Truk Pengangkut 8 Ton Beras Bulog Terjun ke Jurang 50 Meter di Pamulihan Garut, Dua Penumpang Terluka

- Kontributor

Senin, 8 Juni 2026 - 07:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut,Tribuncakranews.com – Kecelakaan lalu lintas tunggal yang melibatkan sebuah truk pengangkut beras Bulog terjadi di ruas Jalan Raya Bungbulang–Garut, tepatnya di turunan Sasak Pengantin, Kampung Cisandaan, Desa Pananjung, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Garut, Minggu (7/6/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

Truk bernomor polisi Z 8230 GO yang mengangkut sekitar 8 ton beras Bulog dilaporkan mengalami rem blong saat melintasi turunan curam Sasak Pengantin. Akibatnya, kendaraan tersebut tidak dapat dikendalikan dan terperosok ke dalam jurang dengan kedalaman sekitar 50 meter.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, truk tersebut dikemudikan oleh Nendi (35) dengan sejumlah penumpang dan kru yang turut berada di dalam kendaraan. Selain sopir, terdapat Yadi (36) sebagai kenek, Mulki (18) sebagai kenek, serta Peltu Dadang, anggota Koramil Cibatu yang bertugas sebagai pengawal muatan beras Bulog.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kronologi Kejadian

Menurut keterangan yang diperoleh, peristiwa bermula saat truk bermuatan beras Bulog melaju dari arah Bungbulang menuju wilayah Garut melalui jalur Pamulihan. Saat memasuki turunan Sasak Pengantin yang dikenal memiliki kontur jalan cukup curam, kendaraan diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman.

Rem yang tidak berfungsi secara normal membuat sopir kehilangan kendali atas laju kendaraan. Truk kemudian meluncur tanpa kendali sebelum akhirnya keluar dari badan jalan dan masuk ke jurang sedalam kurang lebih 50 meter.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut segera berdatangan ke lokasi untuk memberikan pertolongan awal sambil menunggu petugas kepolisian dan tim evakuasi tiba di tempat kejadian perkara (TKP).

Dua Penumpang Mengalami Luka

Akibat kecelakaan tersebut, dua orang penumpang mengalami luka dengan tingkat keparahan berbeda.

Korban luka berat diketahui bernama:

Mulki (18), kenek truk.

Baca Juga:  Sosialisasi Distribusi MBG Kelompok 3B, Polsek Paranggupito kawal program Pemerintah untuk kesehatan Ibu dan Balita

Sementara korban yang mengalami luka ringan adalah:

Fahrizal (12).

Seluruh korban yang mengalami luka segera dievakuasi oleh petugas dan warga menuju Puskesmas Cisandaan untuk mendapatkan penanganan medis.

Kerugian Material Cukup Besar

Selain menimbulkan korban luka, kecelakaan tersebut juga menyebabkan kerugian material yang cukup signifikan.

Satu unit truk pengangkut beras Bulog bernomor polisi Z 8230 GO mengalami kerusakan berat akibat benturan keras saat terjun ke dasar jurang. Hingga laporan ini disusun, posisi kendaraan masih berada di lokasi jurang dan belum dapat dievakuasi.

Sementara itu, muatan berupa sekitar 8 ton beras Bulog dilaporkan berceceran di sekitar lokasi kejadian setelah truk terguling dan mengalami kerusakan parah.

Peristiwa kecelakaan tunggal tersebut saat ini ditangani oleh jajaran Polsek Pamulihan. Petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara, pendataan korban, serta mengamankan lokasi guna menghindari gangguan terhadap arus lalu lintas maupun proses evakuasi lanjutan.

Danramil 1122/Pakenjeng, Kapten CKE Hasanudin, melalui Babinsa Sertu Sumartono, menyampaikan bahwa korban yang mengalami luka telah berhasil dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis.

“Pada saat ini korban luka sudah dibawa ke Puskesmas Cisandaan. Sedangkan truk dan muatan beras masih berada di jurang atau lokasi kejadian,” ujar Sertu Sumartono.

Petugas gabungan dari unsur TNI, Polri, tenaga kesehatan, serta masyarakat setempat masih melakukan pemantauan di lokasi guna mempersiapkan proses evakuasi kendaraan dan penyelamatan sisa muatan yang masih berada di dasar jurang.

Pihak berwenang juga mengimbau para pengguna jalan yang melintasi jalur Bungbulang–Pamulihan agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintasi jalur menurun yang memiliki tingkat risiko tinggi, serta memastikan kondisi kendaraan, khususnya sistem pengereman, dalam keadaan baik sebelum melakukan perjalanan.

 

 

 

Hendi Heryana

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bapas Pati Dukung Peliputan ANTARA, Kenalkan Implementasi Pidana Kerja Sosial kepada Masyarakat
Sidang Gugatan Gardu Induk Memasuki Tahapan Bukti Awal Atau Profesi
Praktek “TENDER SEMU” dan Resiko Hukumnya. Ketua LSM Tamperak Jateng Menyapa.
Tokoh Forum Banyumas Eling Gelar Diskusi Kebijakan Parkir, Berharap Rencana Parkir Gratis di Alfamart Ditinjau Kembali
Polres Boyolali Ungkap Duel Sajam Pelajar, Senjata 1,8 Meter Diamankan
839 Prajurit TNI AD Resmi Dilantik, Pangdam IV/Diponegoro Tutup Dikmata Gelombang II 2026 
Polres Boyolali Ungkap Duel Sajam Pelajar, Senjata 1,8 Meter Diamankan
Sugiyono Penuhi Klarifikasi Ditressiber Polda Jateng, Bawa Dua Saksi Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik via Facebook
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 10:31 WIB

Bapas Pati Dukung Peliputan ANTARA, Kenalkan Implementasi Pidana Kerja Sosial kepada Masyarakat

Kamis, 10 September 2026 - 10:07 WIB

Sidang Gugatan Gardu Induk Memasuki Tahapan Bukti Awal Atau Profesi

Kamis, 10 September 2026 - 08:26 WIB

Praktek “TENDER SEMU” dan Resiko Hukumnya. Ketua LSM Tamperak Jateng Menyapa.

Rabu, 9 September 2026 - 21:43 WIB

Tokoh Forum Banyumas Eling Gelar Diskusi Kebijakan Parkir, Berharap Rencana Parkir Gratis di Alfamart Ditinjau Kembali

Rabu, 9 September 2026 - 21:40 WIB

Polres Boyolali Ungkap Duel Sajam Pelajar, Senjata 1,8 Meter Diamankan

Berita Terbaru