Miris! Jalan Kabupaten Di Pandeglang 20 Km tak Pernah Diaspal, Kemenhan RI yang Bangun

- Kontributor

Senin, 27 Juli 2026 - 11:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pandeglang, Tribuncakranews.com – Senin, 28/7/2026. Kondisi infrastruktur jalan di Kabupaten Pandeglang kembali menjadi sorotan. Jalan kabupaten sepanjang kurang lebih 20 kilometer yang menghubungkan wilayah Desa Mangku Alam, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, Banten, disebut warga belum pernah tersentuh pembangunan berupa pengaspalan maupun pengecoran oleh pemerintah daerah selama bertahun-tahun.

Berdasarkan hasil investigasi Tim Gabungan Wartawan Indonesia di lapangan, proyek pembangunan jalan beton yang saat ini sedang berlangsung dikerjakan oleh TNI melalui dukungan anggaran dari Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemenhan RI).

Di lokasi pekerjaan, tim media mengaku tidak menemukan Papan Informasi Publik (PIP) dari titik awal hingga akhir proyek. Selain itu, tim juga mengamati tidak terlihat sejumlah komponen teknis seperti besi dowel, tie bar, maupun wiremesh pada bagian pekerjaan yang dapat diakses.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah seorang warga berinisial AS mengaku selama puluhan tahun masyarakat telah mengusulkan perbaikan jalan kepada pemerintah daerah, namun belum pernah terealisasi.

“Kalau memang ini jalan kabupaten, kenapa sejak saya dewasa sampai sekarang belum pernah dibangun? Jalan kami rusak, licin saat hujan, dan menyulitkan aktivitas masyarakat. Kami merasa seperti terasingkan,” ujar AS kepada tim media, Jumat (24/7/2026).»

Menurutnya, pembangunan jalan baru dimulai sekitar tiga bulan terakhir melalui program yang melibatkan TNI.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada TNI. Sejak saya lahir baru kali ini jalan di wilayah kami dibangun. Selama ini kami merasa seperti bukan bagian dari Provinsi Banten,” katanya.»

Baca Juga:  DPW A-PPI Sumut Sambut Lebaran, Gelar Acara Buka Puasa Bersama dan Bagikan Parcel Untuk Anggota

AS juga menyampaikan kekecewaan terhadap pemerintah daerah.

“Menjelang pemilu mereka datang meminta dukungan. Setelah terpilih, tidak pernah terlihat lagi. Kami sudah puluhan kali mengajukan perbaikan jalan, tetapi aspirasi kami tidak pernah direspons,” tegasnya.»

Warga mengaku memperoleh informasi bahwa pembangunan dilakukan karena keterbatasan anggaran pemerintah daerah.

“Seharusnya pemerintah daerah yang membangun jalan ini. Tapi informasinya anggaran tidak ada, sehingga akhirnya dibangun oleh TNI,” tambah AS.»

Untuk memperoleh konfirmasi, tim media mendatangi Koramil 0601-15/Cimanggu dan diterima oleh Danramil, Kapten Subrata.

Kapten Subrata membenarkan bahwa pembangunan jalan tersebut menggunakan anggaran dari Kementerian Pertahanan RI. Mengenai papan informasi proyek, ia menyampaikan bahwa papan tersebut sempat dipasang pada awal pekerjaan, namun kini tidak diketahui keberadaannya.

“Kami hanya melakukan pengawasan agar pekerjaan berjalan kondusif dan aktivitas masyarakat tidak terganggu. Untuk hal-hal yang berkaitan dengan anggaran maupun teknis proyek, silakan dikonfirmasi langsung kepada Kementerian Pertahanan RI,” jelasnya.»

Pembangunan infrastruktur jalan pada prinsipnya merupakan salah satu kewenangan pemerintah daerah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Apabila terdapat keterbatasan anggaran, masyarakat berharap pemerintah daerah dapat memberikan penjelasan secara terbuka agar tidak menimbulkan kesan adanya ketimpangan pelayanan publik. _Red/Tim

Editor : Khanza Haryati

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sigap! Kapolres Kendal Pimpin Langsung Evakuasi Pohon Tumbang di Jalur Pantura Ketapang
Olahraga Pagi Sambil Cek Kesehatan, Layanan Gratis Biddokkes Polda Jateng Disambut Antusias Warga
LSM Tamperak. Penarikan Surat Dukungan Sebelum Terbit SPPBJ. PPK Harus Batalkan Pemenang Lelang.
Sidak Pasar Lempuyangan, Satgas Pangan Pastikan Stok dan Harga Beras di Yogyakarta Aman
Sambangi Kelompok Tani Hutan, Polsek Donorojo Sosialisasi Pencegahan Karhutla
Tim URC Satreskrim Polres Sragen Ringkus Dua Pelaku Kekerasan, Korban Sempat Diancam Dibunuh
Polres Semarang Ringkus tersangka jambret di Suruh.
Beraksi 12 Lokasi Tower di Kab. Semarang, Seorang Pegawai Perusahaan Telekomunikasi Dibekuk Polres Semarang
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 11:27 WIB

Sigap! Kapolres Kendal Pimpin Langsung Evakuasi Pohon Tumbang di Jalur Pantura Ketapang

Jumat, 11 September 2026 - 10:48 WIB

Olahraga Pagi Sambil Cek Kesehatan, Layanan Gratis Biddokkes Polda Jateng Disambut Antusias Warga

Jumat, 11 September 2026 - 10:44 WIB

LSM Tamperak. Penarikan Surat Dukungan Sebelum Terbit SPPBJ. PPK Harus Batalkan Pemenang Lelang.

Jumat, 11 September 2026 - 10:39 WIB

Sidak Pasar Lempuyangan, Satgas Pangan Pastikan Stok dan Harga Beras di Yogyakarta Aman

Jumat, 11 September 2026 - 08:09 WIB

Sambangi Kelompok Tani Hutan, Polsek Donorojo Sosialisasi Pencegahan Karhutla

Berita Terbaru