Subang Tribuncakranews. com Fasilitas Gedung Olahraga (GOR) di Desa Gunungsari, Kecamatan Pagaden, Kabupaten Subang, kini menjadi sorotan tajam. Pasalnya, bangunan yang seharusnya menjadi pusat kegiatan positif bagi masyarakat tersebut kini kondisinya sangat memprihatinkan, tidak terurus, hingga dijuluki warga setempat bagaikan “sarang hantu”.
Berdasarkan pantauan di lokasi, kondisi fisik bangunan tampak terbengkalai dengan rumput liar yang menjulang tinggi menutupi area sekitar gedung. Kerusakan terlihat hampir di seluruh bagian, mulai dari atap yang bocor, dinding yang mulai retak dan kusam, hingga area dalam gedung yang dipenuhi debu dan kotoran.
Salah seorang warga Desa Gunungsari mengungkapkan kekecewaannya atas pembiaran fasilitas publik ini. Menurutnya, kesan angker sangat terasa karena tidak adanya perawatan maupun penerangan yang memadai saat malam hari.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kondisinya sudah sangat parah. Kalau lewat sini malam-malam seram sekali, benar-benar tidak terurus seperti sarang hantu. Padahal kalau dirawat, ini bisa jadi tempat anak muda berolahraga atau kegiatan desa lainnya,” ujar warga yang enggan disebutkan namanya.
Hingga berita ini diturunkan, warga mendesak pihak Pemerintah Desa Gunungsari maupun instansi terkait di Kabupaten Subang untuk segera mengambil tindakan. Masyarakat berharap adanya renovasi atau pengalihan fungsi yang jelas agar aset desa ini tidak terus menjadi bangunan mati yang sia-sia.
Pembiaran fasilitas GOR ini dinilai sangat kontras dengan prestasi desa, mengingat Desa Gunungsari baru-baru ini meraih penghargaan Gapura Sri Baduga dari Gubernur Jawa Barat atas evaluasi kinerja desa terbaik tahun 2025. Warga berharap agar pemeliharaan fasilitas publik juga menjadi prioritas sejalan dengan prestasi yang diraih.













