Lewat Aksi Kemanusiaan, Program Polisi Mondokan Bersatu Gotong Royong Bedah Rumah Tak Layak Huni

- Kontributor

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SRAGEN, TRIBUNCAKRANEWS.COM – Kepedulian kepada masyarakat kembali diwujudkan jajaran Polsek Mondokan melalui aksi nyata. Melalui program Polisi Baik Mondokan, personel kepolisian bersama pemerintah desa dan warga bergotong royong membedah rumah tidak layak huni milik Harno di Dukuh Kukunrejo RT 22, Desa Gemantar, Kecamatan Mondokan, Kabupaten Sragen, Jumat (10/7/2026).

Sejak pagi, puluhan personel Polsek Mondokan, perangkat desa, dan masyarakat setempat bahu-membahu membongkar bagian rumah yang telah rapuh. Kondisi rumah yang ditempati Harno memang sudah sangat memprihatinkan.

Dinding dan papan bangunan nampak sudah lapuk dimakan usia, sementara atap yang rusak membahayakan keselamatan penghuninya sehingga rumah tersebut sudah tidak lagi layak ditempati.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan kemanusiaan ini dipimpin langsung Kapolsek Mondokan Iptu Irwan Marvianto, didampingi Wakapolsek Ipda Supriyanto, para kanit, anggota Polsek Mondokan, Kepala Desa Gemantar, Ketua RT, serta masyarakat sekitar.

Kebersamaan yang terjalin selama proses bedah rumah menjadi gambaran nyata sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menghadirkan solusi bagi warga yang membutuhkan.

Kapolsek Mondokan Iptu Irwan Marvianto menegaskan bahwa program Polisi Mondokan Bersatu merupakan bentuk nyata kehadiran Polri yang tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga hadir memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Selamat pagi, Sedulur Polisi Mondokan. Hari ini kami bersama warga melaksanakan gotong royong untuk membantu merenovasi rumah Bapak Harno. Setelah kami melakukan pemantauan, kondisi rumah beliau memang sudah sangat memprihatinkan. Bangunannya telah termakan usia, dinding dan papan banyak yang lapuk, sementara atapnya juga rusak sehingga sudah tidak lagi layak dihuni,” ujar Iptu Irwan Marvianto.

Baca Juga:  Konsisten Cetak Prestasi, Polsek Kedawung Kembali Raih Predikat Terbaik Jajaran Polres Sragen

Melihat kondisi tersebut, Polsek Mondokan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergandengan tangan membantu meringankan beban warga melalui semangat gotong royong.

“Karena itu, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergandengan tangan membantu Bapak Harno. Melalui semangat gotong royong, kami mulai memperbaiki rumah beliau agar menjadi tempat tinggal yang lebih aman, nyaman, dan layak bagi keluarganya,” lanjutnya.

Menurutnya, gotong royong merupakan kekuatan bangsa yang harus terus dirawat sebagai budaya kebersamaan. Ketika kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat bersatu, berbagai persoalan sosial dapat diatasi secara bersama-sama.

“Inilah wujud kepedulian dan kebersamaan yang ingin terus kami bangun. Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga hadir untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Mari kita rawat budaya gotong royong sebagai kekuatan bangsa, karena dengan kebersamaan, pekerjaan seberat apa pun akan terasa lebih ringan. Ayo, kita gotong royong untuk kemanusiaan,” tegas Kapolsek.

Program Polisi Baik Mondokan menjadi bukti bahwa pengabdian Polri tidak hanya diwujudkan melalui penegakan hukum, tetapi juga lewat aksi sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Di balik proses bedah rumah tersebut, bukan sekadar bangunan yang diperbaiki, melainkan harapan baru yang dibangun bagi sebuah keluarga untuk hidup lebih aman, nyaman, dan bermartabat.

Melalui aksi kemanusiaan ini, Polsek Mondokan berharap semangat gotong royong terus tumbuh di tengah masyarakat sehingga semakin banyak warga yang terbantu. Sebab, di balik setiap rumah yang kembali berdiri kokoh, tersimpan nilai persatuan, kepedulian, dan kemanusiaan yang menjadi kekuatan utama bangsa Indonesia.

Penulis : Khanza Haryati

Editor : Khanza Haryati

Sumber Berita: Humas Polres Sragen

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

EMPAT SAKSI DIHADIRKAN! KUBU H. UTOMO GEMPUR KEABSAHAN PENETAPAN TERSANGKA DI PN PATI
TEP UNDIP Perkuat Kapasitas Petani Woslay Hadapi Kekeringan
Kasus Dugaan Korupsi Dana Desa Bulumanis Lor Pati, Kerugian Negara Capai Rp310 Juta, Polresta Pati Tegaskan Penanganan Profesional
Bakti TNI AD untuk Rakyat, Tumbuhkan Gotong Royong demi Kesejahteraan Warga Kebumen
Dugaan Kekerasan terhadap Anak di Sekolah, Polisi Pati Tetapkan 14 Anak Berhadapan dengan Hukum
Kasus Pengeroyokan Maut di Sukolilo Pati, Polresta Pati Ungkap Perkembangan Penyidikan
Komisi III DPR RI Dorong Polda Jateng Hadirkan Pelayanan Polri yang Dekat dengan Masyarakat
Layanan Lebih Mudah dan Transparan: BRI Life dan BPJS Kesehatan Hadirkan Koordinasi Antar Penyelenggara Jaminan
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 23:02 WIB

EMPAT SAKSI DIHADIRKAN! KUBU H. UTOMO GEMPUR KEABSAHAN PENETAPAN TERSANGKA DI PN PATI

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:59 WIB

TEP UNDIP Perkuat Kapasitas Petani Woslay Hadapi Kekeringan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:56 WIB

Kasus Dugaan Korupsi Dana Desa Bulumanis Lor Pati, Kerugian Negara Capai Rp310 Juta, Polresta Pati Tegaskan Penanganan Profesional

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:52 WIB

Bakti TNI AD untuk Rakyat, Tumbuhkan Gotong Royong demi Kesejahteraan Warga Kebumen

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:48 WIB

Dugaan Kekerasan terhadap Anak di Sekolah, Polisi Pati Tetapkan 14 Anak Berhadapan dengan Hukum

Berita Terbaru

Berita

TEP UNDIP Perkuat Kapasitas Petani Woslay Hadapi Kekeringan

Selasa, 13 Okt 2026 - 21:59 WIB