Dunia Pendidikan Lubuk Linggau Kembali Tercoreng Dugaan Bullying di SMPN 14.

- Kontributor

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LUBUK LINGGAU, Tribuncakranews.com – Dugaan kasus perundungan atau bullying kembali mencuat di lingkungan sekolah. Kali ini, peristiwa tersebut diduga terjadi di SMP Negeri 14 Kota Lubuk Linggau dan menjadi perhatian masyarakat setelah informasi kejadian beredar di media sosial serta aplikasi pesan singkat, Jum’at (19/6/2026).

Menanggapi kejadian tersebut, Kepala SMPN 14 Lubuk Linggau, Hafis, mengatakan pihak sekolah telah mengambil langkah cepat dengan memanggil siswa yang terlibat dan menyelesaikan persoalan melalui Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan.

“Kejadian tadi sudah diselesaikan oleh wakil kesiswaan. Besok masih akan saya pantau langsung,” ujar Hafis.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga menjelaskan bahwa siswa yang terlibat telah dipanggil dan diberikan pembinaan. Bahkan, menurutnya, telah dibuat surat perjanjian tertulis agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Anaknya sudah dipanggil dan didamaikan dengan perjanjian tertulis untuk tidak mengulangi lagi. Yang lecet-lecet sudah diobati,” tambahnya.

Selain itu, pihak sekolah berencana mengundang seluruh orang tua siswa yang terlibat untuk melakukan mediasi dan mencari solusi terbaik.

Baca Juga:  Silaturahmi Bersama Forkopimda dan Tokoh Jateng, Kapolda Jateng Irjen Pol Roy Hardi Siahaan Tegaskan Komitmen Polisi Bersama Masyarakat

“Besok kami akan mengundang semua orang tua yang terlibat karena kejadiannya baru terjadi tadi,” jelasnya.

Namun, pernyataan tersebut dibantah oleh salah satu orang tua siswa yang diduga menjadi korban. Ia menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada perdamaian sebagaimana yang disampaikan pihak sekolah.

“Belum sama sekali, Kak,” ungkap orang tua korban saat dikonfirmasi.

Menurutnya, korban juga masih mengalami luka akibat kejadian tersebut. Bahkan, ia mempertanyakan dasar pernyataan bahwa kedua belah pihak telah berdamai.

“Damai itu bagaimana, Kak? Kalau antar siswa saja tidak saling menerima. Ini yang menginjak kepala anak saya,” ujarnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak sekolah berencana melakukan pertemuan dengan para orang tua siswa guna menyelesaikan persoalan tersebut dan memastikan kejadian serupa tidak kembali terjadi.

Kasus ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pihak, baik sekolah maupun orang tua, untuk bersama-sama mengawasi dan mencegah tindakan perundungan di lingkungan pendidikan agar tercipta suasana belajar yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh siswa.

(Andi Irawan)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga 13 Ekor Sapi Bantuan Kelompok Tani Ngudi Barokah di Banyuasin Kembaran Raib, Warga Pertanyakan Pertanggungjawaban
Salurkan Rp7,82 Miliar Bantuan TJSL, PTPN IV Regional 2 Perluas Manfaat bagi Masyarakat
DR. FACHRUL RAZI: PENYADAPAN PRESIDEN PRABOWO ADALAH MAKAR
PEMBANGUNAN RUKO DI ATAS LAHAN PSDA PROVINSI JAWA TENGAH DI DESA SEMAMPIR PATI DISOROT, SEMPAT DIHENTIKAN SATPOL PP, IZIN DIPERTANYAKAN!
Klarifikasi Amriana Kastury: Saya Fokus Berjualan, Kasus Sudah di Ranah Hukum — Minta Media Berimbang
Alami pecah ban belakang kanan, Bus Bandung Express terguling di Ambarawa.
Siswi SMK Hamil 7 Bulan Diduga Akibat Hubungan dengan Oknum ASN, Status WD Masih Beristri Jadi Sorotan
PENYADAPAN POLITIK: KETIKA ALAT KEKUASAAN MENGAWASI PRESIDEN, DEMOKRASI BERADA DALAM ANCAMAN
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 23:18 WIB

Diduga 13 Ekor Sapi Bantuan Kelompok Tani Ngudi Barokah di Banyuasin Kembaran Raib, Warga Pertanyakan Pertanggungjawaban

Jumat, 6 November 2026 - 22:29 WIB

Salurkan Rp7,82 Miliar Bantuan TJSL, PTPN IV Regional 2 Perluas Manfaat bagi Masyarakat

Jumat, 6 November 2026 - 21:14 WIB

DR. FACHRUL RAZI: PENYADAPAN PRESIDEN PRABOWO ADALAH MAKAR

Jumat, 6 November 2026 - 17:26 WIB

PEMBANGUNAN RUKO DI ATAS LAHAN PSDA PROVINSI JAWA TENGAH DI DESA SEMAMPIR PATI DISOROT, SEMPAT DIHENTIKAN SATPOL PP, IZIN DIPERTANYAKAN!

Jumat, 6 November 2026 - 16:57 WIB

Klarifikasi Amriana Kastury: Saya Fokus Berjualan, Kasus Sudah di Ranah Hukum — Minta Media Berimbang

Berita Terbaru