Wakapolda Jateng Pimpin Pembukaan Diktukba Polri TA 2026, 231 Calon Bintara Resmi Awali Pendidikan di SPN Polda Jateng

- Kontributor

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polda Jateng-Kab. Banyumas, Tribuncakranewa.com | Wakapolda Jawa Tengah Brigjen Pol. Latif Usman memimpin Upacara Pembukaan Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri Tahun Anggaran 2026 di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jawa Tengah, Kabupaten Banyumas, Senin (20/7/2026). Sebanyak 231 calon Bintara Polri, terdiri dari 160 siswa asal Polda Jawa Tengah dan 71 siswa asal Polda DIY, resmi memulai pendidikan yang akan ditempuh selama lima bulan untuk dipersiapkan menjadi personel Polri yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Upacara berlangsung khidmat dan dihadiri sejumlah pejabat utama (PJU) Polda Jateng, Ka SPN Polda Jateng, sejumlah unsur pemerintah daerah Kabupaten Banyumas, Kapolres jajaran Polda Jateng, serta tamu undangan lainnya.

Dalam amanat Kapolri yang dibacakannya, Wakapolda Jateng menyampaikan bahwa Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Berkemampuan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) merupakan program strategis Polri untuk menyiapkan sumber daya manusia yang mampu memperkuat pelayanan kepada masyarakat serta mendukung pelaksanaan tugas kepolisian di seluruh wilayah Indonesia. Secara nasional, pendidikan ini diikuti 4.799 peserta didik, terdiri atas 709 polisi wanita di Sepolwan Lemdiklat Polri dan 4.090 polisi laki-laki yang mengikuti pendidikan di 31 SPN Polda.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pendidikan pembentukan ini tidak boleh dipandang sekadar proses mengubah status seseorang menjadi anggota Polri, melainkan harus menjadi proses transformasi pengetahuan, keterampilan, sikap, karakter, mental, dan budaya. Dengan demikian, setiap peserta didik diharapkan benar-benar siap menjalankan tugas sebagai pelaksana tugas umum kepolisian, khususnya di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT),” ujar Wakapolda saat membacakan amanat Kapolri.

Lebih lanjut, Wakapolda mengingatkan seluruh peserta didik agar menjalani setiap tahapan pendidikan dengan penuh disiplin, semangat, dan tanggung jawab. Menurutnya, keberhasilan selama pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga oleh karakter, integritas, serta kemauan untuk terus belajar dan berkembang.

Baca Juga:  Kapolresta Banyumas Hadiri Pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap III 2026 Di Desa Cirahab

“Siapkan fisik dan mental dengan sebaik-baiknya. Patuhi setiap peraturan, hormati para pendidik, jaga soliditas dan kebersamaan, serta bangun semangat saling menolong dan mendukung. Jadikan setiap tantangan sebagai sarana membentuk ketangguhan dan setiap keberhasilan sebagai motivasi untuk terus belajar,” tegasnya.

Menutup amanatnya, Wakapolda mengajak seluruh peserta didik untuk memegang teguh cita-cita pengabdian kepada bangsa dan negara selama menjalani pendidikan.

“Jangan hanya berusaha menjadi peserta didik yang lulus, tetapi berusahalah menjadi lulusan yang benar-benar siap melayani masyarakat dan dapat diandalkan oleh organisasi. Jadikan setiap proses pendidikan sebagai bekal untuk mengabdi secara profesional dan penuh integritas,” pungkasnya.

Dalam upacara tersebut, Wakapolda selaku Inspektur Upacara melakukan penyematan tanda pengasuh dan pangkat siswa kepada perwakilan peserta didik sebagai tanda dimulainya rangkaian kegiatan pendidikan.

Menanggapi kegiatan tersebut, Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol. Artanto mengatakan bahwa Pendidikan Pembentukan Bintara Polri merupakan tahapan penting dalam membangun sumber daya manusia Polri yang unggul, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan tantangan tugas.

“Melalui pendidikan ini, para peserta didik dipersiapkan menjadi Bintara Polri yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis kepolisian, tetapi juga memiliki integritas, disiplin, empati, dan semangat melayani masyarakat. Kami berharap seluruh peserta didik mengikuti setiap proses pendidikan dengan sungguh-sungguh sehingga nantinya mampu menjadi pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang profesional serta semakin memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri,” pungkasnya, “Selasa (21/7).

Penulis : Khanza Haryati

Editor : Khanza Haryati

Sumber Berita: Bid Humas Polda Jateng

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ribuan Warga Garut Padati Gebyar Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Raya Al-Jabbar
Beraksi di Sejumlah Lokasi, Pencuri Spesialis HP Dibekuk Tim URC Polres Sragen
Bapas Pati Dukung Peliputan ANTARA, Kenalkan Implementasi Pidana Kerja Sosial kepada Masyarakat
Sidang Gugatan Gardu Induk Memasuki Tahapan Bukti Awal Atau Profesi
Praktek “TENDER SEMU” dan Resiko Hukumnya. Ketua LSM Tamperak Jateng Menyapa.
Tokoh Forum Banyumas Eling Gelar Diskusi Kebijakan Parkir, Berharap Rencana Parkir Gratis di Alfamart Ditinjau Kembali
Polres Boyolali Ungkap Duel Sajam Pelajar, Senjata 1,8 Meter Diamankan
839 Prajurit TNI AD Resmi Dilantik, Pangdam IV/Diponegoro Tutup Dikmata Gelombang II 2026 
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

Ribuan Warga Garut Padati Gebyar Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Raya Al-Jabbar

Kamis, 10 September 2026 - 13:57 WIB

Beraksi di Sejumlah Lokasi, Pencuri Spesialis HP Dibekuk Tim URC Polres Sragen

Kamis, 10 September 2026 - 10:31 WIB

Bapas Pati Dukung Peliputan ANTARA, Kenalkan Implementasi Pidana Kerja Sosial kepada Masyarakat

Kamis, 10 September 2026 - 10:07 WIB

Sidang Gugatan Gardu Induk Memasuki Tahapan Bukti Awal Atau Profesi

Kamis, 10 September 2026 - 08:26 WIB

Praktek “TENDER SEMU” dan Resiko Hukumnya. Ketua LSM Tamperak Jateng Menyapa.

Berita Terbaru