Codet dan Aan Gelar Perjudian Laga Ayam di Kota Binjai, Polisi Diduga Tutup Mata

- Kontributor

Jumat, 18 September 2026 - 15:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Binjai, Tribuncakranews.com Meskipun segala bentuk perjudian saat ini banyak yang tiarap atau pun guling tikar, tidak dengan perjudian jenis Laga Ayam. Perjudian jenis ini bahkan saat ini semakin marak di Kota Binjai.

Perjudian yang dikelola oleh Aan dan Codet ini diketahui mengundang pemain dari negeri gajah putih Thailand dan akan digelar pada Minggu (20/9/2026) ini di Jalan Sinabung Kelurahan Binjai Estate dan Tanah Merah Kecamatan Binjai Selatan Kota Binjai. Bahkan penantang dari Thailand ini pun diketahui telah datang ke Sumatera Utara dengan membawa ayam aduannya.

Hal ini diketahui oleh awak media pada Jum’at (18/9/2026) saat menyaksikan beberapa unggahan di sejumlah platform seperti FB. Bahkan pertandingan yang diberi nama ” BIG GAME CODET FARM Medan Cup ” ini menyediakan hadiah berupa sepeda motor, dan sepertinya acara ini mendapat izin dari aparat kepolisian.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepolisian Polda Sumut yang dipimpin oleh Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto dan Kapolres Binjai AKBP. R. Bimo Moernanda S.H S.I.K juga terkesan tutup mata, atau terkesan buang badan seperti pemain bola. Untuk itu patut diduga bahwa adanya pemberian upeti agar usaha ilegal itu dapat berjalan tanpa hambatan.

Baca Juga:  Diduga Tambang Tanpa Izin Beroperasi di Gotakan, Panjatan, Warga Pertanyakan Legalitas Aktivitas Galian

Padahal sesuai instruksi Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo agar Kapolda diseluruh Indonesia untuk dapat menumpas segala bentuk perjudian baik darat, laut dan udara. Namun hal itu tidak berlaku di Sumatera Utara.

Sementara itu, masyarakat Kota Binjai yang bernama Rudi ketika dimintai komentarnya akan hal itu mengatakan, bahwa perjudian itu dapat terselenggara karena diduga adanya pemberian upeti kepada APH. Tanpa hal itu gimana perjudian ini bisa berjalan, apalagi ini sudah cukup lama serta Aan dan Codet ini pemain lama untuk perjudian jenis laga ayam di Kota Binjai. Masyarakat saat ini pun mulai jenuh apabila hal ini tidak diberantas, aparat khususnya Polri jangan hanya berani kepada rakyat kecil namun yang ilegal tetap dibiarkan. Ujar Rudi kepada jurnalis ini. *(Tim)*

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Truk Tangki 8.000 Liter Diduga Bawa Solar Ilegal Diamankan Polres Blora
Musyawarah ke-13 PMI Kota Semarang Tetapkan Prof. FX Sugiyanto sebagai Ketua Baru, Perkuat Mitigasi Bencana dan Layanan Kemanusiaan
Jaring Pemain Potensial Lewat Bupati Cup, Persik Kendal Targetkan Promosi ke Liga 3
Danrem 072/Pamungkas Ajak Media dan Dunia Usaha Perkuat Ketahanan Wilayah
Pererat Silaturahmi dengan Tokoh Agama, Kapolrestabes Semarang Ajak Bersama Jaga Kerukunan dan Kondusivitas
Bupati Cup 2026 Bergulir, 20 Kecamatan Adu Talenta, Pemain Terbaik Disiapkan Menuju Liga 4
Polisi Ungkap Pencurian Motor di Kudus, Pelaku 24 Tahun Diciduk di Warkop
Dr. H. Fachrul Razi: Selama Kemiskinan dan Ketidakadilan Masih Ada di Aceh, Wacana Aceh Merdeka Akan Terus Bergema
Berita ini 5 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 19:48 WIB

Truk Tangki 8.000 Liter Diduga Bawa Solar Ilegal Diamankan Polres Blora

Selasa, 3 November 2026 - 19:45 WIB

Musyawarah ke-13 PMI Kota Semarang Tetapkan Prof. FX Sugiyanto sebagai Ketua Baru, Perkuat Mitigasi Bencana dan Layanan Kemanusiaan

Selasa, 3 November 2026 - 19:19 WIB

Jaring Pemain Potensial Lewat Bupati Cup, Persik Kendal Targetkan Promosi ke Liga 3

Selasa, 3 November 2026 - 18:43 WIB

Danrem 072/Pamungkas Ajak Media dan Dunia Usaha Perkuat Ketahanan Wilayah

Selasa, 3 November 2026 - 17:59 WIB

Pererat Silaturahmi dengan Tokoh Agama, Kapolrestabes Semarang Ajak Bersama Jaga Kerukunan dan Kondusivitas

Berita Terbaru