PECAH REKOR !! 7 WARGA BEREBUT KURSI LURAH MONGGOL, TERBANYAK SE-GUNUNGKIDUL DI PILUR 2026

- Kontributor

Minggu, 26 Juli 2026 - 12:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gunungkidul tribuncakranews.com |– Peta persaingan Pemilihan Lurah (Pilur) 2026 di Kabupaten Gunungkidul mulai terlihat semakin menarik. Dari 31 kalurahan yang menggelar pesta demokrasi tingkat desa tahun ini, Kalurahan Monggol, Kapanewon Saptosari, mencatat sejarah sebagai wilayah dengan jumlah bakal calon lurah (Bacalur) terbanyak.

Hingga masa pendaftaran resmi ditutup pada Kamis, 23 Juli 2026, tercatat tujuh orang telah mengembalikan formulir beserta berkas persyaratan. Tingginya antusiasme tersebut menjadi gambaran kuat bahwa banyak warga yang ingin mengambil peran dalam menentukan arah pembangunan Monggol selama delapan tahun ke depan.

Carik Kalurahan Monggol, Bayu, membenarkan jumlah pendaftar tersebut saat dikonfirmasi pada Minggu (26/7/2026). Tujuh Bacalur yang telah resmi mendaftar adalah Maryoto, Tukijan, Rahman Dwi Syahputra, Sukamto, Eka Setyaningsih, Sunarto, serta Lasio yang merupakan lurah petahana.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menariknya, Lasio baru mengembalikan berkas pada saat-saat terakhir menjelang penutupan pendaftaran. Dengan demikian, ia akan menghadapi enam penantang yang sama-sama bertekad merebut kursi orang nomor satu di Kalurahan Monggol. Namun, tingginya jumlah pendaftar tidak berarti seluruhnya dapat melaju ke hari pemungutan suara.

Sesuai ketentuan Peraturan Bupati Gunungkidul Nomor 36 Tahun 2021, jumlah calon lurah yang berhak mengikuti Pilur dibatasi maksimal lima orang. Artinya, dari tujuh Bacalur yang telah mendaftar, dua orang dipastikan harus gugur pada tahapan seleksi administrasi. Menurut Bayu, proses pemeriksaan kelengkapan berkas sekaligus penilaian administrasi dijadwalkan berlangsung pada 6 September 2026. Dari tahapan itulah akan ditentukan lima Bacalur dengan hasil terbaik yang berhak melanjutkan perjalanan menuju pemilihan.

Baca Juga:  Menembus Kekeringan: Mobil Taktis AWC Polres Gunungkidul Beralih Fungsi Jadi "Oase" Warga Kemesu

Persaingan di Monggol pun diperkirakan menjadi salah satu kontestasi paling kompetitif pada Pilur Gunungkidul 2026. Para kandidat tidak hanya dituntut memiliki rekam jejak yang baik, tetapi juga harus mampu menawarkan gagasan, program, dan visi pembangunan yang dapat meyakinkan masyarakat. Di sisi lain, tingginya tensi kompetisi juga berpotensi memunculkan perbedaan pilihan di tengah masyarakat. Karena itu, Pemerintah Kalurahan Monggol mengajak seluruh warga untuk tetap mengedepankan persatuan serta menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

Bayu mengingatkan bahwa demokrasi sejatinya menjadi ruang untuk memilih pemimpin terbaik, bukan ajang memecah persaudaraan. Ia berharap seluruh masyarakat dapat menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas wilayah selama seluruh tahapan Pilur berlangsung. Menurutnya, perbedaan pilihan merupakan sesuatu yang wajar dalam demokrasi, tetapi tujuan akhirnya tetap sama, yakni menghadirkan Kalurahan Monggol yang semakin maju dan lebih baik dalam delapan tahun mendatang.

Usai penutupan pendaftaran, tahapan Pilur akan berlanjut dengan pemeriksaan berkas, seleksi administrasi, penetapan calon tetap, pengundian nomor urut, masa kampanye, hingga akhirnya masyarakat menggunakan hak pilihnya di tempat pemungutan suara. Dengan rekor tujuh Bacalur, Kalurahan Monggol kini resmi menyandang predikat sebagai kalurahan dengan jumlah bakal calon lurah terbanyak di Kabupaten Gunungkidul pada Pilur 2026. Persaingan dipastikan berlangsung semakin dinamis, sementara warga menantikan siapa lima kandidat yang berhasil lolos dan akan bertarung memperebutkan kepercayaan masyarakat.

 

(red.pur)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sengketa Lahan di Desa Kembaran Kecamatan Kembaran Banyumas,Dugaan adanya Pemalsuan Tanda Tangan Almarhum dari Istri..SUGIARTO TERHADAP TERJADINYA JUAL BELI.
Wujud Kepedulian Sosial, Garda Mawar Gunungkidul Rutin Gelar Program “Jumat Berkah” Menyasar Masyarakat Membutuhkan
Sigap! Kapolres Kendal Pimpin Langsung Evakuasi Pohon Tumbang di Jalur Pantura Ketapang
Olahraga Pagi Sambil Cek Kesehatan, Layanan Gratis Biddokkes Polda Jateng Disambut Antusias Warga
LSM Tamperak. Penarikan Surat Dukungan Sebelum Terbit SPPBJ. PPK Harus Batalkan Pemenang Lelang.
Sidak Pasar Lempuyangan, Satgas Pangan Pastikan Stok dan Harga Beras di Yogyakarta Aman
Sambangi Kelompok Tani Hutan, Polsek Donorojo Sosialisasi Pencegahan Karhutla
Tim URC Satreskrim Polres Sragen Ringkus Dua Pelaku Kekerasan, Korban Sempat Diancam Dibunuh
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 15:03 WIB

Sengketa Lahan di Desa Kembaran Kecamatan Kembaran Banyumas,Dugaan adanya Pemalsuan Tanda Tangan Almarhum dari Istri..SUGIARTO TERHADAP TERJADINYA JUAL BELI.

Jumat, 11 September 2026 - 14:59 WIB

Wujud Kepedulian Sosial, Garda Mawar Gunungkidul Rutin Gelar Program “Jumat Berkah” Menyasar Masyarakat Membutuhkan

Jumat, 11 September 2026 - 11:27 WIB

Sigap! Kapolres Kendal Pimpin Langsung Evakuasi Pohon Tumbang di Jalur Pantura Ketapang

Jumat, 11 September 2026 - 10:48 WIB

Olahraga Pagi Sambil Cek Kesehatan, Layanan Gratis Biddokkes Polda Jateng Disambut Antusias Warga

Jumat, 11 September 2026 - 10:44 WIB

LSM Tamperak. Penarikan Surat Dukungan Sebelum Terbit SPPBJ. PPK Harus Batalkan Pemenang Lelang.

Berita Terbaru