Parkir Gratis Alfamart Banyumas Per 1 Oktober Ditolak Juru Parkir  

- Kontributor

Rabu, 16 September 2026 - 23:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banyumas, Tribuncakranews.com // Rencana pemberlakuan kebijakan parkir gratis di seluruh gerai Alfamart se-Kabupaten Banyumas mulai 1 Oktober 2026 memicu gelombang penolakan luas dari masyarakat khususnya juru parkir. Penolakan ini mengemuka bersamaan dengan serangkaian kejanggalan serius, mulai dari ketidakjelasan status legal lahan, data teknis yang belum lengkap, hingga kekhawatiran mendalam akan hilangnya mata pencaharian warga kecil serta terganggunya sistem keamanan dan ketertiban yang sudah terjalin baik selama ini.

Pertemuan Aspirasi Dihadiri Unsur Keamanan & Pemerintah

Penyampaian aspirasi masyarakat juru parkir ini berlangsung sangat tertib, dihadiri unsur aparat dan pemerintah wilayah. Hadir langsung Kapolsek Purwokerto Barat AKP Susanto S.H.,M.H, didampingi Kanit Reskrim, Kanit Intel, Babinkamtibmas Kelurahan Kedungwuluh, serta anggota Koramil 25 yang mencakup wilayah Purwokerto Barat dan Selatan. Turut hadir pula perwakilan Satpol PP, staf Kelurahan Kedungwuluh, dan Kasi Trantib Kecamatan Purwokerto Barat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Status Lahan & Data Belum Jelas. Dasarnya

Isu mendasar terungkap: ruang parkir yang dimaksud ternyata tidak hanya berada di wilayah zona kota, namun sebagian memanfaatkan area depan bangunan atau lahan pihak ketiga yang statusnya tidak dimiliki atau tidak dikuasai secara sah oleh satu pihak tertentu. Belum lagi data resmi mengenai jumlah titik parkir maupun kapasitasnya belum tersedia secara rinci. Hal ini dinilai menyulitkan transparansi dan keadilan dalam penyusunan kebijakan publik.

Pengelolaan Dinilai Tak Seimbang, Rakyat Kecil Tertekan

Tokoh masyarakat dan elemen warga mempertanyakan mengapa pemerintah daerah seolah terpusat hanya pada sektor parkir dan mengusik kaum kecil, padahal potensi pendapatan dari aset daerah lain yang bernilai tinggi seperti perhotelan belum tergarap maksimal dengan manajemen yang terbuka dan profesional. Ketidakjelasan aliran dana hasil parkir serta target pendapatan yang belum rinci juga menjadi sorotan tajam.

Ardi Siswanto: Sistem Berjalan Aman Puluhan Tahun, Parkir Gratis Justru Bawa Risiko

Dalam pernyataannya Rabu (16/9/2026), tokoh masyarakat yang peduli pada nasib juru parkir, Arief Gunawanto, menegaskan pentingnya rekam jejak yang sudah teruji. Koordinator lapangan yang telah menjaga Alfamart Alun-alun Purwokerto sejak 1996 membuktikan sistem yang berjalan selama ini sangat aman dan tertib tidak pernah ada kendaraan hilang tanpa membebani toko maupun pemda. Keberadaan juru parkir justru sangat membantu kelancaran lalu lintas dan mencegah pungli. Jika sistem ini dihapus, dikhawatirkan menambah pengangguran dan menimbulkan risiko keamanan tanpa adanya pihak yang bertanggung jawab.

Tuntutan: Tinjau Ulang, Musyawarah & Dengarkan Suara Rakyat

Masyarakat bersatu meminta rencana tersebut ditinjau ulang atau dibatalkan. Harapannya, kebijakan disusun dengan musyawarah yang memadai, transparan data dan status lahannya, serta mengedepankan rasa kemanusiaan dan kepedulian. “Suara rakyat adalah suara Tuhan,” ucap Ardi Siswanto selaku tokoh masyarakat yang banyak dimintai bantuan oleh juru parkir untuk membantu permasalahan ini,serta berharap Pemkab Banyumas mau mendengar keluhan warga yang merasa terzalimi dan tidak memaksakan kehendak yang merugikan banyak pihak.sebelum aturan ini dilaksanakan.harap tinjau dan tinjau kembali dulu,buat apa kebijakan satu pihak nantinya akan mengorbankan beberatus juru parkir yang mempunyai tanggung jawab ribuan orang yang wajib dihidupi,” ungkapnya

( Iwan/Red )

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Kepercayaan Investor, Indonesia-China Gelar Forum Teknologi Kota Digital
Tidak Terima Diingatkan, Anak Punk Bentrok Dengan Warga
Semarak HUT Polantas Bhayangkara ke 71, 10 Seniman goreskan edukasi Lalu Lintas lewat Mural di Benteng Fort Willem I Ambarawa.
Semarang Bergema, Bhayangkara Eager Series II 2026 Sukses Hadirkan Karate Nasional
Desa Pliken Kecamatan Kembaran Banyumas Gelar Pelantikan Perangkat Hasil Proses P3D Tahun 2026
Danrem 072/Pamungkas Hadiri Syukuran HUT ke-67 PEPABRI
Dugaan Pelanggaran Berlapis Telaga Sari: Dari Penyerobotan Lahan Garapan hingga Sarang Perjudian Dadu & Sabung Ayam ‘Edy alias Sembiring’
FGD(Forum Group Discussion) Sebagai Wadah Pembelajaran Masyarakat: Perkuat Peran Partai Politik Sebagai Pilar Demokrasi 
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 07:56 WIB

Perkuat Kepercayaan Investor, Indonesia-China Gelar Forum Teknologi Kota Digital

Kamis, 17 September 2026 - 07:44 WIB

Tidak Terima Diingatkan, Anak Punk Bentrok Dengan Warga

Rabu, 16 September 2026 - 23:34 WIB

Semarak HUT Polantas Bhayangkara ke 71, 10 Seniman goreskan edukasi Lalu Lintas lewat Mural di Benteng Fort Willem I Ambarawa.

Rabu, 16 September 2026 - 23:26 WIB

Semarang Bergema, Bhayangkara Eager Series II 2026 Sukses Hadirkan Karate Nasional

Rabu, 16 September 2026 - 23:23 WIB

Desa Pliken Kecamatan Kembaran Banyumas Gelar Pelantikan Perangkat Hasil Proses P3D Tahun 2026

Berita Terbaru

Breaking News

Tidak Terima Diingatkan, Anak Punk Bentrok Dengan Warga

Kamis, 17 Sep 2026 - 07:44 WIB