupakan bagian dari pentalogi estafet tema tahunan, yang mana tahun ini berfokus pada Bahasa setelah sebelumnya membahas Pangan, Benda, dan Adat Istiadat.

Di panggung utama MC berkomentar, “Pokoknya bahasa yang gunakan adalah bahasa yang Jogja banget: mberan, mbantul, mbode, pakde, dan lain-lain.

Lalu ada penonton di samping awak media nyletuk, “Penampilan sradul Prambanan karo Reog jathilan apik tenan. Liyane ya apik-apik. Sebagian besar penonton ambil video FKY Jogja viral tenan.”

 

BIMA widDAW

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolres Sragen Ungkap Motif Pembunuhan Lansia di Masaran, Berawal Cekcok Soal Air Sawah
Danrem 072/Pamungkas Hadiri Pembukaan Serbuan Teritorial TNI TA 2026 di Kota Magelang
Polemik Meledak! Pasopati Nusantara Jaya Bongkar Alasan Pemecatan Andik, Eko HK: Organisasi Tetap Solid!
Perkuat Reintegrasi Sosial, Bapas Pati Libatkan Berbagai Mitra dalam FGD Kelayan Binter
Polres Sragen Gaspol Cetak Generasi Emas, Pelajar SMA Negeri 3 Dibekali Jurus Cerdas Menaklukkan AI
Memakai Seragam untuk Memperkuat Karakter ke-Indonesiaan
DARAH BIRU MASA DEPAN TERANCAM: GAB Desak Polda Sumut dan Interpol Libas Jaringan Internasional Vape “Getar” di Tanjungbalai
Danrem 072/Pamungkas Hadiri Pembukaan Festival Kebudayaan Yogyakarta 2026
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 20:16 WIB

Sleman Day ber-AKSARA Hanya di FKY 2026 JOGJA BANGET!!

Senin, 14 September 2026 - 19:15 WIB

Kapolres Sragen Ungkap Motif Pembunuhan Lansia di Masaran, Berawal Cekcok Soal Air Sawah

Senin, 14 September 2026 - 18:51 WIB

Danrem 072/Pamungkas Hadiri Pembukaan Serbuan Teritorial TNI TA 2026 di Kota Magelang

Senin, 14 September 2026 - 18:47 WIB

Polemik Meledak! Pasopati Nusantara Jaya Bongkar Alasan Pemecatan Andik, Eko HK: Organisasi Tetap Solid!

Senin, 14 September 2026 - 15:14 WIB

Perkuat Reintegrasi Sosial, Bapas Pati Libatkan Berbagai Mitra dalam FGD Kelayan Binter

Berita Terbaru

Berita

Sleman Day ber-AKSARA Hanya di FKY 2026 JOGJA BANGET!!

Senin, 14 Sep 2026 - 20:16 WIB