Terjerat Hutang Rentenir, Ibu Rumah Tangga di Nglipar Akhiri Hidupnya Gunakan Tali Tampar Warna Kuning

- Kontributor

Senin, 16 Februari 2026 - 13:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GUNUNGKIDUL, TRIBUNCAKRANEWS.COM // Pagi buta, warga Padukuhan Kwarasan Kulon, Kedungkeris, Nglipar, Gunungkidul, digemparkan dengan teriakan salah satu warga tentang adanya orang yang menggantung di dalam kamar mandi rumahnya. Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (16/02/2026) sekitar pukul 04.45 WIB.

Disampaikan oleh Kapolsek Nglipar, AKP Aris Sugiyanto jika pelaku gantung diri ialah seorang ibu rumah tangga muda berinisial VL (34). Kejadian berawal ketika pada pukul 04.30 WIB, VL masuk ke dalam kamar mandi. Kemudian orang tuanya mengetuk pintu kamar mandi yang dalam posisi terkunci dari dalam, namun tidak ada jawaban.

Orang tua VL selanjutnya masuk ke dalam dapur. Sekitar 15 menit kemudian, VL tidak kunjung keluar dari dalam kamar mandi. Merasa curiga, orang tuan VL mendobrak pintu kamar mandi dan mendapati anaknya dalam posisi menggantung.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“VL menggantung di kayu blandar menggunakan tali tampar warna kuning.” Jelasnya.

Mendapati hal tersebut, ibu korban berteriak histeris sehingga warga yang mendengar teriakan itu mendatangi lokasi sumber suara. Sekitar pukul 05.00 WIB, anggota Polsek Nglipar bersama tim medis Puskesmas Nglipar 1 mendatangi lokasi guna melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa jenazah.

“Hasil pemeriksaan tidak didapati tanda-tanda penganiayaan, VL dinyatakan meninggal karena gantung diri.” Ujarnya.

Dilanjut, jika berdasarkan keterangan dari suaminya jika VL sering mengeluh banyak hutang di rentenir.

“Kami menghimbau kepada warga masyarakat untuk tidak melakukan pinjaman ke rentenir karena berdampak buruk pada kehidupan. Apabila terjadi penagihan dengan kekerasan segera laporkan ke polisi.” Imbuhnya. Red/Pur

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Propam Polres Sragen Perketat Disiplin Personel Operasi Ketupat Candi 2026, HP hingga Sikap Tampang Diperiksa
Polres Wonogiri Gelar Gerakan Pangan Murah, 3 Ton Beras SPHP Disalurkan untuk Warga
Meriah! Kapolda Metro Jaya Adakan Lomba Lari Malam di Kantor Polisi
Polda Jateng Siagakan Helikopter Ambulans Udara di GT Kalikangkung, Perkuat Penanganan Darurat Selama Operasi Ketupat Candi 2026
Polsek Tengaran Amankan Dua Truk Diduga Angkut Solar Ilegal, Kasus Pengeroyokan Warga PSHT Picu Terbongkarnya Praktik “Ngangsu” BBM Subsidi
Bupati Cilacap Terjaring OTT KPK, Diduga Terkait Suap Proyek di Lingkungan Pemkab
PELITA RAMADHAN di ESBATU SEMARANG 
Pemasangan Tiang Wifi PT.Antlatik di Jalan Jambur Raya Perumnas batu anam Tidak Sesuai SOP Izin Pemerintah Kabupaten Simalungun .”Dan diduga Tidak miliki izin resmi 
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:04 WIB

Propam Polres Sragen Perketat Disiplin Personel Operasi Ketupat Candi 2026, HP hingga Sikap Tampang Diperiksa

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:57 WIB

Polres Wonogiri Gelar Gerakan Pangan Murah, 3 Ton Beras SPHP Disalurkan untuk Warga

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:33 WIB

Meriah! Kapolda Metro Jaya Adakan Lomba Lari Malam di Kantor Polisi

Sabtu, 14 Maret 2026 - 10:14 WIB

Polda Jateng Siagakan Helikopter Ambulans Udara di GT Kalikangkung, Perkuat Penanganan Darurat Selama Operasi Ketupat Candi 2026

Sabtu, 14 Maret 2026 - 09:39 WIB

Polsek Tengaran Amankan Dua Truk Diduga Angkut Solar Ilegal, Kasus Pengeroyokan Warga PSHT Picu Terbongkarnya Praktik “Ngangsu” BBM Subsidi

Berita Terbaru