Garut, Tribuncakranews.com
Kepulan asap pekat dan jilatan api yang mendadak muncul membakar lahan yang luas di Kampung Puncak Guha, Desa Sinar Jaya, Kecamatan Bungbulang, Kabupaten Garut, berubah menjadi teror mengerikan pada Jumat malam (31/07/2026).
Di tengah kegelapan malam sekitar pukul 20.30 WIB, kobaran api liar mendadak membesar tanpa diketahui penyebab pastinya. Ancaman nyata membayang: api mengamuk dan bergerak cepat, hanya berjarak beberapa meter dari area pemukiman warga serta material bangunan milik warga bernama Komar. Jika tak segera dihentikan, bencana besar yang melahap rumah tinggal dan mengancam jiwa berada di depan mata.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Perjuangan Menembus Jarak dan Waktu
Menerima laporan darurat tersebut, Tim Gabungan Pemadam Kebakaran dari UPT Wilayah 2 Bungbulang dan UPT Wilayah 3 Pameungpeuk langsung bergerak cepat. Tanpa ragu, sebanyak 8 petugas pemberani menerjang jalanan malam yang gelap dan medan sulit sejauh 25 kilometer demi mencapai Titik Kejadian Perkara (TKP).
Mengandalkan dua unit armada mobil pemadam (No. Polisi Z 9969 D dan Z 8197 E), para petugas berpacu dengan waktu. Setiap detik merasa begitu sangat berharga karena api terus merambat ganas mendekati rumah warga.
Bahu-Membahu Halau Petaka
Tiba di lokasi sekitar pukul 21.00 WIB, pemandangan mencekam menyambut para petugas. Api yang kian membumbung tinggi mengancam bangunan di sekitarnya. Tanpa memedulikan rasa lelah dan bahaya asap pekat yang menyelimuti malam, petugas Damkar langsung meluncurkan aksi pemadaman garis depan.
Aksi heroik ini turut didukung oleh aksi siaga dari jajaran Polsek, Koramil, Satpol PP, Pemerintah Desa, dan Kecamatan serta warga masyarakat setempat yang bahu-membahu mengepung kobaran api agar tidak meluas.
Empat Jiwa dan Aset Miliaran Berhasil Diselamatkan
Berkat kesiapsiagaan, ketangguhan, dan aksi pantang menyerah dari para personel Damkar di lapangan, amukan si jago merah akhirnya berhasil dijinakkan dan dilokalisasi penuh sebelum sempat menghanguskan pemukiman.
Atas aksi cepat ini, tragedi membara tersebut tidak memakan korban jiwa maupun korban luka-luka. Lebih dari itu, aksi luar biasa ini berhasil menyelamatkan 4 jiwa warga serta menyelamatkan aset bangunan dan material bernilai hingga Rp 1 Miliar dari kehancuran total.
Kepala Damkar UPT Wilayah 2 Bungbulang, Yaumal Asri, S.E., mengimbau kepada masyarakat agar tidak membakar rumput atau lahan sembarangan, terutama saat cuaca kering, demi mengantisipasi terjadinya kebakaran yang tak terkendali.
(Enjang)












