TAMBANG LAMA, IZIN BARU? Dugaan Modus “Agrowisata” Jadi Tameng Aktivitas Tambang dan Penyalahgunaan Solar Subsidi di Boja Kendal

- Kontributor

Rabu, 6 Mei 2026 - 09:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kendal, Tribuncakranews.com – Aktivitas usaha di wilayah Gowok, Desa Ngabean, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal kembali menuai sorotan. Lokasi yang sebelumnya sempat ditutup aparat kini diduga kembali beroperasi, namun dengan “bungkus” izin berbeda: agrowisata. Rabu, 6/4/2026.

Temuan di lapangan menunjukkan adanya dokumen perizinan dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 93231 yang merujuk pada sektor agrowisata. Namun, aktivitas yang terpantau justru mengarah pada kegiatan penjualan material tambang pasir.

Kondisi ini memunculkan dugaan adanya ketidaksesuaian antara izin dan praktik usaha di lapangan, bahkan mengarah pada indikasi penggunaan izin sebagai tameng untuk menghindari regulasi ketat sektor pertambangan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Padahal, kegiatan pertambangan secara hukum wajib mengantongi izin khusus seperti Izin Usaha Pertambangan (IUP) serta memenuhi dokumen lingkungan yang ketat.

Ketidaksesuaian ini membuka potensi pelanggaran administratif hingga pidana.

Lebih jauh, aktivitas operasional di lokasi tersebut juga disinyalir menggunakan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar bersubsidi.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kendaraan operasional dan alat berat diduga menggunakan solar yang sejatinya diperuntukkan bagi sektor terbatas seperti petani, nelayan, dan usaha mikro.

Jika dugaan ini terbukti, maka praktik tersebut berpotensi melanggar aturan distribusi energi yang diawasi oleh BPH Migas serta dapat dijerat ketentuan pidana dalam regulasi migas.

Ironisnya, lokasi ini bukan pemain baru. Aktivitas serupa sebelumnya telah ditindak oleh Polda Jawa Tengah melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus. Namun kini, aktivitas diduga kembali berjalan di titik yang sama dengan pola berbeda.

Fakta ini menimbulkan pertanyaan serius:

Apakah ini bentuk kelengahan pengawasan, atau justru ada celah yang dimanfaatkan untuk mengakali hukum?

“Sorotan juga datang dari M Soleh Kabid Investigasi GNP Tipikor DPW Jateng. Ia menyatakan bahwa pihaknya telah mengambil langkah resmi dengan melayangkan surat kepada instansi terkait guna mendorong penelusuran menyeluruh atas dugaan pelanggaran tersebut.”

“Ini bukan sekadar dugaan administratif. Ada indikasi kuat praktik yang berpotensi melanggar hukum, baik dari sisi perizinan, lingkungan, maupun penyalahgunaan BBM bersubsidi. Kami sudah berkirim surat resmi agar aparat dan instansi teknis segera turun tangan,” tegasnya.

Sejumlah pihak menilai, fenomena ini mencerminkan lemahnya pengawasan berkelanjutan pasca-penindakan. Tanpa kontrol ketat, aktivitas ilegal berpotensi kembali muncul dengan modus baru—mulai dari pergantian izin, nama usaha, hingga pola operasional.

Selain aspek hukum, dampak lingkungan juga menjadi ancaman nyata. Aktivitas tambang tanpa pengelolaan dan reklamasi berpotensi menimbulkan kerusakan lahan, lubang berbahaya, serta gangguan bagi masyarakat sekitar.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola usaha belum memberikan keterangan resmi. Upaya konfirmasi kepada dinas terkait juga masih berlangsung.

Masyarakat mendesak pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta instansi teknis untuk segera turun tangan melakukan penelusuran menyeluruh—tidak hanya pada aspek perizinan, tetapi juga praktik operasional di lapangan.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa penegakan hukum tidak cukup berhenti pada penutupan, melainkan harus diikuti pengawasan konsisten agar tidak muncul kembali praktik serupa dengan wajah berbeda. (*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

“The Dragon” FERADI WPI yang Tegas Namun Berhati Lembut Revan Pratama Wijaya SH
Revan Pratama Wijaya SH, Sosok Tegas & Pemberani berhati lembut, tangannya senantiasa terulur bagi Pencari keadilan yang kurang mampu
*Forum Babysister Indonesia – Emasipaai Para Ayah Di Hari Kemerdekaan HUT RI*
Irham Taufik Hasibuan, Dari Aktivitas Kepemudaan hingga Pengabdian: Dedikasi yang Berbuah Penghargaan Tokoh Pemuda Inspiratif
122 Siswa SMK Negeri 3 Lubuk Linggau Terima Program Indonesia Pintar diserahkan oleh Anggota DPR RI, H Fauzi Amro
Siapkan Generasi Cerdas Digital, Polres Semarang Gelar Pelatihan Artificial Intelligence untuk 188 Siswa SMK H. Moenadi.
Insan Pers dan APH Bersatu, SMSI Jateng Dorong Sinergi Kuat Polri, TNI dan Pemerintah
Simpan Shabu di Kantong Celana, 2 Warga Sergai Ditangkap Sat Narkoba Polresta Deli Serdang
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:27 WIB

“The Dragon” FERADI WPI yang Tegas Namun Berhati Lembut Revan Pratama Wijaya SH

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:15 WIB

Revan Pratama Wijaya SH, Sosok Tegas & Pemberani berhati lembut, tangannya senantiasa terulur bagi Pencari keadilan yang kurang mampu

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:07 WIB

*Forum Babysister Indonesia – Emasipaai Para Ayah Di Hari Kemerdekaan HUT RI*

Rabu, 12 Agustus 2026 - 06:30 WIB

Irham Taufik Hasibuan, Dari Aktivitas Kepemudaan hingga Pengabdian: Dedikasi yang Berbuah Penghargaan Tokoh Pemuda Inspiratif

Rabu, 12 Agustus 2026 - 06:25 WIB

122 Siswa SMK Negeri 3 Lubuk Linggau Terima Program Indonesia Pintar diserahkan oleh Anggota DPR RI, H Fauzi Amro

Berita Terbaru