Program seragam Sekolah Gratis Janji Politik Bupati Subang Menjadi Sorotan LSM Bhineka

- Kontributor

Selasa, 10 Februari 2026 - 12:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subang, tribunCakranews.com – Program seragam sekolah gratis menjadi salah satu janji politik andalan Bupati Subang Reynaldi Putra Andita Budi Raemi yang direalisasikan untuk siswa SD dan SMP pada tahun ajaran 2025/2026.

Program seragam sekolah gratis yang digagas pemerintah Kabupaten subang kembali menuai sorotan, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Bhineka Subang, hal ini dipicu dugaan praktek pendistribusian belum merata, juga produk jenis bahan yang digunakan berbeda – beda jenis imbuhnya Senin (9/2/2026).

Dinas Pendidikan dan kebudayaan kabupaten Subang (Disdikbud) sebagai penanggung Jawab dari Anggaran, pelaksanaan dan pengawasan.
Pemkab Subang menyediakan anggaran sekitar Rp 7- 15 miliar harus sesuai dengan spesifikasi, pihak ke tiga sebagai pemenangan tender ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengadaan dan distribusi seragam.
“kalau memang ada yang tidak sesuai maka perlu diklasifikasi ini bukan mencari kesalahan tapi memastikan transparansi dan konsisten antara janji politik dan implementasinya dilapangan tegas Sekretaris LSM Bhineka A. suryadi

Baca Juga:  Dugaan Mark-Up Anggaran Diskominfo Kendal Belum Diklarifikasi, Publik Pertanyakan Transparansi

Ia juga mengungkap bahwa beberapa seragam telah disalurkan kepala siswa.
Namun ia mengingatkan bahwa aspek kualitas dan kesesuaian dengan spesifikasi juga tidak boleh di abaikan.
Menurut nya jika ditemukan produk yang tak memenuhi standar, evaluasi wajib dilakukan.

Sekretaris Lembaga LSM Bhineka A.Suryadi juga agar semua pihak memandang permasalahan ini semua secara objektif dan menekankan pentingnya verifikasi lebih lanjut terhadap proses pengadaan dan distribusi seragam sekolah gratis.

1.LSM Bhineka meminta DPRD Kabupaten Subang untuk mendorong agar dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap program seragam sekolah gratis pungkasnya.

 

Red/Nopian

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Siaga, Warga Desa Pidodokulon Gotong Royong Tanggulangi Tanggul Nyaris Jebol
Coffee Morning Bersama Rekan Jurnalis Se-Kota Lubuklinggau Dalam Rangka HUT Pers Nasional
Polsek Bungbulang Bersilaturahmi Bersama Sejumlah Pemuda Perkuat Sinergi Jaga Keamanan
SJN Gelar Peringatan HPN 2026 dan Resmikan Sekretariat Bersama di Jombang
Catatan Kritis Tentang Pemekaran Daerah Berdasarkan UU Pemda Oleh : Kang Oos Supyadin SE MM, Forum Pengkajian Pengembangan Garut Selatan (FPPGS)
MBG dari SPPG Cahaya Ditolak SMPN 1 Cawas, Diduga Tidak Layak Untuk di Konsumsi
Diduga Oknum Anggota BPD Neglasari Potong Bansos PKH dan BPNT, Puluhan Kartu Masih Dikuasai
Bupati Garut Instruksikan Respon Cepat Terkait Pencoretan 70 Ribu Peserta PBI BPJS
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 15:57 WIB

Siaga, Warga Desa Pidodokulon Gotong Royong Tanggulangi Tanggul Nyaris Jebol

Selasa, 10 Februari 2026 - 15:52 WIB

Coffee Morning Bersama Rekan Jurnalis Se-Kota Lubuklinggau Dalam Rangka HUT Pers Nasional

Selasa, 10 Februari 2026 - 12:29 WIB

Polsek Bungbulang Bersilaturahmi Bersama Sejumlah Pemuda Perkuat Sinergi Jaga Keamanan

Selasa, 10 Februari 2026 - 12:22 WIB

SJN Gelar Peringatan HPN 2026 dan Resmikan Sekretariat Bersama di Jombang

Selasa, 10 Februari 2026 - 12:18 WIB

Catatan Kritis Tentang Pemekaran Daerah Berdasarkan UU Pemda Oleh : Kang Oos Supyadin SE MM, Forum Pengkajian Pengembangan Garut Selatan (FPPGS)

Berita Terbaru