Rutan Boyolali Gelar Razia Gabungan Bersama TNI, Polri, dan BNNK, Nihil HP dan Narkoba

- Kontributor

Jumat, 18 September 2026 - 17:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOYOLALI, TRIBUNCAKRANEWS.COM – Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Boyolali menggelar razia atau penggeledahan insidentil kamar hunian warga binaan sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban, Kamis (17/9).

Kegiatan tersebut melibatkan jajaran Rutan Boyolali bersama unsur TNI, Polri, dan Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Surakarta.

Penggeledahan dilaksanakan secara acak di Blok A, dengan kamar hunian yang dipilih oleh jajaran TNI, Polri, dan BNNK. Adapun kamar yang menjadi sasaran penggeledahan meliputi Kamar 1, 6, 8, dan 10. Kegiatan dikoordinasikan oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR) Rutan Boyolali, M. Rifqi Nazief, atas perintah dan arahan dari Kepala Rutan Kelas IIB Boyolali.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kegiatan tersebut, personel yang terlibat terdiri atas jajaran petugas Rutan Boyolali, dua personel Kodim 0724/Boyolali, dua personel Polres Boyolali, dua personel Brimob Kompi 3 Batalyon C Pelopor Gunung Kendil Boyolali, serta dua personel BNN Kota Surakarta.

Rangkaian penggeledahan diawali dengan pemeriksaan badan warga binaan secara bergantian. Petugas kemudian memeriksa barang-barang milik warga binaan dan seluruh bagian kamar hunian untuk memastikan tidak terdapat barang yang dilarang, seperti telepon seluler, narkoba, uang tunai, maupun senjata tajam.

Selain penggeledahan, BNNK Surakarta juga melaksanakan tes urine secara acak terhadap sejumlah warga binaan. Pemeriksaan tersebut dilakukan sebagai bagian dari langkah pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di lingkungan Rutan Boyolali.

Baca Juga:  Wakapolda Bengkulu Cek Kesiapan Sarpras Pelayanan Unjuk Rasa, Tekankan Personel Harus Selalu Siap

Dari hasil penggeledahan, petugas tidak menemukan telepon seluler maupun narkoba. Sementara itu, hasil tes urine terhadap warga binaan yang diperiksa menunjukkan hasil negatif.

Ka. KPR Rutan Boyolali, M. Rifqi Nazief, mengatakan hasil tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban sekaligus mencegah masuknya barang-barang terlarang ke dalam rutan.

“Dalam operasi gabungan bersama TNI, Polri, dan BNNK Surakarta, tidak ditemukan barang-barang terlarang, terutama handphone dan narkoba. Hasil penggeledahan dan tes urine ini menjadi salah satu indikator bahwa kondisi Rutan Boyolali tetap aman serta bersih dari handphone ilegal dan narkoba,” ujar Rifqi.

Menurut Rifqi, penggeledahan secara berkala maupun insidentil diperlukan sebagai langkah deteksi dini untuk mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban. Kegiatan tersebut juga menjadi bentuk sinergi antarinstansi dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba maupun penggunaan telepon seluler ilegal.

Setelah seluruh rangkaian pemeriksaan selesai, warga binaan kembali ke kamar hunian masing-masing. Seluruh kegiatan penggeledahan dan tes urine berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.

Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat komitmen Rutan Boyolali dalam mewujudkan Zero HALINAR (Handphone, Pungutan Liar, dan Narkoba) serta menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel tribuncakranews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KH. MIFTAKHUL HUDA, KETUA PW PWI-LS JATENG, KECAM KERAS DUGAAN PENGEROYOKAN ANGGOTA, M. SHOLEH
Kapolres Kendal Hadiri Doa Bersama untuk Jurnalis yang Hilang Saat Liputan Krakatau
GEGER! Rumah Warga di Gunung Jampang Bungbulang Ludes Terbakar, Warga Panik Berhamburan Tumpah Ruah Padamkan Api!
Paru Paru Bocor Diduga Akibat Hantaman Linggis Bertubi Tubi, Kondisi Memprihatinkan Sholeh Korban Dugaan Pengroyokan di Parkiran Benang Raja Salatiga, Polresta Salatiga Belum Menangkap Pelaku
Codet dan Aan Gelar Perjudian Laga Ayam di Kota Binjai, Polisi Diduga Tutup Mata
DIDUGA TERJADI KEKERASAN DI KANTOR BPN KOTA BANDUNG, LSM KOREK DESAK POLISI PERIKSA CCTV
Sengketa Tanah Rp. 4,8 Milliar di Desa Kembaran Memanas, Pembeli Tolak Restorative Justice
Penutupan Jembatan Siak Hingga Tanggal 25 Oktober 2026
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 20:00 WIB

KH. MIFTAKHUL HUDA, KETUA PW PWI-LS JATENG, KECAM KERAS DUGAAN PENGEROYOKAN ANGGOTA, M. SHOLEH

Jumat, 18 September 2026 - 18:55 WIB

Kapolres Kendal Hadiri Doa Bersama untuk Jurnalis yang Hilang Saat Liputan Krakatau

Jumat, 18 September 2026 - 18:52 WIB

GEGER! Rumah Warga di Gunung Jampang Bungbulang Ludes Terbakar, Warga Panik Berhamburan Tumpah Ruah Padamkan Api!

Jumat, 18 September 2026 - 18:02 WIB

Paru Paru Bocor Diduga Akibat Hantaman Linggis Bertubi Tubi, Kondisi Memprihatinkan Sholeh Korban Dugaan Pengroyokan di Parkiran Benang Raja Salatiga, Polresta Salatiga Belum Menangkap Pelaku

Jumat, 18 September 2026 - 17:56 WIB

Rutan Boyolali Gelar Razia Gabungan Bersama TNI, Polri, dan BNNK, Nihil HP dan Narkoba

Berita Terbaru