Yogyakarta Sleman, Tribuncakranews.com Innalillahi wainna ilaihi roji’un telah meninggal dunia dengan tenang Jenderal TNI (Purn) Subagyo HS di Yogyakarta. Kabar duka meninggalnya putra terbaik ini sedang menyelimuti Keluarga Besar TNI AD. Jenderal TNI (Purn) Subagyo HS pernah menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) TNI Periode 1998-1999 dimasa tiga presiden. Karena sedang masa transisi politik beliau menjabat sebagai Kasad pada masa Presiden Suharto, Presiden BJ Habibie dan Presiden Abdul Rahman Wahid.
Jenderal TNI (Purn) Subagyo HS Wafat pada Hari Senin , Tanggal 19 Oktober Di Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta pada pukul 16.20 WIB. Jenazah akan dimakamkan pada Hari Selasa, Tanggal 20 Oktober 2026 di Taman Makam Pahlawan Kalibata Jakarta berangkat dari rumah duka Jl. I Dewa Nyoman Oka No.30, Kotabaru, Kemantren Gondokusuman, Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Berdasarkan hasil diskusi keluarga rencana Persemayaman dan Pemakaman Jenazah Jenderal TNI (Purn) Subagyo HS Kasad Periode 1998-1999
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
akan dilaksanakan pada Hari, Tanggal Selasa 20 Oktober 2026 sbb :
1. Pkl 07.00 – 08.00 WIB pergeseran jenazah dari rumah duka ke bandara Adisucipto
2. Pkl 09.00 WIB diperkirakan tiba di Bandara Halim PK selanjutnya disemayamkan di Mabesad
3. Pkl 09.45 WIB Persemayaman di Gd.Nasution Mabesad
4. Pkl 11.30 WIB Pemberangkatan jenazah ke masjid Mabesad utk di solatkan
5. Pkl 12.30 Upacara persemayaman di mesjid Mabesad ke TMP Kalibata
6. Pkl 13.30 WIB tiba di TMP Kalibata.
7. Pkl 13.45 WIB Pelaksanaan upacara pemakaman secara militer Jenderal Purn Subagyo HS
Bertindak sebagai
1. Irup Persemayaman di Mabesad dipimpin oleh Wakasad
2. Irup Pemakaman di TMP Kalibata dipimpin oleh Kasad.
Beliau Meninggalkan seorang istri dan dua putra. Putra yang ditinggalkan yang saat ini berkarir di bidang milter adalah Mayjen TNI Agus Isrok Mikroj.
Tetangga (tak mau disebut namanya), Jenderal Purn Subagyo HS yang asli Kapanewon Piyungan, Bantul, DIY, mengatakan, “Innalillahi wainna ilaihi roji’un, kita telah kehilangan putra terbaik, semoga arwahnya, amal baiknya diterima Allah SWT dan diampuni semua dosanya, keluarga yang ditinggalkan dapat meneruskan cita-citanya, amin.”
BIMA widDAW














